
Dengan motor yang melaju sagat kencang Yanna kembali kerumah dengan kondisi yang berantakan.
sepanjang perjalanan orang orang melihat Yanna dengan sangat heran.
"kenapa itu dengan Yanna?"
ujar salah seorang yang melihat dan memperhatikan Yanna dengan muka masam pakain kotor metik nya.
tiba tiba ban motor Yanna mendecit karena merem mendadak
hampir menyerempet pejalan kaki.
"apa tidak lihat kalo motor saya mau lewat"
teriak Yanna dengan kesal pada pejalan kaki yang merasa kalo dia di posisi yang benar..
Yanna yang kesal tidak menyadari kesalahannya
Yanna membawa motor dengan tidak konsentrasi
malah orang lain yang disalah kan..
Yanna sangat kesal karena pemandangan tadi pagi dan sikap dukun tempatnya mintak bantuan membuat Deni agar patuh kepadanya tidak bisa diharapkannya.
karean keributan yang di sebab kan Yanna orang orang mulai berkumpul.
"kamu tidak kenapa napa?"
tanya salah seorang pada pejalan kaki yang sudah dimarahi Yanna
"tidak, Buk!"
jawab pejalan kaki itu yang masih berada di kerumanan orang orang
"apanya lihat lihat ,dasar orang tidak punya kerjaan "
seru Yanna masih dengan emosi yang meledak-ledak kepada orang orang yang berkerumun melihatnya..
"jangan marah marah ,
mintak maaf
jelas jelas kamu yang salah!"
ujar salah seorang melihat Yanna, orang itu sangat tidak senang dengan sikap Yanna.
"ngapain aku yang mintak maaf,
dia yang gak lihat jalan!"
teriak Yanna sembari memajukan motornya.
"sial,
semua ini gara gara Dukun gadungan itu!"
umpat Yanna melajukan motornya..
"itu kan Yanna,
__ADS_1
anak buk Tin dan Pak Nawir!"
seru seseorang yang dari tadi memperhatikan kerumunan yang telah mulai berangsur sepi.
"pak Nawir,
yang polisi itu?"
tanya salah satunya..
"pantesan dia bergaya jalan milik nya.
ngerasa tidak terjangkau hukum!"
cemooh salah seorang dari mereka
"udah udah
bubar semua,
kan tidak ada yang terluka ngapain juga ngomongin orang"
seru Sura yang berhasil membuat semuanya memilih tuk bubar
ternya itu
salah seorang yang Dituakan.
Yanna yang masih kesal sesampai dirumah
bergegas memasuki kamar madi.
Ibu Tin,
yang melihat putrinya sangat berantakan mersa kaget dan kwatir
memilih menunggu Yanna keluar dari kamar mandi.
Ibu Tin dengan sabar berdiri di diding samping kamar mandi.
"ibu ngapain duduk Disini?"
tanya Yanna yang kaget keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk yang dililitkan menutup dada hinga baian paha atasnya kamar mandi melihat ibunya menungguinya.
"kamu dari mana?
kenapa sangat berantakan tadi?"
tanya ibu yang masih kwatir penuh selidik..
"bukan urusan Ibuk!"
seru Yanna yang melenggang pergi meningalkan Ibunya yang masih menanti jawaban menuju kamarnya tuk memakai baju.
Ibu sangat tersentak mendengar ucapan putrinya yang membentak membuat hatinya terluka
tanpa sadar telah meneteskan air mata.
"Ibuk"
__ADS_1
teriak Yanna yang sudah rapi mencari keberadaan orang tuanya.
dengan sedikit bergegas Ibu berjalan mendekati anak gadisnya
"ada apa Yan?"
seru Ibu dengan pancaran kasih sayang berharap anak gadisnya bisa diberi pengertian.
"Ibu kan tau Yanna suka dari dulu sama Deni,,
Yanna mau Ibu membatu Yanna tuk bisa mendapatkan Deni!"
seru Yanna dengan lantang
terpancar kemarahan dari sorot matanya..
"Yanna
itu tidak mungkin nak.
kareana lamaran kita sudah ditolak keluarganya!"
ujar Ibu dengan suara yang bergetar sembari memegang pundak Yanna
Yanna mendorong tangan Ibu yang menyentuh nya dengan karas..
"Ibu harus mencoba kembali dan paksa mereka dengan status ayah yang Polisi"
lanjut Yanna dengan menatap Ibunya tanpa kasihan melihat wanita yang telah melahirkan nya dengan air mata membasahi pipi keriputnya
"Yanna tidak mau tau..
karena Yanna sangat mencintai Deni!"
seru Yanna yang tiba-tiba menangis sekuat kuatnya
melihat perubahan Yanna Ibu kaget dan mendekat memeluk putrinya
juga merasakan kepedihan yang amat dalam dari tangis putinya..
Buk Tin mengusap punggung putinya
"Yanna kamu kenapa Nak?""
tanya Ibu tanpa mendapat kan jawaban
hanya mendengar isak tangis dari putrinya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
𝘿𝙐𝙆𝙐𝙉𝙂 𝙉𝙊𝙑𝙀𝙇 𝙄𝙉𝙄 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 :
𝙑𝙊𝙏𝙀, 𝙋𝙊𝙄𝙉, 𝘿𝘼𝙉 𝙇𝙄𝙆𝙀
𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙩𝙚𝙢𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙢𝙪𝙖
😉😍🤩
𝙨𝙚𝙧𝙩𝙖 𝙢𝙖𝙨𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙡𝙞𝙨𝙩 𝙁𝘼𝙑𝙊𝙍𝙄𝙏 𝙣𝙮𝙖
__ADS_1
🙏🙏🙏🙏