
Yanna yang telah lama memperhatikan Deni dari kejauhan
melai berinsut tuka menyambangi Deni
yang sedang asik mengerjakan perasanan orang bersama Angga..
"Deni,
kamu disini!"
sapa Yanna dengan sangat manis
yang membuyarkan konsentrasi Deni saat berkerja
ada suara yang dia kenal.
Deni menoleh
hingga mimik wajah Deni berubah sangat datar dan dingin saat melihat sosok yang sengaja dia hindari selama ini.
"ternya kamu sudah pindah
pantesan tidak pernah terlihat di depan SMA pembagunan!"
celoteh Yanna dengan suara mendayu dayu.
"ada yang mau di foto copy kan kak?"
tanya Angga karena melihat Deni yang cuek dari tadi..
"tidak,saya kesini mau bertemu dengan Deni!"
ujar Yanna
tanpa melihat kearah Angga.
Deni yang telah merasa kesal.
"ada keperluan apa mencari saya?"
tanya Deni dengan suara yang sedikit tertahan karena tidak nyaman dengan kehadiran Yanna.
Yanna memberikan senyum terbaiknya dan menatap Deni dengan penuh kasih sayang .
"aku pengen ngobrol sama kamu.
kita kan ulah lama tidak ngobrol."
balas Yanna dengan lembut masih dengan senyum terukir dibibirnya
yang sengaja diberi warna merah yang mencolok..
"aku tidak bisa ngobrol sekarang.
kamu lihat kan
perkerjaan ku sangat banyak!"
balas Deni dengan sedikit penekanan
dengan kata pekerjaan.
"lebih baik kamu pulang saja"
lanjut Deni mengusir Yanna..
__ADS_1
"aku duduk disini menemani mu!"
seru Yanna tanpa rasa malu yang berhasil membuat Deni melihat nya dengan sorot mata tajam seperti akan menyemburkan api..
Yanna tidak memperdulikan semunya dan tetap memilih tuk duduk disalah satu korsi yang ada...
Deni tidak memperdulikan nya dan melanjutkan perkejaan...
tepat jam 10 pagi
"Angga,
Abang pergi sebentar kamu yang jaga ni kedai.
jangan hiraukan tu cewek!"
seru Deni yang telah rapi
sembari menunjuk dengan tangan kiri kearah Yanna dengan kesal.
"ya Bang"
ucap Angga singakat kareana paham.
"Deni,
kamu mau pergi kemana lagi?"
tanya Yanna yang bergegas berdiri saat melihat Deni yang menyalakan motornya.
Deni tatap melanjukan motornya tanpa menghiraukan pertanyaan dari Yanna..
"hai,
tu Deni mau pergi kemana?"
"aku juga gak tua Kak."
balas Angga dengan singkat dan mengacuhkan Yanna yang kembali ingin berbicara..
wajah Yanna terlihat sangat kesal
dan marah
"kenapa juga Deni,tidak pamit sih?
Pergi begitu saja!"
celoteh Yanna sembari berjalan mengentak entakan kaki menuju parkiran motornya
melihat tingkah Yanna
membuat Angga tertawa .
hahahaha.
Deni, memilah pergi ke depan SMA pembangunan
tuk menghindari wanita yang telah mengganggu semangat bekerja nya.
Deni yang baru sampai di tempat Bio mengirim pesan pada seseorang.
"Din, Abang disini.
nanti jam istirahat mimpinya"
__ADS_1
isi pesan Deni yang belum dibuka oleh Dini karena masih jam pelajaran.
Deni ,akan merasa senang kalo bisa bertemu dengan gadis kecilnya
"semoga tu cewek tidak datang kesini"
ujar Deni yang masih bisa didengar oleh Bio
"siapa Bang?
tu wajah kok jelek amat?"
tanya Bio sembari melihat wajah Deni masih kesal.
dengan tertawa.
hahaha
"apa cewek saraf itu masih sering kesini?"
tanya Dini melihat Bio yang masih ketawa dan memukulnya dengan gulungan kertas..
Bio semakin ketawa sembari mengusap kepalanya yang kena pukul..
"sering malah Tiap hari,
malah bawa bekal kataya buat Abang"
jawab Bio menjelaskan
"kayak nya tu cewek naksir berat sama Abang,
parah!"
lanjut Bio
anak SMA pembagunan telah istirahat
cewek empat serangkai telah menuju tempat Deni dan bio
"Babang Ganteng, kemana aja?"
tanya Uly tapi matanya mengarah pada Bio..
Bio yang mulai panik ketauan dari Deni takut diledekin menyibukan dirinya dengan yang lain..
wajah Deni berubah drastis saat melihat Dini
terpancar raut wajah bahagia menyempurnakan ketampanan nya
dan telah melupakan kekesalan terhadap Yanna yang mengganggu
mood nya tadi pagi..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
ᎷϴᎻϴΝ ᎠႮᏦႮΝᏀᎪΝ ΝϴᏙᎬᏞ ᏆΝᏆ🙏🙏🙏
ᎠᎬΝᏀᎪΝ ᏙϴͲᎬ, ᏢϴᏆΝ, ᎠᎪΝ ᏞᏆᏦᎬ ᎠᎪᎡᏆ ͲᎬᎷᎪΝ ՏᎬᎷႮᎪ 😉🤩😍
ᎫᎪΝᏀᎪΝ ᏞႮᏢᎪ ᏦᎪՏᏆᎻ ᎻᎪᎠᏆᎪᎻ ᎽᎪᎪ
🤭✌️
ՏᎬᎡͲᎪ ᎷᎪՏႮᏦᎪΝ ᎠᎪᏞᎪᎷ ᏞᏆՏͲ ҒᎪᏙϴᎡᏆͲ ΝᎽᎪ
__ADS_1
🙏🙏🙏