PRAHARA CINTA

PRAHARA CINTA
YANNA MENGGILA


__ADS_3

Dasar Yanna yang muka tembok telinga kuali.


masih tidak bergeming


malah menyatakan persaan yang yang membuat Deni jengah.


"Deni,aku sangat mencintai dan menyayangi mu,tulus dari dalam lubuk hatiku."


ucapnya memelas dan berusaha tuk mendekat serta menyentuh Deni,


Deni yang menyadari gerakan Yanna,


menangkis tangan Yanna dengan kasar membuat dia meringis sakit.


"Deni,kamu menyakiti aku"


lirih Yanna menatap Deni dengan mata bekaca kaca


"cih,aku tidak sudi disentuh oleh kamu,dan sekarang lebih baik kamu pergi.karean kamu tidak dibutuhkan disini."


bentak Deni dengan kesal.


Yanna yang tidak terkendalikan,merobek bajunya sendiri hingga menyemburkan kedua buah dadanya saay kancing baju berjatuhan..


Ibu dan para tetangga yang sedari tadi melihat keributan itu,Sangat kaget dan menutup mulut..


"apa yang kamu lakukan?"


tanya Deni,yang sangat jijik melihat tingkah Yanna dengan dahinya yang mengkerut.


Yanna berteriak isteris,menangis frustasi


"aku tidak akan pernah melepas kan mu!"


isaknya memegang kedua kaki Deni memohon.


Deni yang jengah menghentakkan dan mengayun kan kakinya hingga Yanna terperanjat.


Tiba tiba


"Yanna,kamu kenapa nak?


harus seperti ini?"


ujar wanita paruh baya yang bersimpuh menyamakan duduk didepan Yanna,dan merangkulnya kedalam dekapannya..

__ADS_1


Karena ada dari salah warga yang memberitahukan kepada orang tua Yanna.


"Ibu ayo berdiri!"


ucap pria paruh baya yang masih terlihat gagah memancarkan wibawa seorang perwira.


Pria itu memegang bahu istrinya dan membawa istrinya berdiri sejajar dengan serta manarik tangan Yanna.


"Maafkan kekacauan yang telah dibuat oleh putri kami."


ucap pria itu dengan melipat kedua tangan didepan dada mata yang tertunduk.


"ayo kita pulang !"


lanjut nya dengan merengkuh bahu Yanna berjalan menyeruak kerumunan orang orang yang sedari tadi menonton drama yang dibuat Yanna..


"Buk,maafin Deni,yang telah membuat ibu menangis dan malu!"


ucap Deni memohon dengan lirih pada ibunya yang sedari tadi hanya terdiam dan mengais.


Bapak yang baru datang sangat kaget melihat kondisi istrinya yang terisak menangis..


"ibu kenapa?"


tanya bapak dengan membingkai wajah istrinya seta mengusap air mata yang lelah membasih pipi istrinya..


ucapan ibu terhenti karena disela oleh bapak


"udah, bapak sudah paham!"


sela bapak dengan mengusap punggung ibu yang masih menangis serta memeluk istrinya dengan lembut.


Dirumah Yanna kembali terjadi drama yang memusingkan ibu dan bapak nya..


"kenapa bapak tidak memaksa Deni tuk menikahi aku!


Dia telah merobek baju ku!"


teriak Yanna menyalahkan pria paruh baya yang telah dipermalukan.


"Yanna, kamu harus sadar nak.


ingat Tuhan yanna."


ucap ibu sangat lirih..

__ADS_1


hahaha


"Dima Tuhan itu sekarang?,


saat aku membutuhkannya!"


ujar Yanna dengan mencibirkan mulutnya...


Bapak yang sudah sangat geram dengan segala ketidak warasan anaknya,


menyeret Yanna kemar mandi dan menguyur nya dengan air dingin,


hingga yang menggigil.


Ibu yang tidak tega,


"udah pak, kasihan anak kita!"


sela ibu dengan membawa handuk dan membatu mengeringkan tubuh anaknya serta memapahnya kedalam kamar Menganti pakain.


"istirahat dan tidur lah Yanna."


bisik ibu lembut dengan menidurkan putrinya diatas ranjang.


Yanna yang memang lelah dan nanar tidak butuh waktu lama tertidur merasakan hangatnya belaian dari ibu yang sangat tulus mendampinginya.


Bapak yang duduk tertunduk ruang. tamu,sangat sedih melihat anak nya hancur.


......................


...****************...


...❤️🌹💓...


𝑫𝑼𝑲𝑼𝑵𝑮 𝑵𝑶𝑽𝑬𝑳 𝑰𝑵𝑰....


𝒅𝒆𝒏𝒈𝒂𝒏


𝑽𝑶𝑻𝑬,𝑷𝑶𝑰𝑵,𝑫𝑨𝑵 𝑳𝑰𝑲𝑬 ...


𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒕𝒆𝒎𝒂𝒏-𝒕𝒆𝒎𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒎𝒖𝒂


😉😍🤩


𝒔𝒆𝒓𝒕𝒂 𝒎𝒂𝒔𝒖𝒌𝒂𝒏 𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎 𝒍𝒊𝒔𝒕 𝑭𝑨𝑽𝑶𝑹𝑰𝑻 𝒏𝒚𝒂 𝒂𝒂𝒂

__ADS_1


🙏🙏🙏


__ADS_2