
Di detik selanjutnya pandangan Elsa terarah pria dibelakang Elardo. Ya pria itu adalah Reinaldo.
"Lepaskan dia!" perintah Reinaldo setengah berteriak. Ia bahkan melewati Elardo hanya untuk menghempas kedua pria yang mencekal lengan Elsa.
Elardo merasa kesal karena pria lain menyerobot tempatnya sebagai pria Elsa membuatnya langsung bertindak membopong tubuh Elsa membawanya pergi.
"Tunggu Tuan Elardo saya belum selesai." Reinaldo berusaha menahan langkah Elardo namun Elardo terus saja melangkahkan kakinya tidak menggubris.
"Tuan kami hanya menjalankan perintah Nyonya." Kedua pria yang tadi mencekal lengan Elsa berkata setengah membungkuk begitu juga dengan beberapa rekannya.
Di detik selanjutnya pintu kamar terbuka memperlihatkan Anna juga mommynya keluar terburu-buru. Sorot mata tajam langsung terarah kepadanya membuat tubuhnya seketika serasa membeku. Mungkinkah suaminya itu mengetahui semuanya?
"Rei kau kesini pasti untuk membawaku pulang, kan?" Anna yang berpura-pura tidak terjadi apapun di rumah itu melenggok dengan anggun ke arah Reinaldo berharap pria itu tidak mencurigai apapun.
Sebulan sudah Reinaldo mengusir Anna. Ia yang emosi setelah mendengar semua dari Tasya langsung mengusir Anna dari rumahnya.
"Aww." Tubuh Anna langsung dihempas oleh Reinaldo membuatnya tersungkur ke lantai.
Melihat putrinya diperlakukan kasar Mom Shanty langsung bertindak. "Kau kasar sekali Rei! Kau tidak apa-apa Anna?" Shanty menatap geram Reinaldo sekilas lalu berpindah ke Anna untuk segera membantunya bangkit.
Reinaldo tampak tidak menyesali perbuatannya karena Ia baru sadar selama ini menikahi wanita jahat seperti Anna. Wanita yang dapat bertindak apapun dan setelah itu berpura-pura polos.
"Apa yang kau lakukan pada Elisa?" Reinaldo bertanya dengan hardiknya.
"Apa maksudmu Rei maksudmu wanita tadi apa dia mengatakan sesuatu kemana perginya. Sebenarnya dia ingin meminjam uang jadi ...."
"Cukup Anna hentikan sandiwaramu! Kau sudah bermain cukup banyak dibelakangku. Kau bahkan menghasutku hingga aku meninggalkan Elsa. Kau membuatku percaya Elsa berselingkuh dan semua itu perbuatanmu!" Reinaldo meluapkan emosi yang sudah beberapa waktu Ia tahan dan saat ini Ia sudah tidak bisa menahannya lagi.
Sebulan lalu saat Reinaldo mengunjungi kota D tidak sengaja Ia bertemu dengan dokter di kota itu yang tidak lain adalah Tasya sahabat Elsa juga Anna. Tasya membuka cerita masa lalunya dimana Anna berubah. Ia mulai tidak mau bersahabat dengannya dan Elsa. Dan setelah beberapa bulan kemudian Anna malah berselingkuh dengan Reinaldo yang tidak lain adalah pacar Elsa.
__ADS_1
Tasya menyesalkan semua yang terjadi. Bagaimana mungkin Reinaldo memutus hubungan dengan Elsa dan malah berselingkuh dengan Anna. Disitulah kisah dua tahun silam itu kembali dibuka hingga diketahui jika semua yang terjadi adalah otak dari Anna. Anna menghasutnya bahwa Elsa berselingkuh dan sayangnya Ia percaya begitu saja.
"Apa yang kau katakan Rei kita sudah bersama selama ini, kau tahu aku mencintaimu lebih dari siapapun dan Elsa dia sudah mati, apalagi yang kau inginkan?" Anna berusaha membujuk Reinaldo namun bukannya kemarahan mereda pria itu semakin naik pitam.
"Kau menjauh lah dariku!" geram Reinaldo mendorong tubuh Anna menjauh. Setelah itu ia lebih memilih melangkah pergi.
"Rei aku benar-benar mencintaimu, kita bisa menjadi pasangan dokter hebat kita bisa membuat dunia takluk dengan kita," bujuk Anna.
