Rahim Untuk Sahabat Suamiku

Rahim Untuk Sahabat Suamiku
QUEEN OF ALEXANDER'S


__ADS_3

Richard, Gika, dan Naka langsung mengerubungi Baby El yang baru saja sampai di rumah, dan kini berada di atas bouncher.


Felichia memang langsung meminta untuk pulang ke rumah, sepuluh jam setelah wanita itu melahirkan Baby El. Dean saja sampai heran, karena Felichia yang sudah bisa bangun dan jalan sendiri ke toilet beberapa jam pasca persalinan. Bahkan sekarang wajah istri Dean itu sudah sumringah dan tidak terlihat seperti wanita yang baru saja melahirkan.


Ckckckck!


Benar-benar wanita yang kuat!


"Rich boleh menggendongnya, Mom?" Tanya Richard penuh semangat.


Dan penuh rasa penasaran tentu saja.


"No!" Tolak Felichia dan Dean berbarengan.


"Tunggu Baby El agak besar dulu, ya, Abang!" Lanjut Felichia lagi memberikan pengertian pada Richard.


"Gika jadi Abang juga, Mom?" Gantian Gika yang bertanya.


Sedangkan Naka masih menatap lekat pada baby El yang terlelap di atas bouncher dan memakai bando di kepalanya.


"Iya, sekarang Gika dan Naka juga Abang. Yang adik kan Baby El," jelas Felichia yang langsung membuat Gika bersorak senang.


"Abang Richard, Abang Gika, Abang Naka, Adek El," ucap Dean seraya membariskan ketiga putranya di samping bouncher Baby El.


"Masih bisa bikin delapan lagi setelah ini, biar genap selusin," lanjut Dean yang langsung membuat Felichia menganga tak percaya.


"What? Banyak sekali?" Protes Felichia merasa keberatan.


"Biar rumah ramai," jawab Dean yang sudah berpindah ke belakang Felichia dan menyandarkan kepalanya di pundak sang istri.


"Empat juga udah ramai, Dean!" Pendapat Felichia yang tetap keberatan dengan usulan konyol Dean.


"Empat lagi!" Bujuk Dean merayu Felichia.


"No!" Jawab Felichia tegas.


"Tiga?"


"No!" Tolak Felichia lagi.


"Dua?"


"Nggak!" Felichia kekeh menolak.


"Satu kalau begitu biar genap lima," ucap Dean melakukan negosiasi yang terakhir.


"Pabrik udah tutup!" Jawab Felichia tegas.


"Kenapa?" Tanya Dean tak mengerti.


"Karena kita sudah punya empat, Dean!" Felichia menangkup gemas wajah Dean yang sejak tadi bersandar di pundaknya.


"Sudah lengkap juga ada cowok ada cewek," pendapat Felichia lagi.


"Padahal aku ingin punya banyak anak agar rumah semakin ramai," ungkap Dean sedikit kecewa.


"Empat juga sudah banyak," Felichia mengecup singkat bibir Dean.


"Dan rumah sudah sangat ramai," lanjut Felichia lagi yang langsung membuat Dean mengangguk dan tersenyum.


****


Sepuluh tahun kemudian....


"Abang! Kembalikan dasi El!" Teriak Elleanore seraya mengejar Gika yang iseng sekali mengambil dasi nona bungsu di keluarga Alexander tersebut.


"Gika! Stop!" Teriak Felichia dari meja makan.


"Kembalikan dasi El, Gika!" Perintah Felichia tegas.


Gika hanya meringis dan langsung mengembalikan sekaligus memasangakn dasi Elleanore yang kini merengut.


"Udah, jangan merengut! Jelek kamu, El!" Ucap Gika seraya mengacak rambut Elleanore yang sudah rapi.


"Abang, iih!" Elleanore menghentak-hentakkan kakinya karena kesal.


"Abang rapiin, sini!" Ucap Naka yang selalu muncul sebagai dewa penolong bagi Elleanore. Naka merapikan rambut Elleanore yang berantakan, sekaligus membetulkan dasi adiknya tersebut yang sedikit miring.


"Terima kasih Abang, Naka!" Ucap Elleanore seraya mencium pipi Naka.


