Pernikahan Rekayasa

Pernikahan Rekayasa
BAB 43Litaaaaaaaaa


__ADS_3

Tatapan Danur menerawang ke langit_langit kamarnya.Ia sungguh merasa tertekan dengan semua cobaan yang ia hadapi.


"Mama .."terdengar sayup-sayup Danur memanggil wanita yang pertama kali ia cintai.Perlahan matanya terpejam membuat air yang terbendung dipelupuk matanya tumpah keluar.


Kalau saja ada sosok Mamanya disini, pasti semua cobaan yang ia hadapi takkan seberat ini."Aku butuh Mama"Desah Danur"Danur sendirian Ma"Danur menatap kesekeliling.Baru saja istrinya datang membawa kebahagiaan,sekarang sudah pergi lagi menyisakan luka yang teramat perih.


Andai saja Istrinya mau membela diri dan meminta maaf, Danur merasa pasti ia masih bisa memaafkannya.Karena ia masih yakin,Lita takkan melakukan semua itu dengan sengaja.Bisa jadi Raka mengambil kesempatan disaat Lita hilang ingatan.


Danur memukul tepian kasur dengan kuat,ia sangat geram sekali dengan laki-laki yang bernama Raka itu.Sok baik sok jaim tapi ternyata ?? Tidak seharusnya Danur mengucapkan Terimakasih kemarin.Kalau nyatanya Laki-laki itu telah lancang terhadap istrinya.


Ohya Danur ingat kalau dia sempat minta nomor telfonnya Susi tempo hari.Dia akan minta nomor telfonnya Raka dan meminta untuk bertemu.Yah!!Dia harus bertemu dengan Baj*Ngan itu.


"Halo"Setelah berapa kali Danur menelfon barulah Susi menjawab.Suaranya terdengar parau seperti orang baru saja bangun tidur.


"Mmm maaf Sus aku ganggu waktu tidur kamu"Danur jadi merasa bersalah.


"Ada apa Dan?"


"Kamu tahu nomornya Raka nggak ?"


"Tahu, kenapa?"


"Aku pengen ketemu sama dia"


"Kemarin kan udah,masih mau ngapain lagi sih kok kayaknya penting amat"Susi begitu menyelidik.

__ADS_1


"Pokoknya kirim aja nomor teleponnya Raka,please"Danur memohon dengan setengah memaksa.


"Percuma juga,kamu nggak bakalan ketemu sama dia"


"Kenapa?"


"Dia udah pindah ke Bandung siang tadi "


"Kamu serius?"


Susi mengangguk walaupun ia tahu Danur takkan bisa melihatnya."Emangnya kenapa sih Dan kok kamu kedengarannya sangat panik sekali"


Danur diam,rasanya tidak salah jika ia curhat dengan Susi.Mungkin Susi bisa membantunya keluar dari masalah yang ia hadapi."Lita Sus"


"Dia hamil"


"Bagus dong,kan dia emang pengen cepet-cepet punya anak sampai cek kesuburan segala "


"Tapi dia nggak hamil sama aku"


"Hah??"Susi seperti tak percaya dengan apa yang dia dengar dari pengakuan Danur"Lantas dia hamil dengan siapa kalau bukan sama kamu?"


"Itu yang ingin aku tanyakan kepada Raka"


"Maksudmu Raka yang menghamili Lita?"Danur mengangguk dari seberang sana."Itu nggak mungkin lah Dan,kamu jangan berlebihan deh"

__ADS_1


"Aku nggak melebih-lebihkan Sus,ini kenyataan "Danur tetap merasa benar.


"Ada bukti?"


"Kan mereka tinggal satu rumah selama Lita hilang ingatan "


"Cuma sepekan Dan,dan itu baru kemarin dia balik.Sangat tidak mungkin langsung memblendung.Pasti butuh waktu juga "Susi membela sahabat-sahabatnya dengan ilmu kebidanan yang ia tekuni.


"Terus Lita hamil dengan siapa ?"


"Ya sama kamulah masak sama setan"


"Tapi aku mandul Sus"


"Hah??"Lagi-lagi Susi terperangah"kata siapa?"


"Katanya Mama mertua,dia bilang hasil test menunjukkan bahwa Lita tidak mandul,kalau Lita tidak mandul tapi nggak hamil-hamil juga berarti aku yang mandul "


Susi ngakak mendengar kata-kata DANUR yang menunjukkan bahwa laki-laki itu bodoh sangat bodoh."Kok kamu malah ketawa,emang ada yang lucu "


"Iya kamulah yang lucu.Dan aku ada ditempat disaat Lita cek kesuburan.Dokter Selfi sama sekali nggak bilang kamu mandul.Tapi kurang subur,kurang subur bukan berarti tidak bisa punya anak seperti layaknya orang mandul.Kurang subur bisa punya anak tapi lambat.Paham sekarang ?"


Danur diam mematung,tak terasa hpnya terjatuh ke lantai.Apa jangan-jangan benar Lita hamil anaknya ??


"Litaaaaaa"Danur berteriak keluar kamar "Litaaaaaaa"Ia memanggil-manggil nama istrinya sampai dihalaman depan rumah.

__ADS_1


__ADS_2