"Arghh," desis Reinaldo menghempas tubuh Anna. Kembali Anna terlempar ke lantai.
"Rei tunggu!" pekik Anna tanpa digubris sedikitpun oleh pria yang masih berstatus suaminya itu.
Sementara ditempat lain tepatnya di sebuah mobil yang tengah melaju suasana terasa hening. Ekspresi datar ditunjukkan pria dibelakang kemudi semakin menambah suasana canggung.
"Apakah dia masih marah? Terakhir kali aku bahkan mendorongnya pergi," ucap Elsa dalam hati.
Fokus Elsa berpindah ke sekeliling ketika mobil itu malah berhenti tepat di depan apartemennya karena sebenarnya hari ini Ia harus pergi ke ruma sakit. Ya walaupun sudah senja namun Ia tidak bisa meninggalkan tugasnya begitu saja.
"Kau anggap aku ini apa, apa aku ada di bagian terkecil di hatimu?" Pertanyaan bernada lemah dan bahkan tanpa j
semangat sedikitpun terlontar dari mulut Elardo.
Seketika Elsa yang sudah bersiap turun langsung terfokus ke arah Elardo.Ya selama ini pria itu sudah melakukan banyak hal untuknya mungkin jika bukan karenanya Ia tidak akan menjadi Elisa seperti ini dan mungkin sudah mati. Berulang kali pria itu menyelamatkan nyawanya. Tapi apa balasannya Ia selalu membuat pria itu kecewa, terluka. Ia sadar jika Ia bukan wanita yang tepat untuk seorang Elardo.
Elsa memeluk bahu pria yang masih terlihat acuh itu. "Aku bukan wanita yang pantas untukmu Tuan jadi bisakah kau melepaskan aku?"
Mendengar ucapan Elsa, Elardo ang emosi mencengkram bahu Elsa. "Kau! Aku tidak akan pernah melepaskanmu bahkan jika aku tidak bisa memaksamu jatuh cinta, aku akan tetap memilikimu!" ucap Elardo penuh penekanan. Elardo menarik tubuh Elsa mendekat dengan rakusnya Ia ******* bibir Elsa.
"Pria ini apa maunya, Ia seperti seorang bajingan," batin Elsa.
__ADS_1
Ia berusaha melepas bibirnya dengan mendorong tubuh Elardo namun pria itu semakin kuat mencengkram tubuhnya.
.
.
Malam hari Elsa bersiap tidur namun entah mengapa matanya tidak bisa terpejam. Pikirannya terus melayang pada ucapan Elardo. Pria itu memintanya untuk menikah dengannya dan memberinya waktu satu minggu untuk berpikir. Jika Ia menolak maka Elardo akan pindah ke negara lain membawa Kiara.
Bukan tidak ingin menikah dengan pria sebaik itu namun Ia sendiri tidak akan tahu apa yang terjadi pada hidupnya setelahnya.
"Sistem On!" perintah Elsa setelah bangkit dari pembaringannya.
[Selamat datang di sistem kebaikan anda, Nyonya Elisa. Apa yang bisa saya bantu?]
"Sistem apa yang harus aku lakukan jika seorang pria meminta menikah dengannya?" Elsa yang tidak tahu bicara pada siapapun memilih untuk berbicara dengan sistem di kepalanya.
[Jika itu pria baik anda harus menerimanya Nyonya]
"Tapi aku tidak tahu berapa lama lagi aku hidup, apa mungkin setelah misi ini selesai aku akan meninggal?"
[Misi Anda sebenarnya sudah selesai Nyonya]
"Apa!" Elsa tersentak membuatnya langsung bangkit dari tempat tidur.
[ Sebenarnya ada satu misi lagi yang harus anda selesaikan]
"Apa misi itu?" Elsa yang kembali tenang kembali duduk.
[Menemukan jati diri Elisa]
__ADS_1
Setelah mendengar penjelasan dari sistem membuat pikiran Elsa kemana-mana. Banyak azas praduga yang memenuhi otaknya. Apa hubungannya dengan Elisa, mengapa Elisa seperti terikat dengannya lalu siapa Elisa sebenarnya, kenapa sejak awal Ia bereinkarnasi banyak sekali orang-orang yang ingin membunuhnya?