PRAHARA CINTA

PRAHARA CINTA
IZIN DAN BOLOS


__ADS_3

Dini yang sedari tadi mersa bosan dan jenuh karena hanya terus berda dalam lamar.


memilih tuk keluar,


saat membuka pintu kamar Dini sangat kaget karena melihat beberapa orang berda diruangan tengah dan dapur.


"Bun,kok rame?"


tanya Dini penasaran sembari mengedarkan pandangannya.


Bunda tersenyum melihat anaknya


"besok kan pertunangan mu saya!


jadi minta bantuan tetangga tuk bantu masak"


ucap bunda lembut


"masak kamu lupa?"


lanjut bunda yang dibalas Dini dengan gelengan kepala..


"Ee Dini,,udah besar aja,bentar lagi tunangan!"


seru salah seorang yang menyadari kehadiran Dini..


"iya bu!"


balas Dini dengan senyum yang sangat manis..


karana mersa jadi pusat perhatian,Dini memilih kembali kemar.


"bun,Dini kekamar dulu!"


ucapnya yang bergegas menuju kamar..


sesampai di kamar Dini mengambil benda kesayangannya,dan melakukan pangilan Video dengan ketiga temanya.


saat panggilan tersambung,


"kenapa kamu tadi izin,Din?"


"kamu sakit ya,Din?"


"ngak seru kalo ngak ada kamu."


tanya uly dan Novi bertubi tubi.


"satu satu dong nanyanya,bikin aku pusing!"


sela Dini saat mendengar teman mya menceracau.


"kemaren aku keserempet motor,,


jadi istirahat!"


balas Dini jujur,tidak ingin memberi tahu kawan kawan nya kalo besok adalah acara pertunangan nya.

__ADS_1


"aaa,, keserempet?"


sela Mita sangat kwatir


"aku ngak apa apa,cuma lecet dikit."


balas Dini dengan menunjukan bekas lukanya.


"kenapa kamu tidak kasih kabar ama kita kita?"


geram Novi sedikit kesal..


Dini yang menyadari sikap Novi,hanya bisa tersenyum dengan memperlihatkan deretan giginya yang putih..


"oo ya, kamu Ta!


kemana bolos berduaan sama Alam?"


interogasi Novi


membuat Mita kaget tidak menyangka,kalo Novi akan mempertanyakan semuanya.


"bolos,sama Alam!"


seru Dini yang kaget mendengar ucapan Novi pada Mita.


"insting ketua mafia lagi on."


celetuk Uli mendengar ucapan Novi.


Ibu dari Deni sangat kaget karna melihat kedatangan seorang gadis yang cukup dikenal nya,


"assalamualaikum,buk."


ucap gadis itu yang telah samai didepan pintu,memilih masuk tanpa dipersilakan


"waalaikum salam"


ucab Ibu pelan karena sangat bingung..


dengan mencium tangan ibu,


"Deni mana Bu?"


tanya nya ramah dengan senyum yang terukir dibibirnya.


"De,,Deni,"


ucap ibu yang terbata dan melihat bayangan anaknya baru pulang.


"itu Deni."


lanjut ibu menatap nanar keluar rumah.


Saat melangkah masuk,Deni mengerutkan dahinya dan menatap Yanna dengan tatapan dingin..


"ngapain kamu kesini?"

__ADS_1


tanya Deni sinis yang tidak berpengaruh pada gadis itu.


"aku kangen sama kamu!"


ujar Yanna tanpa malu dengan keberadaan ibu Deni diantar mereka.


Deni semakin kesal dan memutar bola matanya.


"kamu tidak diharapkan disini,


pulang lah dan jangan lagi mencari cari aku,tolong hentikan obsesi mu pada ku!"


ucap Deni dengan sangat tegas


membuat Yanna mersa tidak dihargai dan dicampakkan.


hahaha


"apa yang kurang dari ku?


apa yang kamu lihat dari l***e itu?


sekarang mungkin dia telah meregang nyawa!"


ceracau Yanna tanpa sadar telah mengakui kalo dialah yang telah menyerempet Dini..


Deni yang sangat marah dan geram


"jadi kamu yang sengaja Membuat Dini terluka?"


tanya Deni dengan mata yang menyala suara yang menggelegar.


tidak membuat Yanna gentar.


"pergi dan jangan tunjukan mukamu lagi dihadapan ku,kalo kamu tidak mau masuk penjara!"


bentak Deni sangat keras.


Ibu yang melihat putranya baru pertama kali berbicara emosi mersa sangat kaget dan gemetar.


......................


...❤️🌹💓...


𝑫𝑼𝑲𝑼𝑵𝑮 𝑵𝑶𝑽𝑬𝑳 𝑰𝑵𝑰....


𝒅𝒆𝒏𝒈𝒂𝒏


𝑽𝑶𝑻𝑬,𝑷𝑶𝑰𝑵,𝑫𝑨𝑵 𝑳𝑰𝑲𝑬 ...


𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒕𝒆𝒎𝒂𝒏-𝒕𝒆𝒎𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒎𝒖𝒂


😉😍🤩


𝒔𝒆𝒓𝒕𝒂 𝒎𝒂𝒔𝒖𝒌𝒂𝒏 𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎 𝒍𝒊𝒔𝒕 𝑭𝑨𝑽𝑶𝑹𝑰𝑻 𝒏𝒚𝒂 𝒂𝒂𝒂


🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2