Sahabat Rasa Rindu

Sahabat Rasa Rindu
Episode 85


__ADS_3

Acara demi acara telah selesai, mereka pun kembali ke apartemen bersamaan. Hari spesial bagi Alda yang tak akan pernah terlupakan ini, menjadi tanda untuk persahabatan yang akan segera dimulai.


Setelah sekian lama pertemanan yang begitu canggung dan membosankan ini, kini suasana telah kembali mencair, tak ada lagi jarak antara mereka. Semua bertememan selayak nya manusia normal.


Walaupun Dalvin menyukai Alda, tetapi mulai saat ini ia meng ikhlas kan nya untuk Aldi. Ia sudah berjanji tidak akan menganggu hubungan mereka, selagi Aldi tidak menyakiti perasaan Alda.


" Di, gue gaakan ganggu hubungan kalian. Alda bahagia sama lo, gue harap lo bisa jaga perasaan nya ya".


" Gue pasti bakal jaga dan bahagiain dia, lo ga perlu kuatir Vin". Sambil menepuk pundak Dalvin.


" Kalo lo sampai sakitin perasaan dia, lo tau kan apa akibatnya?. Gue akan maju paling depan untuk lindungin dia".


" Iya gue ngerti".


***


Sesampai nya diapartemen, Clarisa yang sedang duduk di sofa segera berdiri, ia langsung menghampiri dan memeluk Aldi didepan Alda dan teman-teman nya. Dengan tingkah nya yang manja membuat Aldi tak menyukai tingkahnya itu.


" Kaka, kenapa kau tidak mengajak ku. Sementara kau mengajak teman-teman mu kan?".


" Ini tidak ada urusana nya dengan mu Risa, sekarang tidur lah. Kenapa kau belum tidur malam-malam begini?".


" Aku tidak bisa tidur Ka, aku menunggu mu sampai kau kembali. Aku ingin kau menemani ku".


" Kaka tidak bisa, dan Kaka sangat lelah sekarang. Kita bicara besok ya".


" Kenapa? Kau tidak menghargai kedatangan ku Ka. Kau lebih sibuk mengurus pekerjaan dan teman-teman mu, kau tidak memperdulikan aku sekarang".


" Bukan begitu Risa, besok kita bicara. Ini sudah malam aku cape, dan aku harap kamu bisa mengerti itu".


" Aku membencimu Kak. Jika kau tidak menyukai kedatangan ku, besok pagi aku akan pergi dari sini. Kau sudah berubah sekarang, kau bukan Kak Aldi yang ku kenal dulu".


Riki yang baru saja datang ke ruangan, dan mendengar perkataan Clarisa segera menghampiri, dan menghentikan ocehan gadis yang sedari tadi memarahi Tuannya.


" Maaf Nona, Tuan Muda sangat lelah hari ini. Saya harap anda bisa mengerti. Silahkan tidur atau saya antarkan anda menuju kamar anda Nona".Ucap Riki Kata-katanya mengandung Arti. jika ia masih disini Ia tak akan segan bisa membuat nya menyesal, jika mengganggu Tuannya.


" Tidak perlu! Aku bisa pergi ke kamar ku sendiri". Ucapnya berteriak. "Besok pagi aku akan pergi. Dan aku sangat membencimu Kaka". Sambil berlari menuju kamarnya.


" Baik lah Nona selamat tidur. Saya menunggu hari itu jika anda memang berani untuk pergi". Ucap Riki.


Clarisa sudah pergi menuju kamarnya. Sementara masih di dalam ruangan Aldi masih bingung dengan tingkah aneh Clarisa.

__ADS_1


" Kenapa lu bicara seperti itu Rik. Adik gue pasti sakit hati sama perkataan lu".


" Maaf Di, tapi itu memang tugas gue kan? Gue harus mulai memberi penegasan sama Adik angkat lu. Apapun perbuatannya pasti ada batasnya".


" Tapi gimana kalo dia besok beneran pergi. Emang lu bisa tanggung jawab?".


" Itu hanya gertakan. Lo ga perlu kuatir, gue bakal urus semuanya".


Alda yang berada disamping Aldi menggenggam lengannya, dan mengatakan bahwa Aldi tak boleh bersikap seperti tadi pada adiknya. Karena bagaimana pun Clarisa adalah orang yang lebih dulu mengenal Aldi, dibanding dirinya.


