
Malam telah bergeser dengan datangnya pagi,
pagi ini cuaca sangat dingin disertai turun hujan.
Dini merapatkan tumbuh nya pada Deni.
Deni semakin mengeratkan pelukannya ditubuh manggil istrinya,
Deni yang tidak mengantuk lagi, tersenyum saat Dini.
Deni menggeserkan anak rambut yang menutupi wajah istrinya,
Deni mencium lembut bibir Dini, sedangkan tangannya mempermainkan kedua gunung kembar Dini, yang menjadi kesukaan kini,
walaupun masih kecil namun sangat pas di telapak tangan Deni.
Dini menggeliat membuka mata mendongak melihat Deni,
hingga disuguhkan senyum manis oleh Deni.
"bang"
rengek Dini dengan suara serak bangun tidur,.
"bangun sayang, ini hari terakhir ujian,
nanti libur, kita pergi berlibur!"
ujar Deni lembut tanpa memberhentikan kegiatan tangannya yang tengah memencet daging kenyal yang begitu menggoda.
perlahan Deni menyibak baju tidur istrinya hingga berhasil menghisap ****** yang menjadi kesukaannya.
dengan rakus deni menghisap hingga membuat dini menegang sembari memegang kepala dan meremas rambut deni..
pagi ini kembali sepasang suami istri baru itu mandi bersama.
setelah selesai sarapan dengan Ayah dan Bunda, sepasang suami istri muda itu pamit untuk kegiatan masing masing.
Dini berpamitan saat sampai di depan gerbang pada suaminya.
"bang, Dini masuk dulu"
izin Dini, sembari mencium pungging tangan suaminya.
"semangat sayang"
balas debi dengan mencium puncak kepala istrinya..
"nanti kalo abang telat, tungguin sebentar ya!"
lanjut Deni dengan menjepit ujung dagu Dini.
Dini menganggukkan kepala,
"gemas"
gumam deni melihat punggung Dini.
Deni singgah sebentar menemui Bio dan kembali pergi
"kemana bang?"
__ADS_1
tanya Bio yang melihat Deni sedang menyalakan motornya.
"pulang, dari kemaren belum jumpa Bapak dan ibuk!"
balas Deni, yang melaju dengan motornya meninggalkan Bio.
Deni yang baru sampai memeluk Ibu Dar dari belakang,
"udah pulang nak?"
seru Buk Dar, yang menyadari kehadiran Deni.
"iya bu, baru ngantar Dini sekolah.
kangen Ibu!"
balas Deni hingga membuat Bu Dar senyum.
Deni beriringan berjalan dengan Buk Dar memasuki rumah,
"udah makan Deni?"
tanya Buk Dar, pada anak nya.
"udah tadi sarapan"
jawab Deni, sembari membuka tudung saji,
"tapi lapar lagi!"
lanjut deni tengah mengisi piring dengan nasi.
"kalo habis kerja keras, memang sering lapar"
Buk dar membulatkan mata melihat Suaminya,
sedang kan deni tersenyum yang di diartikan namun wajah nya semkin berbinar.
bapak Ahmad mengusap punggung anak nya memberikan dukungan..
Deni hanya menggelengkan kepala saat matanya bersi tatap dengan mata Pak Ahmad,
"sabar, waktu masih panjang"
ujar pak Ahmad dengan mengambil gelas tehnya yang telah dingin hingga meminum buatan istrinya itu sampai habis.
setelah selesai bercerita dengan Ibu Dar Dan Pak Ahmad,
pria tampan itu pamit hendak pergi melihat para me muda yang tengah sibuk di balai pemuda dengan persiapan maulid nabi.
Deni hanya terdiam mendengar aduan dari salah satu yang terjadi kemarin, Deni tidak mengeluarkan sepatah kata dan memilih membatu para pemuda melanjutkan kegiatan mereka agas cepat selesai.
selang berapa lama Deni izin undur diri,
"kemana bang?" tanya salah seorag.
"masih siang gini bang!"
kelakar yang lain sembari tertawa melihat Deni,
Deni hanya senyum melihat tingkah para pemuda itu.
__ADS_1
"iya, yang baru jadi penganten, bawaan nya pulang melulu!"
timpal yang lain,
Deni, tidak men gubris malah melajukan motornya hendak menjemput istrinya yang sebentar lagi pulang sekolah.
π»πππ.....
π ππππππ‘ ππππ...
ππ
π·ππΎπππΊ ππππΈπΏ πΌππΌ.....
ππππππ ππππΈ, πππΌπ, π·π΄π πΏπΌπΎπΈ
ππππ π ππππππ‘ ππππ π πππ’π......
ππ€©π
ππππππ ππ’ππ πΏπΌππ πΉπ΄πππ πΌπ πππ π΅πΌππ΄ π π΄πππΌππΊ π¦ππ π ππππππ‘ππ’
ππππ
π‘πππππ π‘πππππππππ πΎπππΈπ π¦πππ ππππππππ’π πππ ππππππππ π πππ‘π π ππππ!
πππ
ππππππ ππ’ππ ππππππππ¦π
π€π€π€π€π€
ππππ ππππ¦π πππ π ππππππ ππππππππππ.
π₯°π€π₯³π
πππππππππ ππ ππππ π¦πππ π‘ππππ ππππππππ π ππππππ
ππ
β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’β’
terimakasih kepada:
yang telah setia membaca karya saya,π
semua tuluisan saya asli dari pemikiran dan imajinasi saya sendiri,yang dibumbui dengan sedikit pengalaman nyata.
π€
saya hanya penulis baru, yang awalnya coba coba namun ketagihan π€
Terimakasih yang sebesar-besarnya karena telah memberikan
LIKE, KOMENTAR DAN DUKUNGAN,π
Tanpa dukungan anda semua saya bukan apa-apa dan tidak menjadi seperti sekarang π€
jangan lupa mampir juga dicerita saya yang lain
PRAHARA CINTA
__ADS_1
MAAFKAN AKU BUNDA
AKU, KAU DAN IBU MU