Pernikahan Rekayasa

Pernikahan Rekayasa
BAB 7 Pamit


__ADS_3

Ting tong Ting tong


Lita dan Danur yang tengah sarapan pagi saling berpandangan satu sama lain.Salah satu asisten tanpa menunggu perintah pergi membuka pintu utama.


"Danur ada ??"sebuah suara yang sudah tidak asing lagi.


"Ngapain pagi-pagi sekali dia kesini ?"tanya Lita.Danur mengangkat kedua bahunya.


"Hay... sayang"


"Cepat juga dia sampai di ruang makan"pikir Lita.Seperti biasa Alexia cipika-cipiki ke Danur Wenda.Lita cuek saja.


"Tumben pagi-pagi kesini,ada apa ?"tanya Danur.


"Laper kali"timpal Lita ketus.


"Eh kok situ yang sewot sih??aku laper kek,mau makan disini mau tinggal disini.Nggak ada urusan sama kamu"jawab Alexia.Lita bangkit.


"HALLO...bisa diperjelas lagi???A-K-U Nyonya dirumah ini, paham ??situ siapa ?? selingkuhan??simpenan??"


"Jaga mulut kamu ya!!"bentak Alexia.


"Emang bener kok??"Lita melipat tangan didada.


"Aku ini orang yang dicintai Danur Wenda, dari dulu, sekarang,dan seterusnya.Nasib baik saja kamu dinikahi sama dia.Tapi sayang dinikahi TANPA CINTA "


"Bagus aku dong,dihalalin.Lah kamu modal cinta doang nggak dinikah-nikahin.Jagain jodoh orang..kasiaaan dech"


"Kamu..."

__ADS_1


"Udah udah udah... pagi-pagi udah ribut aja"Danur mencoba menengahi.


"Dia duluan sayang "


"Udah...ayo kita bicara diluar kalau kamu memang ada keperluan denganku"


mau tak mau Alexia menuruti kemauan Danur.Ia mengekor dibelakang sambil memberi tanda ancaman kepada Lita.Lita membalas dengan bibir monyong.


_Danur mengajak Alexia ke tepi kolam disamping rumah.Mereka bisa bicara dengan leluasa disana.


"Cepat katakan ada apa??"


"Kamu kok sekarang berubah sih sayang,ketus gitu sama aku"


"Berubah gimana ??aku biasa aja Kok "


"Sejak kamu menikah kamu terlihat sudah tidak sayang lagi padaku"


"Kamu mulai mencintai Lita kan??"


"Aku tidak tahu "


"Matamu tidak bisa bohong "


"Kamu kesini hanya untuk bahas masalah ini ??"


Alexia diam, matanya menatap nanar ke depan.


"aku akan pergi ke Paris "

__ADS_1


Degh!!!detak jantung Danur seolah berhenti.


Lama laki-laki itu diam.


"Kapan ??"akhirnya ia membuka suara.


"Besok"


"Cepat sekali"


"Aku tidak ingin berlama-lama disini kalau hanya untuk sakit hati"


"Maafkan aku"Danur menundukkan pandangan.


"Aku mencintaimu Danur, jujur aku kecewa sekali padamu"


"Ini adalah pilihan mu Alex..aku sudah mengajakmu menikah.Berkali-kali malah,tapi kamu tetap saja menolak "


"Tapi kamu janji hanya akan mencintai ku "


"Memang itu adalah janjiku padamu sebelum menikah,tapi... setelah aku ijab qobul,aku membuat perjanjian dengan Tuhan .Lita sudah ku pilih jadi istriku tanpa paksaan siapa pun"


"Jadi Lita adalah hal yang harus aku utamakan.Aku tidak mau menyakiti istri ku seperti Ibuku yang tersakiti oleh Ayah tiriku"


Alexia terdiam,ada rasa sesak di dadanya.Entah karena sakit hati atau karena rasa bersalah telah mengkhianati.


"Baiklah aku pamit pulang dulu.Besok jam 10 pagi pesawatku sudah lepas landas.Aku harap kita bisa bertemu lagi untuk terakhir kalinya"


Danur tidak bergeming.Alexia bangkit ia pergi tanpa kata.

__ADS_1


Di lubuk hatinya yang terdalam Ia berharap Danur akan mengejarnya, membujuknya, merayunya agar tidak pergi.Mungkin jika itu terjadi ia akan melupakan impiannya.


Namun, sampai ia masuk ke dalam mobil.Tidak ada tanda-tanda Danur menyusulnya.Tanpa terasa Alexia menangis.Ia memukul-mukul steering mobil berkali-kali.Ingin ia turun dari mobil dan kembali.Tapi rasa gengsi membuat ia memilih pergi.


__ADS_2