PRAHARA CINTA

PRAHARA CINTA
DITEMPAT YANG BERBEDA


__ADS_3

Deni dan Dini merasa kan kebahagian atas hubungan merka mendapatkan restu dari kedua belah pihak


Deni melajukan motornya dengan santai menuju sebuah tanan dipinggir kota dengan Dini yang melingakarkan tangan di pinggan calon tunangannya..


Ditempat lain ada seorang gadis yang masih mengurung diri dalam kamar sembari menatap Foto Deni..


"Deni kamu harus jadi milik ku!"


ujarnya seraya menciumi foto d6eni dengan senyum licik yang terukir dari mulutnya...


"aku akan lakukan apa saja,,agar kamu bisa menjadi milik ku."


lanjut nya dengan mata yang nyalang ..


Ditaman Deni tidak melepaskan genggaman tangan nya dari tangan Dini..


"Dini,apa kamu senang dengan keputusan orang tua kita ?"


tanya Deni sembari membingkai wajah Dini yang telah berhasil membuat nya tergila gila


Dini meanggukan kepala"tapi Bang!"


lanjut Dini dengan sedikit ragu..


"tapi apa?"


tanya Deni sembari menatap mata Dini dengan sangat dekat


embusan napas Deni mengenai wajah Dini yang membuat Dini meremang,


menghambur kan tubuh nya pada Deni memeluk dengan erat


"Dini,udah tau tentang kak Yanna yang tetap menemui Abang"


ucap Dini tanpa melepaskan pelukannya..


Deni mencium kepala Dini.


"tidak akan ada yang berubah diantara kita..


karena Yanna bukanlah siapa siapa bagi Abang!"


ucap Deni sembari mengusap rambuat Dini yang terurai


terasa sangat nyaman bagi gadis kecil yang telah jatuh cinta pada pria dewasa itu.

__ADS_1


Dini mendongak kan kepalanya menatap wajah Deni mencari kebohongan di sana .


Dini tidak menemukan kebohongan dimata kekasihnya.


Deni memanfaatkan kan kesempatan tuk mencium bibir gadis kecilnya itu,


dengan sangat lembuat.


Dini yang telah bisa menerima ciuman panas dari Deni,


membalas ciuman itu hingga dia kehabisan napas.


Deni melepaskan ciuman itu


mereka mengirup uda yang mulai berkurang dari paru paru mereka, dengan lembut demi mengusap bibir Dini yang basah..


"terimakasih sayang ."


ujar Deni mencium kepala Dini


Dini mendorong tuh Deni dengan kuat karena mersakan tekanan benda yang keras bagian perutnya


"Baang"


Deni masih memegang lengan Dini.


Deni lihat kegugupan dari gadis kecilnya


"itu karena kau


yang sangat menggoda..


Abang pria normal!".bisik Deni ditelinga Dini yang membuat Dini menggeliat terkena hembusan nafas Deni yang tengah engah.


sembari menahan gejolak dari hasratnya yang terus menyala jika berada disisi gadis kecilnya.


Saat ini Bunda sedang menemani Ayah pergi periksa ketempat dokter yang selama ini menangani penyakit jantung ayah.


"Bun,, Ayah sangat senang karena gadis kita akan menjadi dewasa.


Ayah lebih senang karena telah ada orang yang akan melindungi dan menjaga nya setelah Ayah.."


ucapan Ayah terputus saat Bunda menutup mulutnya."


"Ayah tidak boleh berkat seperti itu..

__ADS_1


kita akan tetap besama sampai mempunyai cucu kelak"


lanjut Bunda dengan mata yang berkaca kaca...


Selama ini penyakit Ayah dirahasiakan dari putrinya..


karena tidak ingin membuat putri nya sedih.


sudah cukup kesedihan yang dirasakan Dini semenjak kakaknya meninggal karena kecelakaan saat Dini masih kecil.


"Dok,bagai mana dengan kondisi suami saya?"


tanya Bunda pada Dokterokter yang memerikasa suaminya..


"Bapak harus tetap meminum obat rutin dan jagan terlalu lelah!"


jawab Dokter sembari menyerah kan resep obat...


"ayok Uah"


ajak Bunda sembari memegang tangan Ayah tuk berdiri menebus resep.


setelah selesai menebus resep Ayah dan Bunda pulang kerumah.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...bagi yang suka dengan...


...🅿🆁🅰🅷🅰🆁🅰 🅲🅸🅽🆃🅰...


...🅳🅴🅽🅸 🅳🅰🅽 🅳🅸🅽🅸...


ᎷϴᎻϴΝ ᎠႮᏦႮΝᏀᎪΝ ΝϴᏙᎬᏞ ᏆΝᏆ🙏🙏🙏


ᎠᎬΝᏀᎪΝ ᏙϴͲᎬ, ᏢϴᏆΝ, ᎠᎪΝ ᏞᏆᏦᎬ ᎠᎪᎡᏆ ͲᎬᎷᎪΝ ՏᎬᎷႮᎪ 😉🤩😍


ᎫᎪΝᏀᎪΝ ᏞႮᏢᎪ ᏦᎪՏᏆᎻ ᎻᎪᎠᏆᎪᎻ ᎽᎪᎪ


🤭✌️


ՏᎬᎡͲᎪ ᎷᎪՏႮᏦᎪΝ ᎠᎪᏞᎪᎷ ᏞᏆՏͲ ҒᎪᏙϴᎡᏆͲ ΝᎽᎪ


🙏🙏🙏


...🙏😉...

__ADS_1


__ADS_2