
Sesampainya di sekolah Kiara, Elsa langsung menuju ruang guru menemui wali kelas Kiara.
"Maaf Bu, apa Kiara membuat masalah?" Elsa segera menanyakan sesuatu yan sejak tadi mengganggu pikirannya namun dilihat Kiara yang begitu patuh padanya tidak mungkin Kiara membuat masalah atau jangan-jangan Kiara dijahili teman -temannya.
"Tidak Bu Elisa, Kiara anak yang sangat baik dan patuh hanya saja saya harus menyampaikan ini-"
"Apa Bu katakan saja," sergah Elsa.
Wali kelas Kiara tersenyum dengan sikap gugup Elsa lalu segera menjelaskan sebelum Elsa semakin tidak sabar.
"Begini Bu, Kiara dia berbeda dari anak seusianya selain lebih dewasa Kiara juga ternyata sangat jenius. Kiara bisa berpikir dengan cepat mengerjakan tugas juga sangat cepat. Kami sudah mengamati itu sejak kedatangan Kiara ke sekolah ini, jika Ibu Elisa bersedia Kiara bisa lompat kelas menjadi kelas 6," jelas Wali kelas Kiara panjang lebar.
Seperti mendapat durian runtuh kabar itu begitu membuat Elsa bahagia. Namun sejak lama Ia menyadari jika Kiara bukan anak biasa karena usianya yang baru 7 tahun bahkan bisa mengerjakan semua pekerjaan rumah dari mencuci sampai memasak. Semua yang dikerjakannya itu bahkan terlihat seperti orang dewasa yang mengerjakan dan bisa dibilang lebih baik.
__ADS_1
"Baik Bu, saya sangat senang tapi saya juga harus menanyakan pada Kiara apa dia bersedia karena bagaimanapun semua harus atas persetujuannya."
Setelah pertemuan dengan wali kelas Kiara, Elsa sesaat menemui Kiara untuk menyapa.
"Ibu." Kiara yang melihat Elsa langsung memeluknya. "Kenapa Ibu disini?" Kiara mengurai pelukannya menatap wajah cantik Ibunya begitu juga dengan kedua sahabat Kiara yang menatap penuh puja saat melihat Ibu Kiara yang masih begitu muda. Ya diusia 25 tahunan, Elsa malah terlihat seperti gadis berumur 20 tahun.
Elisa pemilik tubuh sebelumnya memang sangat cantik hanya karena penampilan lusuhnya Ia terlihat menyedihkan namun sejak Elsa menjadi Elisa banyak perubahan dari diri Elisa. Hanya sentuhan riasan tipis Elisa menjadi wanita cantik yang menjadi pujaan setiap pria yang menatap. Elardo bahkan mengira Kiara adalah adiknya namun setelah menyelidiki Elardo baru mempercayai jika Elisa seorang Ibu.
"Bu kenalin ini sahabat Kiara, Alana dan ini Zaskia." Kiara memperkenalkan sahabatnya satu persatu. Keduanya mencium punggung tangan Elsa dengan sopan.
Sungguh sejak mengenal Kiara perlahan Elsa mulai menyukai anak-anak berbeda dengan dulu yang begitu membenci anak kecil. Kiara membuatnya membuka hatinya karena dari Kiara lah Ia belajar mencintai juga menghormati. Kiara berbeda dari anak kecil seumurannya, Ia bahkan merasa malu dengan kedewasaan dan kebijaksanaannya.
Setelah menyapa Kiara, Elsa bergegas pulang. Keinginan untuk membuat kejutan untuk Kiara sambil memberitahu Kiara kabar gembira tentang sekolahnya semakin membuatnya bersemangat.
__ADS_1
"Sebaiknya aku periksa sistem dulu." Elsa duduk dengan tenang untuk memeriksa panel sistemnya.
"Sistem buka!"
{Selamat datang di sistem kebaikan, Nyonya Elisa. Sistem mendeteksi anda baru saja terlewat dari bahaya}
"Kau benar apa kah sistem ini bisa melindungi ku?"
{Sistem ini dirancang untuk mengubah anda menjadi ibu yang baik Nyonya namun jika sistem mendeteksi bahaya Sistem melegalkan ketrampilan untuk dipergunakan}
"Berarti aku tidak melakukan pelanggaran tadi?"
{Tentu saja tidak Nyonya, pelanggaran anda jika anda melakukan kejahatan pada orang yang tidak bersalah seperti mencopet, memukul tanpa alasan. Secara bertahap ketrampilan anda akan naik tingkat jika anda melakukan kebaikan}
__ADS_1
"Baiklah aku mengerti. Aku akan melakukan misi ketiga. Sistem tutup!" Elsa hanya membuka sistemnya tanpa melihat status pada bar panel. Sebelumnya Ia berpikir jika ketrampilan atau levelnya akan turun karena membalas perbuatan orang yang telah berbuat jahat padanya nyatanya sistem ini begitu membantunya.
Elsa mulai bergerak dengan lihai, tangannya sangat terampil padahal ini pertama kalinya Ia membuat kue. Benar-benar sistem telah mengubah hidupnya yang sebelumnya sangat tidak terampil mengerjakan pekerjaan kasar itu menjadi sangat terampil berkat ketrampilan bakat yang didapatnya dari sistem.