
"Aku curiga sama Uly!"
tiba tiba Mita berucap pada Novi
memecahkan kesunyian mereka sedari tadi.
"kayak nya tu anak lagi sembunyikan sesuatu dari kiat"
lanjut Mita..
"soalnya seminggu ini tingkahnya semakin aneh"
jiwa detektif Mita mulai keluar.
"klo aku gak salah ni..
tuk Ulat keket udah jadian sama karyawan Bang Deni!"
balas Novi yang masih asik dengan benda pipih miliknya..
tampa melihat lawan bicara disamping nya..
"menurut Ku,,
ulat Keket sekarang lagi berduaan sama tu cowok."
lanjut Novi dengan penuh keyakinan dan menatap Mita.
"coba deh hubungi"
balas Mita yang mencari nomor Uly di daftar pangilan terakhir
Uly yang membatu Bio menutup kedai terhenti saat mendengar nada indah mengalun dari hp yang masih teronggok diatas etalase..
melihat bama pemanggilan dari nama yang dikenalnya,Uly menggeser tanda hijau.
"hai Mita,
kangen ya?"
seru Uly dengan riang seperti biasanya,
tanpa mempedulikan Orang yang ada disampingnya.
"Uly,
kamu lagi dimana?"
tanya Mita tanpa memperdulikan basa basi dan candaan dari Uly.
"Kenapa?"
balas Uly yang bingung harus menjawab apa..
"ngak,aku sama Novi pengen main tempak kamu!"
lanjut Mita sembari menatap pada Novi yang mendengarkan pembicaran mereka dari tadi
"sorry,Ta
aku lagi ngak dirumah ni!"
lanjut Uly sembari melihat pada Bio
yang menyelesaikan semuanya
dan telah mengenakan jaket hoodie milik nya.
"kamu lagi pacaran ya?"
__ADS_1
tanya Novi
tiba tiba terdengar sura penuh selidik.
yang diikuti tawa Mita
"kasih tau ngak yaa!"
balas Uly dengan gaya nya yang selama ini berhasil membuat Novi berdecit
"sch."
Uly ketawa mendengar decit Novi
"ntar aku hubungin balik ya,,
ini aku udah ditunggu ama Ayang Bebeb"
ucap Uly mengakiri panggil an ..
Mita dan Novi sama melihat satu sama lain dan mencibirkan mulut mereka denga alis mata yang terangkat.
"Dasar Ulat Keket
ngak punya Akhlak!"
umpat Novi yang mengembalikan hp milik Mita..
"ni,hp"
celetuk Novi menyodorkan pada Mita.
"Aku rasa Uly,,
sekarang masih di tempat Bang Deni!"
"sana yuk."
ujar Mita lagi pada Uly.
"ngak keburu Ya.
mungkin mereka udah pergi"
balas Novi yang melihat jam dinding
menunjukan jam empat sore
"besok aja,tu Ulat Keket
kita interogasi."
lanjut Uly yang juga menyandang tas ranselnya,
"Ayok balik"
ajak Novi pada Mita
karena sedari tadi mereka masih berada dikedai bakso langganan empat sekawan itu,
masih dengan seragam putih abu abu.
"Buk De,
balik dulu!"
ujar Mita sembari membayar bakso dan keripik yang mereka makan berdua tadi
"iya Non.
__ADS_1
terimakasih"
jawaban tukang bakso
yang masih melihat kedua anak gadis yang sepantaran dengan anaknya.
saat mesin motor Novi telah menyala.
"hati hati Non!"
seru tukang bakso memperingati gadis remaja yang berseragam putih abu abu itu dengan senyum tulus yang terukir dari bibirnya.
Uly sudah berada di boncengan motor Bio.
Meraka mengabiskan waktu berdua mencari tempat makan sebelum Bio mengantar Uly pulang kerumah.
sepasang anak manusia itu singah ke warung bakso Pak De.
Uly yang baru turun dari boncengan Bio
"Pak De!"
sapa Uly ramah
"Non Uly..
baru sebentar ini
Non Mita dan Novi pergi,"
ujar Pak De mengalihkan pandangan pada Bio yang mengikuti langkah Uly..
Uly tidak menghiraukan perkataan tukang bakso,malah melanjutkan langkah nya mencari tempat duduk.
''mau pesan apa Non,bakso apa pangsit?"
ujar Pak De menatap Uly dan Bio secara bergantian..
yang telah duduk di meja paling pojok.
Uly melihat kearah Bio
"bakso aja"
seru Bio lembut pada Uly.
"bakso dua Pak De.
pakai telur."
ujar Uly sembari menuangkan air kedalam gelas tuk mereka berdua..
"ini Non"
ujar Pak De yang meletakan dua mangkok bakso diatas meja,sesekali melihat Bio.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
ᎷϴᎻϴΝ ᎠႮᏦႮΝᏀᎪΝ ΝϴᏙᎬᏞ ᏆΝᏆ🙏🙏🙏
ᎠᎬΝᏀᎪΝ ᏙϴͲᎬ, ᏢϴᏆΝ, ᎠᎪΝ ᏞᏆᏦᎬ ᎠᎪᎡᏆ ͲᎬᎷᎪΝ ՏᎬᎷႮᎪ 😉🤩😍
ᎫᎪΝᏀᎪΝ ᏞႮᏢᎪ ᏦᎪՏᏆᎻ ᎻᎪᎠᏆᎪᎻ ᎽᎪᎪ
🤭✌️
ՏᎬᎡͲᎪ ᎷᎪՏႮᏦᎪΝ ᎠᎪᏞᎪᎷ ᏞᏆՏͲ ҒᎪᏙϴᎡᏆͲ ΝᎽᎪ
🙏🙏🙏
__ADS_1