PRAHARA CINTA

PRAHARA CINTA
GIBAH


__ADS_3

pagi ini Deni tidak menjemput Dini.


Hari ini Dini berangkat sekolah dengan temanya


Mita


Uly


Novi


Deni telah bersiap siap tuk pergi ketempat dia mengumpulkan rupiah demi rupiah


yang tanpa dia sadari ada seseorang yang sedang memperhatikan dari kejauhan.


Deni selalu pamit pada Ibu dan Bapak setiap akan pergi dari rumah


memang de6ni anak sopan.


sepanjang perjalanan Deni terus diikuti oleh orang yang dari tadi memperhatikan Deni..


"kamu tidak akan bisa lagi menghilang dari ku"


Gumam orang yang mengikuti Deni sedari tadi dalam hati dengan senyum licik menghias bibirnya..


Saat Deni tidak menuju kedai foto copy yang dekat SMA Pembanguan


orang yang mengikuti Deni mersa curiga


"sebenarnya kamu kemana sih?"


serunya lagi dengan berbisik tanpa berkedip memperhatikan laju motor Deni...


Deni berhenti di sebuah kedai yang didekat pasar,


orang mengikutinya tersenyumlah dengan puas..


dan tetap memperhatikan Deni dengan seksama


""ternyata kamu selama ini .tidak bisa ku temui,


kamu ada disini sayang!"


kembali orang itu berbicara dengan pelan sembari tersenyum dengan senang..


hingga melihatkan gurat kebahagian diwajahnya..


Ditempat tinggal nya


orang orang telah banyak yang berbisik bisik setelah mendengar Yanna kemarin berteriak teriak menimbulkan kehebohan yang memancing tetangga dan warga sekitar menjadi mulai berkumpul dan membicarakannya..


"Iya kemarin,dia membentak bentak Ibunya."


ujar salah seorang tetangga.

__ADS_1


"iya aku juga mendengar Dia berteriak sembari melempar lemparkan benda benda!"


lanjut tetangganya..


"klo aku dengar sih.


Dia memanggil manggil nama seseorang,


klo tidak salah nama Deni!"


ujar tetangganya lagi...


"Deni,anak Pak Ahmad dan Ibu


Dar?"tanya warga yang juga ikut mengumpul disana.


"kenapa nama anak Buk Dar yang dipanggil..


Deni itu saja selalu sopan dan berkelakuan baik selama ini."


ujar Warga lagi.


"aku dengar dengar sih.


Yanna suka dengan Deni..


waktu itu Ibu dan Bapak nya telah pergi meminang Deni."


ujar tetangganya dengan sangat semagat namun terputus saat salah seorang dari mereka menyela.


bagaimana ?"


tanya salah satu warga yang penasaran dengan sangat berapi rapi..


"setahuku sih ,,keluarga Deni menolak lamaran itu!"


ujar tetangga itu sembari mengangguk anggukan kepalanya sembari melipat tangan di dada..


"kasihan kita sama Yanna!


mungkin dia stres kali karena penolakan pria yang termasuk paling ganteng dikampung ini!"


ujar salah seorang warga dengan raut wajah yang juga prihatin..


"Klo aku tidak salah dengar ni...


Deni itu sudah punya calon!"


Seru salah seorang tetangganya dengan berkacak pinggang karena merasa yang paling tau saat ini.


semuanya warga yang berkumpul serempak melihat kepada orang yang berkata tadi..


"tau dari mana kamu?"

__ADS_1


lanjut salah seorang kembali..


Waktu itu ada lagi yang datang meminang Deni..


Ibul nya bilang Deni


kalo Deni sudah mempunyai kekasih dan tidak mungkin merima pinangan dari wanita lain..


"orang mana?"


lanjut warga yang lain karena penasaran


Dengan menaikan bahu dan tangan ke udara orang itu mengeleng sedikit mencibirkan bibir nya pertanda tidak tau...


tiba tiba warga yang berkumpul mulai mengakiri pembicaraan mereka kareana melihat salah seorang dari tetua masyarakat lalu


dan tidak ingin kena ceramah telah berkumpul dan menggibah kan seseorang


"aku balik dulu"


ujar salah seorang dari mereka


"Pak Haji "


seru yang lain menyapa tertua masyarakat dengan sedikit membungkuk kan badan


"ngapain pagi udah rame?"


tanya tetua kareana melihat keramaian ibu ibu


"ini Pak,,


kami akan mengakan goro PKK


ujar salah seorang dari dari mereka berbohong tuk menghindari ceramah dari tetua masyarakat


"oo


ya ya."


ucap tetua sembari berjalan meninggalkan gerombolan ibuk ibuk.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


ᎷϴᎻϴΝ ᎠႮᏦႮΝᏀᎪΝ ΝϴᏙᎬᏞ ᏆΝᏆ🙏🙏🙏


ᎠᎬΝᏀᎪΝ ᏙϴͲᎬ, ᏢϴᏆΝ, ᎠᎪΝ ᏞᏆᏦᎬ ᎠᎪᎡᏆ ͲᎬᎷᎪΝ ՏᎬᎷႮᎪ 😉🤩😍


ᎫᎪΝᏀᎪΝ ᏞႮᏢᎪ ᏦᎪՏᏆᎻ ᎻᎪᎠᏆᎪᎻ ᎽᎪᎪ


🤭✌️


ՏᎬᎡͲᎪ ᎷᎪՏႮᏦᎪΝ ᎠᎪᏞᎪᎷ ᏞᏆՏͲ ҒᎪᏙϴᎡᏆͲ ΝᎽᎪ

__ADS_1


🙏🙏🙏


...🙏😉...


__ADS_2