Sahabat Rasa Rindu

Sahabat Rasa Rindu
Episode 18


__ADS_3

" Aldi maaf". Ucap sista menarik lengan aldi


Aldi menatap sista kembali dengan tatapan membunuh lalu melepaskan lengan sista dengan kasar.


" Cih! urusan tadi aja belum selesai sekarang


lo bikin masalah baru ke alda, lo juga belum minta maaf sama dia". Tegas aldi


" Ngapain gue harus minta maaf sama cewe kaya dia". Ucap sista


" Bodoh!!". Teriak aldi


" Apa, lo bilang bodoh! ". Ucap sista berteriak walaupun aldi sudah tidak mau mendengar penjelasannya.


Aldi tidak peduli dengan apa yang sista katakan, yang ia fikirkan hanyalah rencana untuk memberi sista pelajaran supaya tidak menyakiti alda.


***


Seperti biasa aldi mengambil motornya diparkiran sekolah, ia memberikan helem pada alda lalu memakaikannya.


Alda masih merasa tidak enak pada aldi, karena ia tidak sengaja memeluk aldi barusan, ia takut jika aldi tidak suka dengan tingkahnya.


Sementara itu aldi sangat kesal pada dirinya sendiri karena ia selalu terlambat untuk melindungi alda.


" Maaf". Ucap mereka sontak mengatakan bersamaan


Aaaaa ko bisa barengan siiii!!!!!. Alda


Ko bisa barengan sii!. Aldi


" Kamu duluan". Ucap mereka bersamaan kembali


" Aaaaa ko barengan terus sii". Seru alda


" Lah ko bisa". Ucap aldi


" Gatau, kamu duluan aja di". Ucap alda


" Lo duluan aja ga apa-apa! ". Ucap aldi


" Yaudah aku mau minta maaf soal tadi di, maaf tadi aku ga sengaja meluk kamu, jujur aja karena aku hari ini ngerasa cape, jadi waktu ngadepin sista dan kawan-kawannya aku ngerasa lemah di, makasih ya kamu udah datang, makasih juga kamu udah ada tadi, aku gatau seandainya kalo gaada kamu barusan, mungkin hari ini aku pulang sendiri tanpa naik kendaraan, dan mungkin aja aku udah di bully sama sista dan kawan-kawan nya, maaf di aku selalu ngerepotin kamu". Ucap alda mengungkapkan apa yang dari tadi ia pendam sambil menunduk.


Aldi menatap muka alda, menarik nafas lalu menghembuskannya kasar.


" Alda gue ga ngerasa lo ngerepotin gue, gue udah janji sama lo buat selalu ngelindungin lo. Hari ini gue sengaja nungguin lo sampai lo pulang sekolah, karena gue takut bakalan terjadi sesuatu sama lo. Apalagi tangan lo masih luka kan, ternyata bener kalo sista ternyata gaakan nyerah gitu aja, lo jangan sungkan kalo lo butuh bantuan gue. Lo harus bilang kalo ada orang yang nyakitin lo, orang itu bakal nyesel karena udah berurusan sama lo, karena gue bakal selalu ada dibelakang lo". Ucap aldi tegas


" Makasih di kamu selalu lindungin aku". Lirih alda


" Oh iya, barusan kamu mau bilang apa di?! ". Ucap alda kembali


" Sebenernya gue mau minta maaf juga sama lo karena gue selalu aja terlambat buat lindungin lo, seharusnya gue bisa gerak cepat, biar lo ga terluka al, maafin gue al". Ucap aldi lirih


" Kamu ga perlu minta maaf di, justru kamu udah kaya pahlawan yang datang buat lindungin aku, aku seneng bisa berteman sama kamu, karena kamu aku jadi semangat buat ngejalanin semuanya, makasih ya di". Ujar alda


" Iya al sama-sama". Ucap aldi tersenyum

__ADS_1


Aldi pun mengantar alda pulang ke rumahnya dengan selamat.


Banyak sekali kejadian yang telah alda lewati hari ini, alda juga merasa yakin dengan aldi bahwa ia akan selalu melindungi dirinya sebagai seorang sahabat.


" Makasih di, mau masuk dulu?!". Ajak alda


" Gausah al gue langsung pulang, udah malem juga". Seru aldi


" Oh iya al lo kan udah janji weekand sekarang mau temenin gue lari?". Ucap aldi kembali mengingatkan


" Aaaa iya aku lupa, yaudah hari minggu aja kita lari gimana?!". Ujar alda


" Oke al ga masalah, minggu jam 6 pagi gue jemput lo. Salamin buat ayah ibu lo ya, maaf gue ga bisa mampir". Seru aldi sambil menyalakan mesin motornya


" Oke di aku tunggu, iya di pasti nanti aku sampaikan". Ucap alda sambil tersenyum


Setelah mengobrol sebentar dengan alda, aldi pun bergegas pulang mengendarai sepedah motornya.


