
Hari semakin larut,malam kemarin kelam. Deni bersiap tuk tidur
mangecek hp android nya sebentar
dan masih melihat gadis kecilnya online
Tanpa pikir panjang Deni menghubungi nomor gadisnya
tak butuh lama sabungan tersambung..
"Din,kenapa belum tidur?"
ujar Deni memastikan pujaan hatinya baik baik saja..
"Abang kenapa juga belum tidur?"
ujar Dini membalikan pertanyaan
" ini mau tidur abis ngobrol sana Ibu dan Bapak!"
balas Deni jujur
"tidurlah sayang,.udah larut malam ini"
lanjut Deni dengan lembut yang membuat Dini sangat senang.
"bang video call yuk.
sebentar"
rengek Dini manja pada Deni,
tanpa menunggu lama Deni menuruti permintaan Dini.
"kenapa belum tidur?
kembali Deni bertanya melihat kearah gadisnya yang masih menatapnya.
"belum ngantuk!".seru Dini sembari memajukan mulut nya..
"kenapa?
pengen dipeluk?"
ujar Deni menggoda gadis kecil itu
Dini yang sedari tadi memikirkan Deni dan masalah pertunangan mereka
meangukan kepala pelan
yang terlihat jelas oleh Deni
Deni tersenyum
"tidur lah dulu udah larut malam.
besok peluknya"
__ADS_1
bujuk Deni dengan lembut
Dini yang mendengar ucapan Deni
menggelengkan dan meanggukan kepalanya berulang secara bergantian..
hahaha
Deni tertawa melihat tingakah Dini yang sangat lucu dan polos menurutnya
"Bang,,
ucap Dini singkat
"tidurlah sayang, Abang juga udah mengantuk"
I love u."
lanjut Deni mengakhiri percakapan dengan Dini
panggilan terputus..
Dini telah merebahkan badanya diatas kasur tak butuh waktu lama Dini telah sampai di alam mimpi
begitu juga dengan Deni yang sudah dengan napas teratur.
Berbeda dengan seseorang ditempat yang berbeda
masih terbangun dan masih menatap sebuah foto dengan tatapan mata yang nyalang..
ujarnya yang mengelus elus foto Deni dengan lembut
seolah olah mereka sedang bersama.
"kamu pasti juga tidak sengaja menyakiti aku!"
lanjut dengan mencium foto Deni dengan sangat lembut
"kamu pasti telah di guna guna oleh wanita itu.
hingga kamu melupakan aku tuk sesaat!"
lanjutnya memeluk foto Deni dengan posesif
"saya tunggu aku,
aku akan merebut mu kembali!"
ujarnya dengan suara yang sangat lirih mata berkaca kaca.
Yanna kembali tertawa dengan suara yang nyaring dan sangat mengerikan..
Ibu yang mendengar tertawaan anak nya
"Astagfirullah."
Ibu segera bangun menuju kamar Yanna
__ADS_1
tok tok
"Yan...boleh Ibu masuk?"
ujar Ibu dibalik pintu menunggu jawaban Yanna
ceklek
terdengar suara gagang pintu di putar dan pintu terbuka.
sungguh Ibu sangat kaget saat melihat betapa banyak foto Deni berserakan diatas kasur dan lantai kamar anak nya...
"Yan
apa apan ini?"
tanya Ibu yang memandangi semua foto Deni...
"emang Ibu lihat apa??". Yanna balik bertanya sembari berkacak pinggang dengan mata yang menyala merah memancarkan amarah..
Ibu mencoba tuk tetap tenang walau hatinya sudah merasakan kengerian
takut kalo anak tidak terkendalikan...
"ayo Ibu bantu merapikan foto foto ini,
karena besok pagi sekali Bapak akan sampai."
ujar Ibu dengan suara yang gemetar
berharap anak bisa melunak mendengar kata Bapak.
ternyata memang benar
"Bapak pulang Buk?"
ucap Yanna mendekat dan duduk disamping Ibunya yang sedang merapikan foto foto berserakan..
"ayo tidurlah biar besok bertemu dengan Bapak kamu akan tersa segar!"
bujuk Ibu membawa Yanna tidur
tak lupa Ibu mengelus elus kepala anak gadis nya yang tersa sangat hangat bagi Yanna...
cukup lama Ibu menemani Yanna tidur
hingga terdengar deru nafas Yanna yang teratur Ibu menutup tubuh putinya dengan selimut hingga dada dan menutup pintu perlahan
agar Yanna tidak tergangu.
......................
𝐃𝐔𝐊𝐔𝐍𝐆 𝐍𝐎𝐕𝐄𝐋 𝐈𝐍𝐈 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐕𝐎𝐓𝐄 ,𝐏𝐎𝐈𝐍 ,𝐃𝐀𝐍 𝐋𝐈𝐊𝐄 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐭e𝐦𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚.
😉😍🤩
𝐬𝐞𝐫𝐭𝐚 𝐦𝐚𝐬𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐥𝐢𝐬𝐭 𝐅𝐀𝐕𝐎𝐑𝐈𝐓 𝐧𝐲𝐚🙏🙏🙏
__ADS_1