
"Terimakasih ya sudah membuat aku senang dihari ulang tahunku"Damian menatap lekat wanita manis didepannya.Lita tersenyum dibalik wajah yang tertunduk.
"Kalau boleh jujur sudah lama aku mengagumi dirimu"Lita terpana mendengar pengakuan Damian yang tak terduga "Kamu wanita yang kuat dan tangguh.Kamu tidak mudah menyerah dengan keadaan.Aku salut padamu"
"Ah biasa saja Pak,kalau Bapak diposisi saya pasti akan melakukan hal yang sama.Hanya saja Bapak tidak ada diposisi saya,Jadi Bapak merasa saya ini hebat"Lita merendah karena tidak mau terlalu terbang tinggi oleh pujian.
"Siapa bilang aku tidak pernah ada diposisi kamu Lit?Hanya saja jalan ceritanya berbeda.Aku pernah melakukan bunuh diri tapi Alhamdulillah masih hidup sampai sekarang ini"Damian mulai membuka kisah tentang dirinya yang membuat Lita tertegun.
"Ayahku pengusaha sukses yang mati karena di santet oleh sahabatnya sendiri.Orang jahat itu selain membunuh Ayah juga membawa kabur Ibuku juga seluruh harta benda peninggalan Ayahku"
"Aku terpaksa berhenti sekolah dan kerja banting tulang untuk menafkahi ketiga adikku yang masih kecil-kecil.Aku juga pernah mencoba bunuh diri karena frustasi dengan beban hidupku.Tapi nasib baik aku punya seorang Bibik yang begitu perduli dengan kehidupan aku dan ketiga adikku.Meskipun ia tidak bisa membantu secara materi,tapi ia menjaga adik-adikku dengan setulus hati "
"Akhirnya aku merantau ke Brunei,Disana lah aku bekerja disebuah cafe.Aku bekerja sambil belajar.Sehingga aku bisa punya modal dan membuka caffe disini,sampai detik ini "Damian mengakhiri cerita kisah hidupnya.
"Waaahh mengagumkan sekali kisah anda Pak"Lita begitu merasa terinspirasi dengan kisah hidup Bosnya itu.
"Jujur karena pengalaman hidup yang kelam,aku selalu negatif thinking dengan perempuan.Aku pikir semua perempuan tak ada bedanya dengan Ibuku.Tapi setelah bertemu denganmu,Dan melihat perjuanganmu.Barulah pikiranku berpatah arah,ternyata tidak semua perempuan itu sama"
"Kalau sama nggak menarik dong pak "Seloroh Lita.Damian tertawa renyah.Lita melirik jam tangannya.Waktu istirahatnya sudah mau habis.
"Pak saya ke dalam dulu mau lanjutin pekerjaan saya"
"Oh ok boleh-boleh,lain kali boleh kan aku mengganggu jam istirahat mu lagi?"Lita menautkan kedua alisnya.Damian tersenyum"Tenang saja akan aku tulis lembur tanpa istirahat "
__ADS_1
Lita jadi tersenyum geli mendengar gurauan Bosnya.Ia pun pergi tanpa pamit lagi.Damian menatap punggung wanita itu dengan senyum yang merekah.
Seorang gadis cantik tinggi semampai menghampiri Damian dengan langkah menjinjit karena tidak ingin Damian tahu akan kedatangannya.
"Surprise"Damian kaget,ia terpelongo melihat gadis cantik yang sangat ia kenal sekarang ada didekatnya.
"Andin,kapan datang?"
"Baru saja,selamat ulang tahun ya"Andik cipika-cipiki dengan mesra kepada Damian.
"Terimakasih"
Gadis itu duduk di kursi yang baru saja ditempati oleh Lita.
"Udah tua ah"Balas Damian.
"Sadar udah tua cepet nikah dong"
"Nggak bakalan ada yang mau"
"Ada"
"siapa?"
__ADS_1
"Didepan matamu"
Damian celingukan ke kanan dan ke kiri.ke depan ke belakang.
"Iiih"Andin memukul bahu Damian,cowok maskulin itu tertawa lepas"Kamu anggap aku apa sih?Sampek segini gede nggak kelihatan"Andin manyun.
"Bidadari,jadi nggak terlihat karena ngoib"Damian tertawa lagi.Bibir manyun Andin berubah menjadi senyuman manis.
"Kita sudah sama-sama dewasa,seharusnya kita tahu harus bagaimana?"Andin memancing ke arah pembicaraan serius.Tawa Damian perlahan sirna.
"Aku lebih suka begini,kamu sangat spesial sebagai sahabatku,orang paling memahami diriku"
"Aku sangat berharap lebih Dam"
"Tapi keadaanku tidak memungkinkan untuk mencukupi kebutuhanmu,adik-adikku masih butuh dukungan biaya dariku.Meskipun Arka sudah kerja tapi tetep saja aku masih bertanggung jawab atas dirinya"
Andin mendengus kesal, alasan yang sama terdengar lagi.Gadis itu pikir setelah Arka,adik tertua Damian sudah punya pekerjaan sendiri.Damian akan merubah pola pikirnya.Tapi ternyata sama saja.
"Andin"Damian menggenggam kedua tangan gadis cantik itu.Kedua sejoli itu saling beradu pandang."Aku lelaki yang tidak pantas mendapatkan dirimu.Kamu wanita yang sangat sempurna dan tidak pernah kekurangan apa? berbeda jauh denganku.Kita sama-sama bahagia dengan hubungan persahabatan ini.Tanpa harus ada yang tersakiti dan berkecil hati.Kamu ngerti kan?"
Andin menatap lurus anak mata laki-laki maskulin itu.Ia sangat mengagumi Damian sudah sejak lima tahun lalu.Tapi karena alasan ekonomi,Damian tidak bisa menonjolkan diri untuk bisa menjadi pendampingnya.
Padahal gadis blasteran itu sangat berharap Damian bisa bersanding dengannya.Hanya saja alasan yang dikemukakan oleh Damian sangat masuk akal.Kehidupan Andin sangat glamor dan sangat berkelas.Ia adalah salah satu anak gadis yang hidup dalam gaya sosialitanya.
__ADS_1
Dia juga enggan jika harus hidup dengan kekurangan.Jadi meskipun ia sangat kecewa dengan penolakan Damian,ia tidak bisa berbuat apa-apa.