PRAHARA CINTA

PRAHARA CINTA
RUMAH MAKAN


__ADS_3

Deni melajukan motornya dengan kecepatan sedang dan berhenti di sebuah rumah makan


karena waktu makan siang telah terlewatkan.


perut mereka bunyi keroncongan,cacing cacing dalam perut mereka


sudah mulai berteriak mintak dikasih makan.


Pasang kekasih itu berhenti rumah makan padang


yang memiliki tampat makan bersekat sekat.


Deni sengaja memilih tempat ini


karena ruangannya privasi.


"ayo Din"


ajak Deni setelah memarkirkan motornya.


Dengan patuhnya Dini mengikuti langkah kaki Deni


"Uda makan disi ya"


ujar Deni pada pelayan


dan pelayan menuntun Deni keruangan yang kosong.


Umumnya orang yang datang kerumah makan padang ini berombongan satu keluarga tau orang kantoran.


itu sebabnya dibuat sekat sekat agar tidak mengganggu privasi dari tamu yang datang untuk bersantai sembari mengisi perut mereka yang lapar.


Deni dan Dini diarahkan ketingkat atas


dan kebetulan mengarah pada pemandangan yang menghadap ke pegunungan dan taman tempat orang melepaskan lelah serta bermain dengan keluarganya.


Tak lama menunggu pelayan datang membawa nasi sebakul yang dikuti pelayan yang lain membawa berbagai macan lauk pauk masakan padang.


sepasang sejoli itu makan dengan lahap karena rasa lapar yang telah melanda mereka berdua...


selama mereka makan


Deni tidak hentinya menatap wajah Dini yang sangat mengemaskan baginya


saat itu Dini mersa diperhatikan


"Abang apa ada yang salah?"


tanya Dini sembari membersihkan mulut


hingga membuat Deni tersenyum jahil


"tidak,kamu itu


manis bagi Abang dan pengen aban makan!"


ujar deni tanpa mengalikan pandanganya..


"dimakan?


abisin tu makanan di piring Abang!"


sela Dini dengan menggembungkan pipinya

__ADS_1


dan seta mengabil air minum


tuk mendorong makanan yang tak sanggup ditelannya karena tatapan Deni membuatnya Dini salah tingkah


"kunyah dulu Dini.


kok didorong pakai air.


minum itu pela pelan."


ucap Deni melihat kekasihnya yang mendeguk air satu gelas tanpa jeda.


setelah mereka selesai makan..


mereka asik bercerita dan bercanda berdua.


"Din,sini duduk "


serunya menyuruh Dini pindah disisinya karena sedari mereka duduk berhadapan.


Dengan polosnya Dini bangkit dan pindah duduk disisi Deni


mengarahkan pandanga keluar jendela kaca.


dengan lembut tangan Deni mengusap rambut panjang Dini


dan merangkul pinggan ramping kekasihnya.


sedang asik bercerita


tiba tiba Deni mendaratkan ciuman di bibir Dini.


yang telah terbiasa mendapat ciuman Deni


hanya tersenyum mentap wajah pria yang ada didepanya itu


"Din,minggu depan keluarga kita akan makan bersama.


apa yang kamu inginkan atas hubungan kita ini,


jika keluarga kita nanti bertanya?"


ujar Deni lembut.


Dini mengurai pelukanya dan terdiam menatap Deni.


"maksut Abang?"


tanya Dini yang mersakan kebingungan


Deni membingkai wajah kekasihnya dengan tangan sedikit mengangkat dagunya


"Dini,,


Abang sagat menyayangi mu.


Abang ingin semua ini bukan sekedar pacaran saja."


ucap Deni terhenti saat Dini menyela


"maksut Abang??


tanya Dini yang semakin binggung dengan ucapan Deni dengan wajah yang penuh selidik.

__ADS_1


Deni menggenggam tangan Dini dengan erat


"Din,


Abang ingin kita tunangan dan menikah?"


lanjut Deni dengan menujukan wajah serius dan bersungguh-sungguh...


"Bagai mana dengan sekolah Dini Bang?"


ujar Dini tanpa memalingkan mukanya


menatap Deni dengan mata yang mulai bekaca kaca.


"kita kan tunangan dulu..


kamu bisa melanjutkan sekolah."


ujar Deni menjelaskan pada gadisnya dengan sangat lembut sembari kembali mendaratkan ciuman di pucuk kepala Dini .


"Dini mau kan?"


ujar Deni yang masih memeluk dini dalam dekapannya.


Dini meanggukan kepala dalam pelukan Deni..


"nanti klo Abang bosan sama Dini. bagai mana?"


tanya Dini polos.


"Abang tidak akan pernah bosa. sama kamu sayang!"


lanjut Deni mencium bibir Dini dengan sedikit diisap.


Dini membulatkan mata dan memukul paha Deni..


"Abang"


ujar Dini dengan wajah yang bersemu merah.


karena kondisi Deni yang sudah mulai memanas


ada gerakan dari bagian bawahnya yang mengersa.


Deni mengajak Dini tuk keluar dari rumah makan dan membayarnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...bagi yang suka dengan...


...🅿🆁🅰🅷🅰🆁🅰 🅲🅸🅽🆃🅰...


...🅳🅴🅽🅸 🅳🅰🅽 🅳🅸🅽🅸...


ᎷϴᎻϴΝ ᎠႮᏦႮΝᏀᎪΝ ΝϴᏙᎬᏞ ᏆΝᏆ🙏🙏🙏


ᎠᎬΝᏀᎪΝ ᏙϴͲᎬ, ᏢϴᏆΝ, ᎠᎪΝ ᏞᏆᏦᎬ ᎠᎪᎡᏆ ͲᎬᎷᎪΝ ՏᎬᎷႮᎪ 😉🤩😍


ᎫᎪΝᏀᎪΝ ᏞႮᏢᎪ ᏦᎪՏᏆᎻ ᎻᎪᎠᏆᎪᎻ ᎽᎪᎪ


🤭✌️


ՏᎬᎡͲᎪ ᎷᎪՏႮᏦᎪΝ ᎠᎪᏞᎪᎷ ᏞᏆՏͲ ҒᎪᏙϴᎡᏆͲ ΝᎽᎪ

__ADS_1


🙏🙏🙏


...🙏😉...


__ADS_2