
Ayah sangat lelah setelah seharian menjalankan banyak kegiatan hari ni, Dirumah ayah istrihat
dikamar
Bunda menyiapkan makan makan malam
Selang berapa wajtu Deni datang mengantarkan Dini
" masuk lah."
ujar Deni pada gadis yang telah membuat nya merindu sembari mengusap kepalanya dengan lembut..
"Abang mampir dulu?"
ucap Dini dengan matanya sendu
Deni tersenyum
"klo Abang mampir
rasanya tidak ingin keluar lagi,
sayang!"
balas Deni yang mengerti dari ajakan Dini.
"Abang tidak makan malam disini?"
lanjut Dini dengan sedikit merengek
memegang tangan Deni.
"tidak akan lama lagi sayang.
nanti malam Abang video call,
masuk lah."
lanjut Deni dengan sangat lembuat agar Dini bisa mengerti
tiba tiba Bunda keluar
"mampir dulu Deni"
ajak Bun yang melihat Deni masih di depan gerbang..
Deni pun turun dari motor sembari mengandeng tangan Dini menuju kearah bunda..
"tuk hari ini tidak Bunda,,
karena masih ada pekerjaan yang belum diselesaikan.
semuanya akan diambil pemiliknya besok!"
jelas Deni dengan jujur
"ya udah,hati ya!"
lanjut Bunda yang merangkul bahu Dini masuk dalam rumah
Dini melihat punggung Deni yang mulai menghilang baru melangkahkan kakinya kedalam rumah..
"Ayo pergi mandi dan ganti baju dulu.
__ADS_1
Bunda dan Ayah tunggu dimeja makan"
seru Bunda pada Dini.
......................
Deni sangat sibuk membantu Angga karyawannya yang didekat pasar
Angga merupakan anak Yatim yang telah lama dikenal Deni
dia anak yang sopan.
"Bang bakalan bergadang kita ni!"
seru Angga pada Deni.
"kita pesan saja makan malam ,kamu nantik tidur disi saja."
ujar Deni yang merasa kasihan, melihat Angga sedari tadi mengerjakan pesanan orang yang begitu banyak.
Deni terlihat menelpon seseorang
"Bio,kamu ngapain?
bisa bantu yang didekat pasar?"
ucap Deni pada orang yang dia telpon
"bisa Bang"
ucap nya singakat
tak selang berapa lama
......................
Yanna yang masih membenamkan tubuh nya dalam kamar membuat Ibunya semakin gelisah menunggu bapak yanna pulang.
Saat bapak Yanna pulang
Ibu mencarikan keadaan Putri mereka dengan berurai air mata..
tok tok tok
"Yanna, boleh Bapak masuk?"
ujar bapak didepan pintu kamar nya.
mendengar suara Bapak Yanna bagun saat membuka pintu Yanna memeluk Bapak
"Pak, Yanna mau sama Deni..
Bapak harus bisa membujuk Deni."
ucap Yanna pada Bapak dengan suara yang memohon..
"Yanna,
kamu harus bisa menerima kenyataan nya.
jodoh, rezeki dan maut ada ditangan Tuhan."
__ADS_1
ucap bapak menenangkan anak nya dengan suara yang lembut.
"tapi Pak Yanna sudah menyukai Deni dari kecil"
ucap nya dengan berurai air mata..
"orang lain tidak boleh memiliki Deni kalo Yanna tidak bisa mendapatkan Deni"
lanjut Yanna yang masih menatap Bapak.
"ayo kita makan dulu,nantik kita pikirkan solusinya"
ucap Bapak yang mengetahui kalo Yanna belum makan sedari tadi pagi dari Ibu..
......................
Dini yang sudah selesai makan malam bersama orang tuanya,
"AYAH, Bunda Dini kekamar dulu"
serunya mintak izin yang anggukan oleh Ayah..
Dalam kamar Dini mencari benda pipih persegi miliknya
berniat menagih janji pria dewasa yang membuat Dini merindu.
Dini sangat ingin Video call dengan seseorang yang dia rindukan
pada hal baru berapa jam berpisah.
Sabungan Video call terhubung,
"Abang udah makan?"
ujar Dini
"ini baru sudah "
jawab Deni tersenyum melihat raut wajah gadisnya..
"Bang ,Dini kangen"
ujar Dini dengan mata yang berkaca kaca
"sayang ini udah malam
besok Abang jemput pagi,tidurlah Dulu.
Abang sangat sayang sama Dini!"
ujar Deni yang juga berharap bisa bersama dengan gadis kecilnya yang berhasil membangkitkan gairah lelaki lakiannya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
ᎷϴᎻϴΝ ᎠႮᏦႮΝᏀᎪΝ ΝϴᏙᎬᏞ ᏆΝᏆ🙏🙏🙏
ᎠᎬΝᏀᎪΝ ᏙϴͲᎬ, ᏢϴᏆΝ, ᎠᎪΝ ᏞᏆᏦᎬ ᎠᎪᎡᏆ ͲᎬᎷᎪΝ ՏᎬᎷႮᎪ 😉🤩😍
ᎫᎪΝᏀᎪΝ ᏞႮᏢᎪ ᏦᎪՏᏆᎻ ᎻᎪᎠᏆᎪᎻ ᎽᎪᎪ
🤭✌️
ՏᎬᎡͲᎪ ᎷᎪՏႮᏦᎪΝ ᎠᎪᏞᎪᎷ ᏞᏆՏͲ ҒᎪᏙϴᎡᏆͲ ΝᎽᎪ
__ADS_1
🙏🙏🙏
...🙏😉...