Awan sudah semakin gelap menandakan waktu sudah semakin malam, bintang-bintag dilangit sudah bermunculan, begitu juga rembulan yang sudah menampak kan terangnya menggantikan matahari siang.


***


Aldi baru saja sampai dirumah nya, seperti biasa didepan sudah ada bu elly kepala pelayan yang sudah menyambut aldi dipintu utama.


" Malam tuan muda, tuan besar sudah menunggu tuan muda dimeja makan". Sapa bu elly


" Heem". Ucap aldi singkat


Aldi berjalan menghampiri papa dan mamanya dimeja makan.


" Hemm iya ma". Menarik kursi kebelakang untuk duduk


" Ko jam segini baru pulang?!". Ucap mama


" Iya ma maaf, barusan aldi anter dulu temen". Ucap aldi


" Anter siapa?!". Tanya mama


" Alda ma". Jawab aldi


" Ooo alda lagii nih, kenapa sama alda sampe anak mama anterin pulang? ". Tanya mama


" Tangannya luka ma". Jelas aldi


" Sekarang alda gimana keadaannya di?". Tanya papa langsung menyambar


" Keadaannya baik pa, cuman barusan dia disakitin lagi sama sista dan kawan-kawan nya". Jelas aldi kesal


" Papa udah tau orang kaya sista gaakan nyerah gitu aja, dia pasti akan berusaha buat dapetin apa yang dia mau, kamu harus bisa lebih jagain alda di". Pesan papa


" Tapi nak sebenernya hubungan kalian itu apa, pacaran?!". Tanya papa kembali


" Engga lah gamungkin, orang kita cuma sahabat". Jawab aldi


" Antara pria dan wanita itu gaada yang namanya sahabat loh". Goda papah

__ADS_1


" Ada tuh pa contohnya kaya aldi sama alda". Jawab aldi mengelak


" Ya hati-hati aja suatu saat nanti diantara kalian pasti bakalan ada yang punya perasaan satu sama lain". Goda papa sambil memasukan makanan kedalam mulut


" Ga lah pa ga mungkin". Ucap aldi


" Tapi kan bisa jadi loh, nama kalian aja mirip, siapa tau nanti kalian jodoh". Tambah fahri


" Heemm". Ucap aldi malas menanggapi


Setelah itu tidak ada lagi yang bicara, mereka fokus dengan makanan masing-masing hanya ada dentingan sendok diatas meja makan.


***


Sementara dirumah alda ia baru saja selesai mandi lalu pergi ke kamarnya untuk beristirahat tanpa makan malam terlebih dahulu, karena ia merasa tidak lapar dan lebih baik beristirahat untuk meregangkan saraf nya.


Memang hari ini sangat melelahkan untuk alda sehingga banyak hal yang terjadi di luar dugaannya.


Alda sedang larut dalam lamunannya, tetapi lamunannya seketika dibuyarkan oleh ketukan dari balik pintu.


" Kak alda kata ibu makan dulu!". Teriak fadli dibalik pintu


" Bilangin ke ibu ka alda gaakan makan malam, ka alda ngantuk mau tidur". Balas alda


Tidak ada jawaban lagi dari fadli. Alda pun tertidur dikasurnya karena memang badannya sudah terlalu lelah.


Tak lama pintu kamar alda terbuka, ayah dan ibu masuk kedalam kamar membawa makanan.


" Alda makan dulu, ibu tau kamu pasti cape tapi perut kamu juga perlu diisi sayang". Ucap ibu mengusap kepala alda


" Ibu padahal alda ga lapar, alda hanya ingin istirahat aja ko". Ucap alda terbangun dari posisi tidurnya


" Makan dulu aja walaupun sedikit". Ucap ibu sambil tersenyum


" Iya bu". Balas alda


Alda pun memakan makanan yang sudah dibawakan oleh ibu barusan.


" Alda tadi pulang sama siapa, maafin ayah ya tadi ga sempet jemput alda". Ucap ayah merasa bersalah


" Pulang sama aldi yah, iya ga apa-apa alda juga ngerti ko". Ucap alda tersenyum


" Alda habisin makannya ya ayah sama ibu pergi dulu ke kamar, mau istirahat". Ucap ayah


" Siap ayah, selamat istirahat ayah ibu, eh iya alda lupa aldi nitip salam katanya maaf gabisa mampir". Ucap alda


" Iya nak kamu juga selamat istirahat ya, salamin juga ke aldi ya nak dari ayah dan ibu". Seru ayah dan ibu


Alda hanya membalas dengan senyuman, tidak lama setelah ayah dan ibu keluar, makanan pun sudah habis. Alda pergi ke dapur untuk menyimpan peralatan makanannya. Setelah itu alda kembali beristirahat.


-


-


-Selesai😊

__ADS_1


__ADS_2