"Dad nggak dapat ciuman selamat pagi?" Tagih Dean yang sudah ikut bergabung bersama kerempongan anak-anaknya saat pagi.

__ADS_1


Selalu saja ada drama yang dibuat oleh ketiga anak Dean ini.


Iya, ketiga!


Karena Richard memang jarang membuat drama saat pagi, atau bahkan tidak pernah sama sekali. Anak sulung Dean dan Felichia itu selalu sarapan dengan anteng sambil membaca buku.


Pembawaan Richard yang terlalu tenang, kadang malah membuat Felichia merasa khawatir. Tapi kata Dean itu normal dan tak perlu khawatir karena dulu Dean juga seperti itu saat masih sekolah.


Ah, entahlah!


Felichia tak mau ambil pusing!


"Mmmmuah!" Elleanore sudah mencium pipi sang Dad kesayangan sebelum gadis itu menggamit lengan sang Dad dan mengajaknya ke meja makan.


"Mom! Ulang tahun El jadi dirayakan dengan tema princess, kan?" Tagih Elleanore sebelum gadis itu duduk di kursi di samping Naka.


"Nggak jadi!" Sahut Gika iseng.


"Abang!"


"El kan tanyanya ke Mom!" Rengut Elleanore menatap sebal pada Gika yang selalu saja iseng dan gemar menggoda Elleanore.


"Habiskan sarapanmi dan berhenti menggoda adikmu, Gika!" Tegur Felichia menuding ke arah salah satu putra kembarnya tersebut.


"Sudah jangan merengut! Makan sarapannya!" Hibur Naka yang selalu hadir dan membela saat Gika merundung Elleanore.


"Mom!" Tanya Elleanore sekali lagi menagih soal pesta ulang tahunnya.


"Iya, jadi, Elleanore! Nanti kita belanja pernak-perniknya, ya!" Jawab Felichia yang langsung membuat Elleanore bersorak senang.


Sebagai anak bungsu sekaligus satu-satunya anak perempuan di keluarga Alexander, Elleanore memang jadi yang paling manja di antara abang-abangnya. Namun itu semua tak lantas membuat Gika, Naka, dan Richard menjadi iri. Karena mereka bertiga juga sangat menyayangi dan menjaga Elleanore.


Kalau kata Dad Dean, Elleanore adalah queen di keluarga Alexander, seperti nama panjang gadis itu, yaitu Elleanore Queen Alexander.


"Udah yang sarapan, Dek?" Tanya Richard yang sedari tadi hanya diam. Richard memang lebih suka memanggil Dek pada Elleanore ketimbang El.


"Sudah!" Jawab Elleanore seraya membersihkan remahan roti di atas rok sekolahnya.


"Ayo berangkat bareng Abang!" Ajak Richard yang langsung membuat Elleanore mengangguk.


Richard yang saat ini duduk di bangku SMA memang selalu berangkat bersama El saat pagi.


Sedangkan Naka dan Gika yang masih SMP memilih berangkat bersama supir atau kadang bersama Dad mereka.


"Hati-hati, Rich!" Pesan Felichia sedikit berseru.


Felichia tersenyum bahagia mengingat keakraban serta kerukunan keluarganya sekarang. Keluarga yang lengkap dan bahagia seperti yang selalu Felichia idam-idamkan.


"Mom, jangan melamun!" Teguran Gika membuyarkan lamunan Felichia.


"Eh, iya! Kalian sudah mau berangkat?" Tanya Felichia pada Gika dan Naka yang bergantian mencium punggung tangannya.


"Ayo, Dad!" Seru Naka pada sang Dad yang hari ini akan mengantar si kembar.


"Kalian ke mobil dulu!" Jawab Dean yang kini sudah menghampiri Felichia yang masih tersenyum sendiri.


"Aku ke kantor dulu, Istriku yang cantik," Dean sudah melingkarkan lengannya ke pinggang Felichia.


"Iya, cepat berangkat sana!" Jawab Felichia yang sudah memutar tubuhnya dan mengalungkan kedua lengannya di leher Dean.


Masih seperti pengantin baru.


