PRAHARA CINTA

PRAHARA CINTA
H-2


__ADS_3

"Kalo Abang berani minta lah izin sama Ayah, Bunda"


ujar Dini dengan wajah nya yang bersemu merah.


seolah olah mendatang Deni.


Mendengar ucapan Dini.


Deni merasa tertantang.


"Baik,


nanti pas Om dan Tante balik dari acar.


ujar Deni dengan sangat mantap,membuat persak an Dini campur aduk seperti nano nano.


Tak terasa mereka akhirnya sampai di rumah Dini


ternyata Uly, Mita dan Novi sudah menunggu sembari duduk di korsi yang ada teras depan rumah Dini asik ngerumpi.


"Sini aja Bang."


ucap Dini yang menyadari kalo ketiga temanya menatap dengan penuh kekagetan .


"Dah , Bang.


hati hati."


ujar Dini sembari melambaikan tangan pada Deni, yang dibalas Deni dengan senyuman yang sangat tulus.


"Yuk,masuk!"


ajak Dini pada temanya selagi membuka kunci rumah.


Setelah pintu terbuka


"kreeek"


Uly, Mita dan Novi mengekor kedalam.


masih dengan segudang pertanyaan dalam otak mereka.


"Din,


kamu itu sama Babang Ganteng ada hubungan yaa?"


tanya Uly yang sudah tidak tahan tuk mengakhiri rasa penasarannya.


"Iya Din.


tadi ku lihat ,


Abang Foto copy itu sangat tulus melihat mu dengan binar cinta?"


lanjut Mita yang sangat ingin tahu.


"Ayo jujur sama kami , Din!"


sela Novi masih dengan mode datar.


"Duduk dulu lah,.

__ADS_1


aku kekamar bentar mau ganti baju."


ujar Dini meningalkan temanya di ruangan tamu.


"Tu anak ,aku rasa memang lagi pacaran sama Babang Tampan."


ujar Uly dengan yakin sembari menatap Mita dan Novi bergantuian.


Dini yang baru keluar dari kamar berjalan merapat ke tiga temanya.


"kalian semua kalo mau minum dan ngemil ambil sendirinya,


anggap aja rumah sendiri."


ujar Dini kepada teman temannya yang sudah sering menginap dari SMP dulu.


"Itu mah masalah gampang.


jawab dulu pertanyaan kami,tentang kamu sama Babang Ganteng!"


lanjut Uly yang sangat penasaran.


"iya..iya,aku sama Abang Deni lagi jalan bersama."


ujar Dini sembari menatap temannya yang sedang menanti jawaban.


"Jalan bersama dan pacaran itu beda ,Diin.


yang benar mana?"


lanjut Novi yang selama ini tidak banyak bicara


sekarang agak nyinyir kareana penasaran.


ujar Mita yang melihat muka Dini memerah dan malu malu.


"Udah beharap lama kalian jadian?


kok aku gak tau?


sela Uly dengan sedikit berteriak.


"Mau jalan empat bulan lah."


ujar Dini jujur


dengan senyum yang sulit dipahami teman temanya.


"Aku jadi patah hati ni."


lanjut Uly dengan wajah yang dibuat sesedih mungkin ..


Mita dan Novi memeluk Uly


"jangan sampai kamu bergantung di pohon toge Ly."


sahut Novi sembari tertawa yang diikuti Dini dan Mita.


"Emang kamu udah ngapain aja ?"


ujar Uly kembali bertanya sembari menatap mata Dini,

__ADS_1


kareana diantara mereka berempat hanya Uly yg sudah sering berpacaran.


"ngak ngapa ngapain."


balsa Dini berbohong


bergegas pergi kedapur mengambil air minum


tuk menghindari pertanya an Uly.


Semalam mereka berempat terus bercerita. dan tertawa yang memenuhi ruangan kamar Dini.


tiba tiba terdengar nada indah yang mengalun dari atas meja belajar


dengan cepat Dini menyambar hp nya saat melihat nama si penelpon.


"Assalamualaikum


Bunda."


ucap Dini setelah menggeser tombol hijau


saat ini Dini dan Bunda sedang Video call.


"Tante."


ujar Uly, Mita dan Novi serempak.


"iya,


terimakasih ya


udah mau temani Dini selama tante tidak dirumah."


Tapi Tante besok balik, mungkin malam sampai.


kalian mau dibawakan oleh oleh apa ?"


ucap Bunda Dini pada teman teman putrinya.


"Terserah Tan.


yang penting Om sama Tante nyampe dulu."


ujar Uly .


Setelah beberapa lama video call


akirnya terputus .


Mereka berempat bersiap tuk pergi ke alam mimpi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


🇩 🇺 🇰 🇺 🇳 🇬  🇳 🇴 🇻 🇪 🇱  🇮 🇳 🇮  🇾 🇦 🇦 ..


🇩 🇪 🇳 🇬 🇦 🇳  🇻 🇴 🇹 🇪 ,🇵 🇴 🇮 🇳  🇩 🇦 🇳  🇱 🇮 🇰 🇪  🇩 🇦 🇷 🇮  🇹 🇦 🇲 🇦 🇳  🇹 🇪 🇲 🇦 🇳  🇸 🇪 🇲 🇺 🇦 


😉😊😍🤩


🇸 🇪 🇷 🇹 🇦  🇲 🇦 🇸 🇺 🇰 🇦 🇳  🇩 🇦 🇱 🇦 🇲  🇱 🇮 🇸 🇹  🇫 🇦 🇻 🇴 🇷 🇮 🇹  🇳 🇾 🇦  🇾 🇦 

__ADS_1


🙏🙏


__ADS_2