
Siang kini telah berganti malam.
semburan jingga mulai membias di langit yang cerah.
setelah melewati siang yang melelahkan dengan hasil yang memuaskan hatinya.
Yanna memilih tuk beristirahat di kamarnya.
Yanna merebahkan tubuhnya diatas ranjang dengan tangan yang merentang..
"kemarin aku kau buat menangis lo*** kecil..sekarang aku yang buat kau menangis,hahaha"
ucap Yanna dengan hati yang sangat senang berbunga bunga bagaikan berada Ditaman seribu bunga.
Ditempat lain Alam masih sangat kesal dan kecewa dengan kenyataan kalau gadis yang selama ini dijaga dan diperhatikan seperti tanaman bunga, sudah mekar dipetik orang.
Mita yang sedari dulu diam-diam menaruh rasa pada Alam selalu memberikan perhatian yang lebih dan berusaha tuk bisa pantas berada disisi Alam..
Mita yang sedari tadi kepikiran Alam, berinisiatif tuk mencari tau keadaan Alam,dengan mengambil hp kesayangan nya dan mengetik pesan:
"Alam,,kamu udah tidur?"
mendengar ada pesan masuk Alam bergegas melihat dan membaca.
Dengan senyum licik Alam membaca pesan,dan membalas..
"ini mau tidur,kamu kenapa belum tidur?"
Mita yang mendapatkan balasan merasa sangat senang,Dia mersa sedang berda diantara hamparan bunga mawar yang bertaburan.
Mita senyum senyum saat membalas pesan
"Belum,kepikiran kamu!."
balas Mira jujur
ting..
Alam yang membaca pesan Mita,
dengan mengangkat sudut bibir...
__ADS_1
tanpa membalas kembali.
matahari pagi telah menapakkan sinarnya menyinari bumi.
Mita yang baru datang besama Novi dan Uli sangat kaget,
Karena Alam lelah menunggunya di gebang
"Ta,bisa kita ngobrol berdu?"
tanya Alam serius dengan matanya yang menatap Mita lembut tidak beralih dari dari wajah Mita.
Novi dan Uli yang memperhatikan Alam mesa ada yang aneh,
"boleh,dimana?"
balas Mita yang sangat senang,karena bisa berduaan dengan pria yang selama ini Dikaguminya.
"ikut aku!"
ajak Alam melangkahkan kaki menuju motornya
"ayo naik"
Mita yang mendengar ajakan Alam mengikuti semua ucapan Alam tanpa memperdulikan tatapan menyala Novi dan Uli pada nya..
"hai!
kalian bolos?"
teriak Uly,tang tidak mendapat balasan karena Alam telah melajukan motor RX-King nya.
"kau sangat ngeri melihat tatapan Alam sama Mita!"
celetuk Novi
"semoga saja Alam tidak kilaf."
lanjut Uli yang berhasil membuat mata Novi melebar
"maksud nya?"
__ADS_1
tanya Novi yang bingung dengan ucapan Uli..
"Alam,kan lagi sakit dan patah hati karena Dini,
jangan samapi dia melampiaskan semuanya pada Mita yang dari dulu sangat tergila-gila sama Alam."
ujar Uli dengan santai yang berhasil membuat Novi kaget dengan mulut yang menganga dan kedua alis berkerut..
"serius?
kenapa aku tidak mengetahuinya?"
tanya Novi penuh selidik mentap Novi tajam.
Membuat Novi bergidik ngeri..
"ampun ketua mafia,
aku belum mau mati muda,
kasihan bebeb ku!"
canda uly dengan meangkat kedua tangan keatas memancing perhatian semua siswa-siswi yang melintas diantara mereka berdua dengan senyum dan tawa.
"kamu itu kalo ngomong bisa serius ngak,,lihat kita jadi perhatian orang orang!"
gerutu Novi yang menarik tangan Uli menuju kelas mereka..
Uly yang mersa ada persan masuk,merogoh tasnya dan melihat nama si pengirim pesan,Dengan senyum yang terukir dibibirnya bergegas membaca pesan..
"say,,tolong jemput surat izin Dini kedepan,sekalian aku rindu!
pesan Bio dengan mengoda uly.
"what?
Dini juga izin hari ini!"
teriak Uly
"aa,,,,apa?"
__ADS_1
ulang Novi..
yang telah melihat Novi sedikit berlari keluar pintu dan menghilang.