Pernikahan Rekayasa

Pernikahan Rekayasa
BAB 37Niat Raka


__ADS_3

Raka memperhatikan wanita didepannya dengan senyum tersungging,ia bahagia akhirnya bisa bersama dengan Lita lagi.Meskipun dalam keadaan seperti ini.


Lita yang sedang diperhatikan cuek-cuek saja.Ia melahap makanannya begitu semangat.Sambil sesekali menggoyang-goyangkan kepalanya.


"Enak??"Raka bertanya begitu lembut,Lita mengangguk cepat."Mau nambah lagi?"Lita menggeleng.Raka tidak bertanya lagi,ia beralih menyantap makanannya sendiri.


Usai makan,Raka membawa Lita Anggraini ketempat tinggalnya.Ia berencana akan menjaga Lita dan merawatnya.Lita yang masih tidak ingat apa-apa, menurut saja.


"Ini kamarmu"Lita dibukakan pintu oleh Raka dan dipersilahkan masuk "Dulu ini kamar ibuku"Raka menjelaskan sembari menemani Lita masuk ke dalam kamar.Ia memencet saklar lampu,dan merapikan sedikit sprei kasur yang sudah rapi itu.


"Tapi karena ibuku sudah tiada jadi aku tinggal disini sendiri saja"


Lita mengawasi setiap sudut kamar,ia duduk ditepian tilam, begitu pula dengan Raka.

__ADS_1


"Di lemari ada beberapa baju kepunyaan Ibuku, kamu bisa memakainya untuk sementara waktu.Besok aku belikan kamu beberapa baju"


Lita menatap Raka,ia menggeleng pelan.


"Kenapa?"


"Aku ingin pulang ?"Lita menundukkan wajahnya.


"Pulang kemana?"Raka sedikit khawatir,apa Lita sudah kembali ingatannya?Raka bermonolog sendiri.


"Apa kamu tahu dimana tempat tinggal-mu?"Raka memancing.Ketika Lita menggeleng ia lega sekali.


"Ya sudah begini saja,kamu sementara waktu tinggallah disini.Nanti kalau kamu sudah tahu dimana Rumah-mu aku akan antar kamu pulang"Raka memberikan inisiatif palsu.Lita menatapnya lekat."Aku cuma khawatir, nanti kalau kamu lapar ditengah jalan seperti tadi dan tidak menemukan orang baik yang mau menolong gimana??Atau kamu malah bertemu orang jahat?"

__ADS_1


Lita mengepalkan tangannya lalu menunjukkan ke wajah Raka,Raka terpana.Itu adalah kebiasaan Lita dulu.Lita tersenyum tipis,lalu kembali mengedarkan pandangannya ke kamar itu.


"Kamu tinggal disini dulu ya"Raka tetap membujuk.Lita tak menjawab"Mau ya?"


Akhirnya Lita mengangguk,Raka tersenyum lebar."Ya sudah sekarang kamu mandi dulu terus istirahat"Lita menjawab dengan anggukan.


Dengan ragu-ragu Raka beranjak keluar dari kamar itu.Tapi untuk saat ini biarlah seperti ini dulu.Setelah menutup pintu kamar Lita,ia pergi menuju kamarnya sendiri.


"Biarlah Lita tinggal bersamaku, kalau perlu selamanya juga tak apa.Jika ia tetap tidak bisa ingat siapa-siapa,aku akan menikahinya "Raka menuliskan niat dalam hatinya.Ia berdiri dibawah pancuran shower yang begitu memanjakan tubuhnya.


"Aku tidak akan mengatakan hal ini kepada Susi, nanti bisa jadi dia akan mengadu kepada suaminya Lita dan keluarganya.Bukankah sebentar lagi aku akan pindah ke Bandung.Akan aku boyong Lita ke Bandung,biar sekalian dia jauh dari Danur dan orang tuanya "Niat-niat tidak baik berentetan keluar dari hatinya.Perasaan cinta yang menggebu semakin mendukungnya.


Senyuman licik tersungging diantara lelehan air membasahi wajah manisnya Raka.Laki-laki itu semakin memantapkan niat untuk hidup bahagia nanti dengan wanita yang ia cintai.Ia juga berniat tidak akan memberikan obat apapun meskipun ia tahu sebenarnya Lita masih dalam masa perawatan.Ia tidak mau Lita sembuh,ia tidak ingin Lita kembali mengingat masa lalu.

__ADS_1


Dia ingin menciptakan kisah baru dalam kehidupan Lita.Dia akan menjadi orang yang baru Lita kenal yang akan membahagiakannya seumur hidupnya.


LITA MAAFKAN AKU


__ADS_2