
Setelah alda tenang akhirnya ia mengusap air mata yang terjatuh di pipinya
" Aku ga marah sama kalian, tapi aku kecewa". Lirih alda sambil mengusap air matanya. "Maaf aku cengeng, tapi wajar ga sih seseorang nangis gara2 kecewaa?, kalo aja kalian semua ada diposisi ku mungkin kalian bakal ngerasain kok". Ucap alda lirih. "dalvin ayo berdiri. Ini bukan salah kamu atau siapapun. ini salah aku juga yang memang terlu terbawa suasana, maafin aku". Ujarnya kembali sambil tersenyum lalu membuang nafas dengan kasar.
Dalvin berdiri dari posisi nya dan menatap alda "Engga al kamu ga salah, mungkin jika aku ada diposisi kamu saat ini aku ga mungkin bisa sesanggup kamu al. Nah jadi intinya kita aja yang kurang kompak dan belum terlalu mengerti tujuan awalnya". Ucap dalvin sambil tersenyum " Sekarang kita bahas lagi bareng-bareng ya, kamu mau kan?". Ucap dalvin sambil menatap alda, dan berharap jika alda mau.
" Ayok, tapi kalian masuk kelas duluan aja ya. Aku cuci muka dulu, bentar lagi aku masuk". Ucap alda karena ia harus mencuci mukanya agar tidak terlihatan habis menangis.
" Aku temenin ya al?". Tawaran keysa.
" Boleh ayok". Ucap alda beranjak dari tempat duduk nya lalu pergi menuju kamar mandi.
Alda dan keysa sedang berjalan dikoridor, tak sengaja berpapasan dengan aldi yang baru saja akan masuk kedalam ruang ekskul 1.
Aldi menatap muka alda, ia melihat muka alda memerah karena habis menangis, membuat aldi terkejut dan bertanya-tanya.
" Al lo kenapa?". Tanya aldi dengan nada khawatir
Alda tidak menggubris pertanyaan aldi, ia melihat aldi dengan tatapan yang sinis lalu melanjutkan jalannya menuju kamar mandi. Tetapi tangan alda ditarik oleh aldi dan menghadang alda dengan tangannya agar ia tidak bisa melanjutkan langkahnya.
Karena alda tidak mau menjawab pertanyaannya, akhirnya ia terpaksa bertanya pada keysa.
" Key, kenapa dia nangis? memang ada kejadian apa?". Tanya aldi penasaran
" Lo kemana aja di, dari tadi ada masalah di ekskul lo kemana, kenapa baru datang sekarang!". Ucap keysa meninggikan nada suaranya
__ADS_1
" Masalah apa?". Ucap aldi tak mengerti
" Lo cari tau aja sendiri di, didalem lo pasti bakal nemu jawaban!". Ucap keysa lalu meninggalkan aldi yang masih bingung
Aldi masuk kedalam ruangan, ia melihat teman-temannya yang ada didalam terlihat lesu karena masalah yang baru saja terjadi beberapa menit yang lalu.
Itu membuat aldi bingung dan bertanya-tanya, apa yang sebenarnya terjadi, lalu aldi menghampiri riki yang sedang duduk dibangkunya, ia meminta riki untuk menceritakan apa yang terjadi saat aldi tidak ada.
" Rik, ada kejadian apa barusan?". Ucap aldi lalu duduk disebelah kanan riki
" Ohh barusan... (riki menceritakan semuanya pada aldi)". ucap riki menjelaskan.
" (aldi mendengarkan apa yang disampaikan oleh riki)".
Tak lama kemudian alda masuk kedalam ruangan, semuanya yang ada didalam kelas telah menunggu kedatangan alda.
Alda berjalan menuju depan kelas menghampiri dalvin yang sedang menunggu dirinya untuk membahas kegiatan penampilan besok.
Alda sangat berharap agar teman-temannya bisa bekerjasama dan memberikan penampilan terbaiknya untuk besok di acara besar sekolah.
Alda dan dalvin membahas satu persatu lalu dilanjutkan mempersiapkan kostum dan peralatan untuk digunakan diatas panggung.
Persiapan pun selesai dengan baik ditambah lagi dengan anggota ekskul 1 yang bisa bekerjasama dengan kompak.
Setelah itu dalvin dan alda menutup kegiatan lalu mempersilahkan teman-temannya untuk pulang karena waktu sudah semakin sore menjelang maghrib.
__ADS_1
" Maksih ya vin udah bantuin". Ucap alda kepada dalvin yang sedang membereskan buku-bukunya kedalam tas.
" Makasih buat apa?". Tanya dalvin bingung
" Makasih udah bantu semuanya". Jawab alda
" Ohh emang itu tugas aku juga kali al, malah aku yang harusnya minta maaf sama kamu gara-gara aku kamu jadi nangis". Ucap dalvi masih merasa bersalah pada alda
" Ga apa-apa ko asal jangan diulangi lagi hehe". Ucap alda sambil tertawa
" Haha siap bosQ! ". Balas dalvin sambil tertawa
" Al, maaf aku pulang duluan ga apa-apa kan? soalnya aku ada urusan". Ucap dalvin
" Ohh iya vin, hati-hati ". Balas alda
Setelah itu dalvin pergi terlebih dahulu meninggalkan alda dan teman-teman yang masih berada di dalam ruangan, karena dalvin sedang ada urusan yang sangat penting.
" Guys semangat buat besok ya! maaf gue harus pulang duluan soalnya hari ini gue lagi ada urusan". Teriak dalvin pada teman-teman lalu pergi terburu-buru.
-Selesai😊
Kalo kalian suka jangan lupa VOTE ya, lalu like and komen biar author tetap semangat buat update!
Makasih loh sebelumnya, author sayang kalian 😗
__ADS_1