"Kita honeymoon setelah perayaan ulang tahun El, ya!" Ajak Dean yang sudah menyatukan keningnya dengan kening Felichia.


"Dalam rangka apa?" Tanya Felichia penasaran.


"Dalam rangka aku sangat mencintaimu," jawab Dean seraya terkekeh.


Felichia ikut terkekeh.


"Baiklah! Asal jangan dalam rangka membuatkan adik untuk El saja," ujar Felichia yang masih terkekeh.


"Aku tak keberatan membuatmu hamil lagi, jika kau memang ingin hamil lagi." Dean sudah semakin mendekatkan wajahnya pada Felichia.


"Tidak, terima kasih! Aku ingin menikmati masa-masa pacaran saja bersama pacarku yang mesum ini, mumpung anak-anak sudah besar," jawab Felichia penuh kesungguhan.


"Ide bagus!" Ungkap Dean sebelum pria itu mencium bibir Felichia.


"I love you!" Ucap Dean di sela-sela ciumannya bersama Felichia.


"I love you too, Dean!"

__ADS_1


**********TAMAT**********


Udah tamat beneran, ya!


Nggak aku lanjut ke cerita anak-anak mereka karena nanti jadi nggak nyambung sama judulnya.


Terima kasih yang sebesar-besarnya untuk semua reader yang sudah membaca cerita ini sampai tamat.


Terima kasih juga buat yang udah kasih like, komen, vote, hadiah, serta dukungan untuk othor. Kalian semua luar biasa.


Cerita Dean dan Felichia othor akhiri sampai disini karena mereka sudah bahagia dengan keempat anak mereka. Next cerita tentang anak-anak Dean dan Felichia bisa dibaca di



Sinopsisnya:



Silahkan mampir juga ke karya othor yang lain. Ini list-nya.


Seri orang tua


๐Ÿ’œ Nona Mia (Mia & Bian) (Evelyn & Steve)


๐Ÿ’œ Istri untuk Kenzo (Kenzo & Flo)


๐Ÿ’œ Mencintai Istri Pria Lain (Hansel & Hanni) (Alex & Viola)


๐Ÿ’œ Suami Bayaran Nona Bellinda (Belle & Devan)


๐Ÿ’œ Bidadari untuk Theo (Theo & Airin)


๐Ÿ’œ Oh My Bee (Nick & Bianca) (Satria & Kanaya)



Seri anak-anak mereka


๐Ÿ’š Bukan Suami Pilihan (Anne & Abi)


๐Ÿ’š Cinta Gadis Kembar Yang Tertukar (Thalita & Zayn) (Thalia & Daniel)


๐Ÿ’š Gadis Gendut Milik Sang Idola (Liam & Yumi)


๐Ÿ’š Jodoh Emily (Emily & Galen) (Sean & Rachel)


๐Ÿ’š My Angel Valeria (Valeria & Arga)


๐Ÿ’š Remember Me Please, Hubby! (Audrey & Kyle)


๐Ÿ’š Beauty & Berondong (Ben & Ayunda)


๐Ÿ’š Ghea: Cinta Lama Belum Usai (Ghea & Alvin)



Seri Side Story/ Spin Off


๐Ÿงก Bukan Perebut Suami Orang (Will & Teresa)


๐Ÿงก Menikahi Pembunuh Istriku (Juna & Lily)


๐Ÿงก Rahim Untuk Sahabat Suamiku (Felichia & Dean)


๐Ÿงก Mendadak Jadi Nona Muda (Matthew-Melody & Aaron-Claudia)


๐Ÿงก Gadis SMA Kesayangan Om Duda (Friska-Gabriel)



Seri Cinta Generasi Ketiga


๐Ÿ’™ Penantian Ruby (Ethan-Ruby)


๐Ÿ’™ RUMI: Cinta Sang Pria Lumpuh (Rumi-Vivian)


๐Ÿ’™ Queen Of Alexander's (Elleanore, Richard, Magika, Mainaka)



Silahkan mampir bagi yang berkenan.

__ADS_1


Terima kasih sekali lagi buat kalian semua reader budiman.


Sampai jumpa di karya othor selanjutnya. Bhay!


__ADS_2