PRAHARA CINTA

PRAHARA CINTA
MANJA


__ADS_3

"Abang mampir yuk"


ujar Dini dengan suaranya yang terdengar manja oleh Deni..


melihat tingkah Dini


tidak tega tuk menolak


memilih mengikuti langkah Dini mensejajarkan langkahnya.


dengan senyum yang sulit tuk pahami Deni sedikit membungkuk


"sayang,,,


jangan mampir aja!


ajak nginap Abang juga mau?"


ujar Deni lembut


berhasil membuat Dini menoleh melihatnya


dengan muka yang memerah tangan memukul Deni lembut..


Deni tertawa


hahaha


mendengar ada sura diluar


Bunda mengintip di jendela


ikut tersnyum melihat tingkah anak gadisnya dengan Deni


yang terlihat lucu...


bunda bergegas membuka pintu,


"ayo masuk!"


ujar Bunda yang masih tersenyum


melihat kedua nya...


"Bun,kenapa senyum senyum?"


tanya Dini didepan pintu karena tidak biasanya Bunda seperti itu dan begitu bahagia.


Bunda yang telah duluan berjalan masih terukir senyum dibibirnya,


walau sudah mulai tua bunda masih terlihat cantik ditambah dengan senyumnya yang manis


"ayo masuk,ajak Deni sekalian!"


seru Bunda yang telah sampai di dapur mengabil air minum dan cemilan yang dibawa keruangan tengah..


"aku ganti baju dulu!"Sorak Dini yang telah menghilang dibalik pintu kamarnya..


Deni masih terpaku melihat kearah Dini menghilang


tersadar saat Bunda menarok nampan yang berisi cemilan dan air teh manis diatas meja.


"Den,minum dulu."


ujar Bunda dengan lembut masih melihat Deni dengan senyum yang tulus..


"iya, Bun!"


balas Deni singkat

__ADS_1


"AYAH belum pulang!"


lanjut Deni setelah meminum teh manis yang disajikan calon mertuanya.


"Belum,Ayah biasa pulang jam 7 malam"


lanjut Bunda yang menatap jam dinding..


"Dini,anak nya manja ya Den?"


tanya Bunda dengan senyum melihat Deni


menanti jawaban.


terukir senyum dari bibir Deni memancarkan ketampanan yang sempurna


mendengar ucapan Bunda


"iya!"


balas Deni yang juga meanggukan kepala nya.


pandangan Deni teralihkan saat melihat Dini melangkahkan menuju ruangan tengah dengan pakain piyama celana selutut baju lengan pendek rambuat diikat asal.


lihat sorot mata Deni


Bunda kembali memperhatikan tingkah putrinya yang malu malu yang terlihat sangat lucu.


kembali bunda tersenyum.


"Bun,napa senyum terus,,


ada yang salah sama Dini?"


rengek Dini dengan manja..


Deni tidak bisa menahan tawanya


hahahaha


"Abang juga tertawa"


ujar Dini dengan muka yang ditekuk dan pipi yang menggembung kesamping seperti bakpao...


"Din,,jangan seperti anak kecil juga.


kamu kan udah dewasa.


bentar lagi tunangan!"


ujar Bunda membujuk anak gadisnya yang ngambek.


Dini semakin salah tingkah


mengarahkan pandangan pada Deni yang sedari tadi menatapnya dengan penuh kasih.


saat matanya beru pandan dengan


Deni mengedipkan salah satu mata pada Dini..berhasil membuat gadis kecil itu tersenyum manis..


Bunda yang menyadari interaksi mereka berdua hanya bisa tersenyum tipis.


Bunda bergegas berdiri saat teringat kalo tadi lagi memasak didapur tuk Ayah..


"Bunda,lanjutkan masak dulu.bentar lagi ayah pulang"


ucap Bunda meninggal Dini dan calon menantunya diruangan tengah...


"Din, Abang balik dulu ya!"

__ADS_1


serunya sembari membelai lembut kepala gadis kecil yang berhasi mengaduk aduk perasan nya.


"kok!"


ujar Dini terhenti saat disela Deni..


"besok Abang jemput lagi"


sela Deni yang paham dari ucapan dan tatapan gadis kecinya..


Dini menghela napas bergelayut ditangan Deni.


reflek Deni mencium kepala Dini


"kalo begini Abang bisa khilaf dan malu sama bunda"


ujar Deni pelan yang masih terdengar oleh Dini..


Dini melepaskan tanganya


"Bun, Abang mau pulang"


teriak Dini saat Deni telah menuju dapur untuk pamit pada calon mertuanya..


Bunda kaget melihat Deni tiba tiba sudah berada di belakang nya,


"makan malam disi Den!"


ujar bunda .


"lain kali aja Bun"


balas Deni


"aku balik dulu Bun"


lanjut Deni melangkahkan kaki keluar yang diikuti Dini


"Abang"


tiba tiba dini bersuara


"mm"


seru Deni melihat gadis kecil itu


"manggil aja,


hati hati"


lanjut Dini


Deni menatap lembut kearah gadis kecil itu


mengangguk an kepala pergi dengan motornya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


𝘿𝙐𝙆𝙐𝙉𝙂 𝙉𝙊𝙑𝙀𝙇 𝙄𝙉𝙄 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 :


𝙑𝙊𝙏𝙀, 𝙋𝙊𝙄𝙉, 𝘿𝘼𝙉 𝙇𝙄𝙆𝙀


𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙩𝙚𝙢𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙢𝙪𝙖


😉😍🤩


𝙨𝙚𝙧𝙩𝙖 𝙢𝙖𝙨𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙡𝙞𝙨𝙩 𝙁𝘼𝙑𝙊𝙍𝙄𝙏 𝙣𝙮𝙖


🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2