PRAHARA CINTA

PRAHARA CINTA
GORO HARI PERTAMA..


__ADS_3

Malah harinya para pemuda dengan bekerja sama menyelesaikan pembangunan pentas,


Hingga pukul 2 pagi....


Semuanya sudah kelelahan dan mengantuk.


Jadi para pemuda itu memilih tidur di ruanga balai pemuda,


Dengan tidur berjamaah..


Esok harinya ,para pemuda dan pemudi sudah mulai mendatangi balai pemuda ..


Tepat pukul 10 pagi.


semuanya sudah hadir .


Deni yang datang terlambat karena goro tadi malam,mata nya yang masih sedikit mengantuk terus terarah kebagian pemudi yang duduk mengumpul sembari bercanda ala anak muda...


Matanya semakin berbinar saat melihat kehadiran Dini diantara kumpulan pemudi yang asik dengan canda tawa mereka.


Melihat Dini yang ceria membuat Deni semakin semagat.


Tanpa pikir panjang .


Deni mengirim pesan kepada Dini


"Dini,makasih telah mau menerima Abang dan berjalan disamping Abang"


isi persan Deni dengan dipenuhi tanda


💓


"Hari ini,Abang akan pergi,membeli kebutuhan tuk mendekor ikut ya!"


isi pesan WhatsApp Deni pada Dini yang mengajak Dini tuk jalan pertama kalinya.


Setelah membuka pesan,


yang membuat muka Dini memerah.


Dini mengedarkan pandangannya tuk mencari keberadaan Deni.


Saat mereka saling beradu pandang.


Dini tersenyum begitu manis pada Deni dengan muka yang bersemu merah,

__ADS_1


membuat Deni menunjukan rona kebahagian yang semakin memancarkan kadar ketampanan nya..


Saat akan membagi pekerjaan.


ketua pemuda ,yang tak lain adalah Deni mengatakan


"klo dia yg akan pergi membeli kebutuhan dekor dengan Dini.


Dan wakil ketua yang lain menyiapkan semua yang ada di balai pemuda."


Salah seorang dari pemudi berkata.


"Bang, aku juga pengen ikut"


dengan nada yang sedikit di imut imut kan membuat semunya tertawa.


hahaha.


tanpa pikir panjang


"ayo Dini."


ujar Deni dengan santainya karena tidak ingi ketahuan dari muda mudi yang lain dengan statusnya saat ini dengan Dini.


Saat Deni sudah mulai bejalan menuju keluar,perlahan Dini mengikutinya dari belang.


ucap Dini pada teman temanya.


"cie .. enaknya jadi Dini,bisa jalan bareng sama ketua pemuda"


celetuk salah satu pemudi yang memperhatikan punggung Dini yang mulai menghilang dibalik pintu balai pemuda.


Saat ini Dini sedang mode menghubungi seseorang.


yang tak lain adalah bundanya.


"Bun.Dini pergi berbelanja tuk keperluan acara di balai pemuda."


ucap Dini pada bunda nya.


"Hati hati yaa nak."


ucap bundanya memberi izin.


sambungan terputus.

__ADS_1


Tampa Dini sadari klo Deni sudah berdiri di belakang nya.


"Bunda,mintak izin pergi berbelanja"


ucap Dini pada Deni yang tidak sangup tuk menatap mata indah Deni,karean detak jantung nya yang semaki berbunyi seperti genderang.


"Semoga bang Deni tidak mendengar bunyi jantungku."


gumam Dini dalam hatinya.


saat ini Deni dan Dini menunggu angkot di pinggir jalan.


mereka berdua masih dalam mode diam,


Tak lama angkot pun datang.


Tuk pertama kalinya mereka duduk begitu dekat dan bersentuhan.


Membuat mereka sama sama bisa mendengar detak jantung yang saling bertautan.


"Dini, kamu kenapa?"


tanya Deni yang melihat Dini tidak nyaman.


"Apa kamu pusing naik angkutan umum?"


tanya Deni kembali


"Nggak apa apa bang."


ucap Dini sembari memegang jarinya.


Reflek Deni memegang jari jari Dini.


Sunguh terkejut Deni saat merasakan jari Dini Yang dingin.


"Mungkin ini kali pertama Dini pergi dengan lawan jenis."gumam Deni dalam hati tanpa melepaskan genggamannya.


Jika ada orang yg melihat mereka tidak kan ada yg menyangka kalo mereka sepasang kekasih.Karena perbedaan postur tubuh mereka yg begitu berbeda,bagai kakak beradik.


Saat ini Dini sudah merasa nyaman saat tangannya berada dalam genggaman Deni,


Yang notabenya Dini juga sangat mengagumi Deni yang sangat perhatian dan penyayang.


**********

__ADS_1


mohon dukungan dan like nya


__ADS_2