
Dengan sengaja Lita menguping dibalik pintu tanpa Alexia sadari.Lita menurunkan gelas yang ia tempelkan ke pintu sebagai alat bantu agar suara dari dalam kamar lebih jelas terdengar.Ia berpikir keras siapa yang dipanggil Om barusan oleh Alexia.Lita sadar ia tidak boleh lama-lama disitu takut tiba-tiba Alexia keluar kan bisa berabe.
"Sayang...kamu kok lama sih pergi ke toilet ??"Danur menegur istrinya disaat Lita baru saja datang.
"Yah namanya juga sakit perut sayang "Jawab Lita berbohong.Ia tidak mau mengatakan apapun sebelum semuanya jelas.
"Kamu nggak liat Alexia?"pertanyaan Danur membuat raut wajah Lita berubah.
"Kok tanya aku sih..kan bisa samperin sendiri ke kamarnya"
"Kok malah sewot gitu sih entar manisnya hilang loh"Danur menggoda istrinya.Namun Lita tidak mampu menangani rasa cemburunya,Ia memilih meninggalkan meja makan lalu masuk ke kamarnya.
"Sayang...kamu ngambek beneran nih?"Seru Danur yang tak dijawab oleh Lita.Danur bangkit segera menyusul istrinya."Sayang"Danur menutup daun pintu dibelakang punggungnya.Lalu menghampiri Lita yang merebahkan tubuhnya dan menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut.
"Sayang...kamu serius nih ngambeknya ??"Danur menyentuh bahu istrinya namun tak ada respon"Sayang jangan gitu dong, maaf kalau aku salah.Aku hanya khawatir karena dia kan lagi hamil dan belum makan juga"
__ADS_1
Lita mengibas selimut yang menutupi tubuhnya dengan kasar hingga tanpa sengaja tangannya mengenai muka sang suami."Aku juga belum makan tawuk"Lita kembali menyelimuti tubuhnya.
Danur menggosok wajahnya yang sedikit sakit karena terkena kibasan tangan istrinya.Ia menghela nafas dalam-dalam,Lalu turun dari kasur dan keluar kamar.Lita mengintip dibalik selimut melihat kepergian suaminya."Pergi kemana dia??kok berhenti merayu aku?"pikirnya dalam hati.
Tidak seberapa lama, Danur datang kembali dengan membawa sepiring nasi lengkap dengan lauk dan sambal.Ia duduk disamping istrinya "Sayang yuk makan aku suapin"
Lita membuka sedikit selimutnya, Danur tersenyum tipis sambil menganggukkan kepalanya.Luluh juga hati Lita melihat sikap suaminya itu.Ia berangsur duduk dengan bersandar ke hulu tilam.Dengan penuh kasih sayang Danur menyuapi istrinya makan.
Lita benar-benar terharu,Ia bersyukur mempunyai suami yang bijak dan baik seperti Danur.Tapi sayangnya Ia belum bisa hamil sampai saat ini.Hingga kebahagiaan mereka terasa belum lengkap.
__Malam mulai menjalar, namun Alexia tidak bisa memejamkan matanya sedetikpun.Perutnya terasa perih melilit karena kelaparan."Kenapa penghuni rumah ini tidak ada yang empati terhadap ku? padahal sudah tahu aku belum makan, tidak ada yang mengantarkan aku makanan.Jahat banget!!"
Dengan begitu pelan-pelan Alexia memeriksa makanan diatas meja makan, Habis "Huff masak cuma dua orang yang makan bisa habis.Padahal tadi banyak loh"Gumam Alexia.Ia memutuskan memeriksa kulkas, Mungkin ada makanan yang bisa menjanggal perutnya yang lapar.Wahhh ada kue bolu,dan beberapa buah-buahan."Lumayan"Alexia sumringah sekali,Ia mengambil beberapa buah dan satu piring kue bolu.Setelah dipikir cukup, Alexia menutup pintu kulkas dengan perlahan biar tidak berisik.
"Hah!!!"Alexia terbelalak kaget melihat Lita sudah berdiri dibalik kulkas."Kamu ngapain disitu ?? bikin aku jantungan saja"
__ADS_1
"Kamu yang ngapain malam-malam kayak maling berjinjit-jinjit masuk ke dapur "Balas Lita tidak mau kalah.
"Aku lapar,jadi aku ambil beberapa makanan "
Lita memperhatikan apa yang dibawa oleh Alexia"Sebanyak itu ??kamu mau pindahkan dapur ke kamar kamu?"
"Biasalah orang hamil banyak makan,Kamu kan belum pernah hamil jadi tidak bisa merasakan.Jangan-jangan mandul lagi"
"Apa kamu bilang ??"Lita tersulut emosi mendengar kalimat terakhir Yang Alexia ucapkan.
"Jangan-jangan kamu mandul, masak sampai sekarang belum hamil-hamil juga.Aku aja yang cuma beberapa kali main sama Danur bisa langsung hamil "
PRAK
Lita menampar Alexia tanpa kompromi.Alexia terkesiap, pipinya terasa perih, disudut bibirnya memercik setitik darah segar.
__ADS_1
"Kau"Alexia memegang pipinya yang memanas.Ia berang ingin membalas tapi tangannya kerepotan dengan makanan yang dibawanya.
"Sekali lagi kamu bicara sembarangan dirumah ini,Aku pastikan Danur tidak akan pernah menikahimu meskipun itu adalah anak kandungnya "Lita mengeluarkan ancaman dengan tegas.Lalu ia berlalu pergi dari hadapan Alexia.Meninggalkan Alexia dengan wajah memerah karena menahan amarah.