Pernikahan Rekayasa

Pernikahan Rekayasa
BAB 32 Aborsi Adalah Pilihan Terakhir


__ADS_3

Alexia meremas handphonenya dengan kuat, dadanya naik turun karena menahan amarah.Baru saja ia happy karena mendapat kabar Lita kecelakaan,eh malah Danur mengusirnya karena ia yakin anak ini bukan anaknya.


Apa yang harus ia lakukan sekarang ??Ia harus bagaimana ?? Kalau benar Danur mandul berarti ini anak Om Daniel, masak ia sih dia harus menikah dengan b*ndot tua itu.


Pikiran Alexia benar-benar buntu, Semakin lama perut ini akan tambah besar.Dan jika ia belum dapat menikah, sudah pasti karirnya akan hancur.Dan mimpinya untuk menjadi model terkenal akan musnah.


Lama ia berpikir, tapi belum juga menemukan jalan keluar.Apa yang harus ia lakukan ??


"Mending aku pulang saja dulu,terus aku ingin turun lantai.Sudah lama tubuhku tidak bergoyang.Mungkin dengan demikian otakku bisa encer dan menemukan jalan keluar"


Alexia tersenyum bahagia,Ia pun bergegas mengemasi semua barang-barangnya dan pergi dari rumah Danur Wenda.


___


Alexia bergoyang dengan luwesnya mengikuti irama alunan musik malam yang jedag-jedug.Ia lupa kalau ia tengah berbadan dua, Segelas bir ia pegang dengan erat ditangan kanannya.Untuk sesaat ia melupakan kisah pedih hidupnya.


"Hay Lex"Seorang wanita **** menyapa Alexia.


"Hay.."Alexia begitu senang melihat Pinky datang melantai malam ini.


"Lama nggak kelihatan, kemana saja ?"


"Aku lagi ada projects di Paris "

__ADS_1


"Waow..Makin kinclong aja karier kamu Lex"


"Iya dong.. Alexia "Dengan sombongnya Alexia menepuk dadanya.Tubuhnya terus saja meliak-liuk dibawah pengaruh alkohol.


Puas berjoget,Ia mengajak Pinky untuk menepi dan duduk di kursi penonton.


"Pink...aku lagi ada masalah ni,bisa bantu aku kasih solusi"Alexia membuka percakapan dengan sahabatnya itu.


"Katakan saja apa yang bisa aku bantu"Pinky memang sahabat terbaik yang dimiliki oleh Alexia.


"Aku hamil Pink.. Karena itu aku memutuskan kontrak kerja dengan pihak menegemen di Paris.Padahal aku baru saja mengembangkan sayap disana,tapi harus kecewa karena bunting."


"Siapa yang menghamili kamu??"


"Gila kamu Lex,kamu tidur sama orang tua itu "Pinky sangat kesal mendengar pengakuan sahabatnya itu.


"Mau gimana lagi,dia yang membuat aku mempunyai kesempatan berkiprah di ajang Internasional"


"Hmmmm"Pinky geleng-geleng kepala"Untuk mencapai semua mimpimu kamu halalkan segala cara,dan sekarang apa yang kamu dapat?? Bukannya sukses malah bunting "


"Aku tidak mau mendengar ceramahmu,aku mau solusi "


"Ya udah gugurin aja"

__ADS_1


"Emang nggak bahaya ??Aku takut mati "


"Ya mau gimana lagi ?? Masak kamu mau nikah sama orang tua itu ??"


"Ya nggak lah "Alexia menolak dengan cepat.


"Mangkanya.. gugurin aja "


"Bantu aku ya"


"Iya aku bantu kamu "


"Makasih ya Pinky..."Alexia memeluk lengan sahabatnya itu.Pinky hanya mampu geleng-geleng kepala."Malam ini aku bisa tidur di Apartemen kamu nggak ?"


"Iya boleh "


Alexia tersenyum manja, akhirnya ia menemukan jalan keluar dari masalah yang ia hadapi tanpa harus mengemis cinta kepada Danur Wenda.


___


Kembali ke Danur Wenda, laki-laki itu dengan setia duduk di samping ranjang dimana istrinya Lita Anggraini terbaring tak berdaya.Selang infus menancap di pergelangan tangannya.Danur sungguh berada dititik terberat dalam hidupnya.


Dulu ia pernah merasakan hal ini ketika Mamanya meninggal dunia.Namun Ia bertahan karena dendam kepada Ayah tirinya.Dan sekarang penyebab istrinya mengalami kecelakaan adalah perbuatannya sendiri.Tidak akan mampu ia menghadapi segala situasi terburuk karena kesalahannya itu.

__ADS_1


Danur beberapa kali menghela nafas berat, berharap masalah yang ia hadapi sedikit melegakan hatinya.Namun itu hanyalah keinginan yang semu.Tetap saja ia merasakan sesak yang tak berujung.


__ADS_2