" Sayang, kau tidak boleh bersikap seperti itu pada adik mu".


" Kenapa? Adik ku sudah keterlaluan Al".


" Bukan begitu. Aku mengerti perasaannya, aku tau kedatangannya kemari ingin bertemu dengan mu. Jadi tolong hargai dia yang sudah datang jauh hanya untuk menemui mu".


" Aku memang menyayangi adik ku. Tapi aku juga harus mulai menjaga jarak dengannya".


" Kenapa, dia kan adik mu?". Tambah Keysa.


" Dia sudah dewasa, dan dia bukan anak kecil yang permintaannya harus selalu aku turuti".


" Walaupun sudah dewasa, kau masih tetap menganggap nya seperti adik kecil mu kan?. Aku tahu itu, dan aku akan mengerti. Hargai adik mu yang sudah datang kemari ya". Ucap Alda.


" Tapi Aldi, aku hanya". Kata-katanya belum selesai karena Riki memotong pembicaraannya.


" Maaf Al, lo ga tau permasalahannya. Jadi tolong hargai perkataan Tuan Aldi saat ini ya, gue minta maaf Al".


" Baik lah, aku mengerti". Ucapnya tertunduk diam.


" Riki, Aldi. Gue sama Alda tidur duluan ya, selamat malam". Ucapnya sambil menarik lengan Alda.


" Sebentar Key, gue mau bicara sebentar sama Alda".


" Oh oke, gue duluan apa tungguin nih?".


" Lo duluan aja, biar gue yang anter Alda ke kamarnya nanti".


" Yaudah Bye".


Keysa pergi, lalu menghilangkan jejak nya menuju kamar nya. Yang berada tidak jauh dari tempat mereka berkumpul.

__ADS_1


" Yaudah gue ngantuk, gue tidur duluan ya. Besok gue harus kerja extra bukan?".


" Yaudah Lo tidur duluan aja Rik. Besok pagi lo harus urus semuanya".


" Siap".


Riki juga pergi meninggalkan mereka berdua di ruangan tengah. Ia tak ingin mendengarkan apa yang akan Aldi katakan pada Alda. Karena memang Aldi tak menyukai itu.


" Apa?". Ucap Alda memulai.


" kenapa kamu jadi membela Clarisa? Aku mendidik Clarisa agar ia tidak menjadi gadis yang manja".


" Lalu kenapa kau tidak mengundangnya di acara ulang tahun ku tadi?!".


" Karena aku tak ingin ia merusak acara yang sudah ku buat dari lama".


" Kenapa kamu berfikir seperti itu?".


" Karena aku tahu, dia tidak akan menyukai siapapun wanita yang sedang dekat dengan ku".


" Kenapa?".


" Aku mengetahui itu saat aku masih berpacaran dengan Delima. Dia melakukan segala hal agar Delima bisa memutuskan hubungannya dengan ku. Bahkan dia sempat mencelakai Delima saat itu. Dan aku tidak ingin kejadian itu sempat terulang pada mu".


" Tapi bukannya kau sangat menyayangi Clarisa kan?".


" Aku pernah sangat menyayanginya. Tetapi rasa sayang ku sedikit memudar, saat dia berubah menjadi gadis kecil yang selalu membangkang. Makannya Papah mengirimnya sekolah di Luar Negeri Al".


" Jadi itu sebabnya kamu dan Riki berbuat seperti itu? Lalu bagaimana jika besok dia benar-benar pergi?".


" Aku tau dia hanya mengancam ku, dan dia ingin tahu seberapa besar aku masih peduli padanya. Tenang saja aku akan membujuknya Al".


" Baik lah. Tapi saat ini aku sangat ngantuk sayang. Aku ingin pergi kekamar ku".


" Iya sayang, aku akan mengantar mu".


Aldi mengantar Alda hingga pintu depan kamar nya. Lalu berbincang sebentar untuk mengucapkan selamat malam pada wanita dihadapannya.


" Selamat malam, tidur indah sayang. Tidur dan bermimpi lah tentang ku. Aku mencintaimu sayang". Sambil memeluk dan mencium kening Alda.


" Malam, aku juga mencintaimu".

__ADS_1


-Selesai 😊


__ADS_2