Reinkarnasi Sistem Ibu

Reinkarnasi Sistem Ibu
Bab 89. Menunaikan Janji


__ADS_3

Lagi-lagi sepanjang perjalanan pulang itu tidak ada obrolan pasangan suami istri itu. Elsa yang larut dengan pemikirannya.


"Entah apa yang terjadi jika Elisa yang hidup mungkinkah Reno yang menerima cintanya dan bukan Elardo. Mungkinkah karena dirinya takdir Elisa berubah mengikuti takdirnya?" pikir Elsa dalam hati. Dalam benaknya ada perasaan bersalah. Ya, karena dirinya seharusnya Elisa lah yang bahagia namun entah mengapa Tuhan malah menakdirkan lain dan justru Ia lah yang diberi kesempatan itu.


"Kau ingin keluar sendiri atau aku yang mengeluarkan!" Elardo yang kesal berkata dengan suara lantang. Bagaimana tidak Ia yang sejak tadi berbicara tidak digubris oleh istrinya. Ia kesal karena berpikir jika sang istri sedang memikirkan Reno hingga tidak menggubrisnya yang memanggil seja tadi. Lima menit berlalu sejak mobil itu berhenti di halaman kediaman Cashel namun sang istri masih saja larut dalam lamunan tentang pria lain.


"Sudah sampai." Elsa tersentak melihat sekeliling yang ternyata sudah berada di kediaman Cashel. Ia langsung turun dari mobil meninggalkan Elardo yang masih kesal.


"Selamat datang Nyonya muda," sambut Leo yang saat itu membuka pintu.


Elsa mengangguk sambil tersenyum tipis.


"Nyonya, sesuai permintaan barang-barang Nyonya Agatha dan anda sudah saya pindah ke apartemen anda." Leo menghentikan langkah Elsa.

__ADS_1


Elsa terdiam sesaat. Hampir saja Ia lupa jika tadi pagi meminta untuk pindah ke apartemen karena acara makan makan malam tadi.


"Paman bantu aku membawa mommy!" perintah Elsa.


Leo langsung mengangguk kemudian melangkah di belakang Elsa yang sudah melangkah lebih dulu sementara Elardo yang sudah sangat kesal dengan sikap sang istri memilih melangkah menuju ruang kerjanya.


Setelah semua siap Agatha juga sudah masuk ke dalam mobil, Kiara kembali memeluk sang Ibu. Berat bagi gadis kecil itu setelah hampir dua minggu tinggal bersama lalu kembali berpisah. "Tidak bisakah Ibu dan nenek tetap tinggal?" rengek Kiara yang semakin erat memeluk sang Ibu.


Setelah puas berpamitan Elsa melihat ke arah dalam rumah itu mencari keberadaan sang suami namun sepertinya sosok itu tidak nampak.


"Baiklah Ibu pergi dulu." Pamit Elsa sembari melambaikan tangan.


Kiara yang berurai air mata ikut melambaikan tangannya. "Hati-hati Bu."

__ADS_1


Mobil itu akhirnya melesat meninggalkan kediaman Cashel.


Dari balik jendela seorang pria menatap sedih mobil itu. Ya Elardo sebenarnya sangat sedih sampai-sampai tidak bisa mengatakan kesedihannya itu hanya untuk mencegah sang istri pergi. Entah berapa lama lagi Ia menunggu, menunggu sampai istrinya benar-benar mengakuinya sebagai suami. Terkadang Ia juga merasa jika sang istri hanya terpaksa bersamanya dan berpikir untuk mengakhiri. Rasa cintanya yang lebih besar mengalahkan segala kesakitan yang kini mendera.


Jika saja ia bisa memutar waktu mungkin Ia tidak pernah meninggalkan Elsa hingga Ia lelah dan memilih mengisi hatinya dengan pria lain. Ini adalah hukuman yang harus diterima karena telah menyia-nyiakan Elsa.


Sejenak Ia mengingat kejadian saat mereka kecil dulu. Ia pernah berjanji untuk membalas kebaikan Elsa yang menyelamatkannya dengan menjaga Elsa seumur hidupnya namun karena sesuatu hal Ia tidak bisa menunaikan janjinya itu. Ia langsung bangkit dari duduknya dan menyadari tidak seharusnya Ia bersikap cuek seperti ini. Ia berlalu pergi dengan mobilnya


Setelah dua puluh menit Ia tiba di apartemen milik sang istri. Tanpa ragu-ragu Ia menekan bel beberapa kali. Tidak menunggu lama pintu pun terbuka memperlihatkan wajah cantik sang istri dengan balutan piyama berwarna soft pink dan juga rambut panjangnya yang tergerai.


Kep!


Elardo menarik tubuh sang istri masuk ke dalam pelukannya. "Maafkan aku sayang," ucapnya dengan nada rendah. "Maafkan aku terlambat," sambungnya lagi. Ia tidak peduli lagi entah istrinya itu mencintai atau tidak yang jelas niatnya hanya satu untuk menunaikan janjinya. Ia bersumpah untuk membuat sang istri kelak mencintainya seperti Ia mencintainya saat ini.

__ADS_1


__ADS_2