PRAHARA CINTA

PRAHARA CINTA
AYAH DAN BUNDA.


__ADS_3

Mereka berdua kehabisan oksigen setah berciuman yang lumayan lama.


Akhirnya melepaskan ciuman panas itu dengan lembut Deni mengusap bibi Dini yang basah,


mengherkan kembali pelukanya.


"Terimakasih sayang"


ucapan Deni ditelinga Dini berbisik..


yang membuat Dini menggeliat merasakan hembusan panas telinganya.


Saat Dini akan mengalungkan tanganya tanpa sengaja menyentuh benda yang sudah Bagun sedari tadi di bagian bawah deni.


"mmmm"


meluncur dari mulut Deni menahan diri saat sentuhan tak sengaja Dini.


yang berusaha tuk tetap menahan dirinya agar tidak menyakiti Dini.


Untuk mengendalikan situasinya, Deni hanya bisa menarik napas sembari menghirup wanginya aroma tubuh Dini yang selalu membuatnya nyaman.


setelah Deni mersa semuanya telah terkendali,dia melepaskan pelukanya pelan pelan.


merasa tenggorokannya sangat kering Deni mengambil minum ke belakang,sembari berkata pada Dini


"Bersiaplah kita akan pergi sekarang "


setelah beberapa lama menempuh perjalanan,mereka sampai di tampat yang dituju tuk melihat tampat pembukaan cabang kedai foto copy..


"Bagai mana,Dini?


kamu faham gak?"


tanya Deni saat sedang melihat lihat tempat itu dan menggenggap jemari lentik Dini.


"Aku mah,terserah Abang,


karena Abang yang sangat mengerti."


ujar Dini dengan jujur karena dia memang tidak mengerti sama sekali sembari memberikan senyum yang sagat tulus pada Deni..


"Kamu doakan ,semoga semua rencana Abang sukses ya.


karena semua ini.untuk kita."


ujar Deni dengan lembut sembari membalas tatap Dini dengan lembut.


"iya Bang"


balas Dini sembari bergelayut manja di lengan Deni.


Deni merasa semenjak menjalin hubungan dengan Dini semua usaha yang dirintisnya maju dan berkembang.


Selesai melihat lihat


mereka melanjutkan perjalana.


"Bang Ayah dan Bunda balik hari ini dari tempat pesta."


ujar Dini memberi kabar pada Deni.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Ditempat lain terlihat bunda yang sudah mulai bersiap siap merapikan pakaian dan oleh oleh yang akan di bawa pulang .

__ADS_1


Karena telah tiga hari meninggalkan anak gadisnya.


Bunda sangat rindu dengan putrinya.


sedang kan Ayah sedang bercerita di ruang tamu dengan saudara nya yang lain sembari juga meminta izin tuk kembali pulang .


Di perjalanan pulang Ayah dan Bunda menikmati indah nya memandang yg mereka lalui.


"Nantik kita juga akan menikah kan .


putri kita."


ujar Ayah tiba tiba yang sedari tadi merangkul pundak Bunda,


berhasi membuat Bunda kaget.


"Dini masih kecil,Yah."


ucap Bunda menatap Ayah dengan sedikit bingung.


"kenapa tiba tiba ayah berkata seperti itu."


lanjut Bunda.


Ayah tertawa mendengar sanggahan Bunda


hahaha


"Kan nantik kata Ayah, Bun"


lanjut Ayah menjelaskan.


akhirnya Bunda ikut tertawa..


tuk menikah kan Dini nantik dengan


pesta sangat meriah."


ujar Ayah sembari membayang kan pesta impian tuk anak gadisnya.


"insyaallah,yah.


semoga Tuhan mengabulkan keinginan kita.


kita diberi umur panjang."


lanjut Bunda dengan mata yang berkaca kaca karena terharu mendengarkan perkataan dari suaminya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


saat Ayah dan Bunda sampai dirumah,ternya Dini telah menunggu kedatangan orang tuanya.


"Assalamualaikum"


ujar Bunda diluar,"


Dini yang sedari tadi menunggu kedatangan orang tuanya diruangan tamu sambil nonton TV.


"waalaikum salam."


jawab Dini segera berlari membuka pintu dan menghambur memeluk Bunda ya.


"Bunda aa


Dini Kangean.

__ADS_1


kok lama sih perginya?"


rengek manja Dini yang telah memeluk bunda ya sembari menidurkan kepala di pundak dipundak bunda.


sesampai didalam


"ternyata sekarang anak Ayah sudah tidak mersakan kangen lagi sama Ayahnya."


tiba tiba terdengar suara Ayah yang sedari tadi melihat Dini hanya memeluk bunda.


"Ayah,


Dini juga rindu sama Ayah."


ucap dini melepaskan pelukan dari Bunda dan memeluk Ayahnya.


Orang tua dan anak itu asik bercerita sembari melepaskan kerinduan yang hanya berpisah tiga hari hingga mereka sudah lelah dan pergi kekamar tuk mengistirahatkan tubuh yang sudah lelah selama di perjalanan tadi.


Lain dengan Dini dilamarnya


dia sedang asik Vidio call dengan lelaki yang terpaut jarak tujuh taun dengan nya


yang telah berhasil membuat nya jatuh cinta.


"Ya sudah,udah malam tidurlah lagi.


besok abang jemput.


sekalian bertemu Ayah dan Bunda."


ujar Deni menyuruh gadis pujaannya tidur karena sedari tadi sudah menguap beberapa kali.


"Dadah Bang ,


ucap dini sembari tersenyum sangat manis.


"ee tunggu Bang.


menggapai besok Abang nemuin Ayah Bunda."


ujar Dini yang tersadar dengan ucapan Deni.


"Mau mintak izin tidur berdua sama kamu."


ujar Deni mengoda Dini


dengan senyum yang sulit diartikan.


Sontak Dini membulatkan mata dan pipinya memerah.


akirnya sambungan terputus.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


🇩 🇺 🇰 🇺 🇳 🇬  🇳 🇴 🇻 🇪 🇱  🇮 🇳 🇮  🇾 🇦 🇦 ..


🇩 🇪 🇳 🇬 🇦 🇳  🇻 🇴 🇹 🇪 ,🇵 🇴 🇮 🇳  🇩 🇦 🇳  🇱 🇮 🇰 🇪  🇩 🇦 🇷 🇮  🇹 🇦 🇲 🇦 🇳  🇹 🇪 🇲 🇦 🇳  🇸 🇪 🇲 🇺 🇦 


😉😊😍🤩


🇸 🇪 🇷 🇹 🇦  🇲 🇦 🇸 🇺 🇰 🇦 🇳  🇩 🇦 🇱 🇦 🇲  🇱 🇮 🇸 🇹  🇫 🇦 🇻 🇴 🇷 🇮 🇹  🇳 🇾 🇦  🇾 🇦 


🙏🙏


🙏

__ADS_1


__ADS_2