Sahabat Rasa Rindu

Sahabat Rasa Rindu
Episode 12


__ADS_3

" Assalamualaikum ayah.. Ibu.... alda pulang". Ucap alda memanggil ayah dan ibu yang sedang berada dimeja makan.


Alda menghampiri ayah dan ibu lalu mencium punggung tangan ibu bergantian kepada ayah.


" Jam segini ko baru pulang, pulang sama siapa barusan?". Tanya ayah "Ko tadi ayah denger suara ada motor al". Tanya ayah kembali seperti meng intograsi.


" Maaf yah, soalnya alda sibuk banget tadi di sekolah buat mempersiapkan acara besok. Terus barusan alda dianter pulang sama temen yah". Ucap alda menjelaskan pada ayah. "Ehh iya yah alda juga mau izin kayanya besok alda pulang agak malam, soalnya besok alda jadi panitia diacara besar sekolah, ga apa-apa kan yah buu?! ". Izin alda pada kedua orang tuanya dengan muka yang memelas.


Ibu menatap ayah itu bertanda jika ibu dan ayah sedang berdiskusi, ayah menganggukkan kepalanya pertanda setuju.


" Yaudah ga apa-apa asalkan besok kalo mau pulang jangan lupa kabarin ayah ya. Nanti biar ayah jemput ke sekolah". Ucap ayah sambil tersenyum


" Siap ayah". Sorak alda


" Yaudah sana mandi, udah itu kita makan ya". Perintah ibu


" Siap bu". Ucap alda tersenyum lalu pergi meninggalkan ayah dan ibu


Selesai alda mandi dan berganti pakaian ia pergi ke ruang makan, untuk makan malam bersama dengan keluarganya.


Alda duduk dan disambut senyuman hangat dari ayah dan ibunya, tak lupa juga di meja makan ada fadli dan juga kak riko.

__ADS_1


Kak riko dia adalah kakak pertama yang sangat alda sayangi, karena kak riko terlalu sibuk bekerja jadi ia sangat jarang sekali di rumah, bahkan kak riko terkadang selalu pulang larut malam, jadi alda sangat jarang bertemu dengannya karena alda sudah tidur jika kak riko pulang.


Sementara fadli adalah adik alda yang sangat ia sayangi,walaupun fadli masih menginjak sekolah menengah, namun disini sifat fadli terlihat lebih dewasa dari alda. Ia adik laki-laki satu-satunya, jadi fadli merasa bahwa ia harus menjaga kakak perempuannya.


Alda merasa senang karena akhirnya keluarganya bisa berkumpul kembali dimeja makan setelah sekian lama kak riko hanya mengurusi pekerjaannya hingga larut malam.


Alda menatap kak riko seakan banyak hal yang ingin ia tanyakan pada kakak nya itu, kak riko yang menyadarinya langsung bertanya pada alda yang sedari tadi menatapnya.


" Kenapaa al, ngeliatin kaka ko sampe segitunyaa hehe". Ucap ka riko tertawa sambil mengunyah


Ayah, ibu, dan fadli langsung menatap kak riko yang baru saja berbicara.


" Hehe maaf kak, soalnya alda seneng banget kakak akhirnya bisa makan bersama lagi. Tapi kenapa sih kaka sibuk sampe jarang banget kumpul bareng keluarga, sebenernya alda kangen banget sama kak riko, hiks! ". Lirih alda karena ia sangat menyayangi kaka nya itu, begitu pun kak riko ia sangat menyangi alda dan fadli adiknya.


Riko duduk disampingnya lalu memeluk alda "Maafkan kakak, kakak terlalu sibuk bekerja hingga kaka jarang berkumpul bersama kalian". Ucap riko menenangkan alda "mulai sekarang kaka akan berusaha pulang cepat, agar adik kesayangan kaka ini tidak sedih lagi". Ucap riko masih memeluk alda.


" Kaka beneran kan?! ". Ucap alda menatap kakanya


" Iya kaka berjanji". Ucap riko


Tiba-tiba fadli bersuara ketika melihat kaka nya hanya memeluk alda.

__ADS_1


" Kak! kau lupa jika kau masih memiliki adik yang menyayangimu juga". Ucap fadli memecahkan suasana


" Ehh iya kakak baru ingat hahaha, mana mungkin kakak akan melupakan jagoan kecil kakak. Kau ingin kakak memeluk mu juga?". Ucap riko diiringi dengan tawa kecil


" Tidak kak! Aku bukan seperti kak alda yang cengeng, aku pria yang kuat". Ucap fadli dengan muka yang tak bisa ditebak


" Kau benar kau pria yang kuat, sifat mu juga sudah semakin dewasa sekarang, kaka kagum padamu". Ucap riko sambil merangkul fadli dan alda


Ibu dan ayah yang melihat kejadian yang baru saja terjadi sangat bangga pada anak-anak nya, hingga ibu secara tidak langsung meneteskan air mata bahagia. Ayah yang mengerti tetesan air mata ibu langsung berdiri untuk memeluk ibu.


" Terimakasih riko, alda, fadli. Ayah dan ibu sangat bangga pada kalian, walaupun kehidupan kita sangat sederhana, tetapi kita harus tetap memiliki cinta seperti ini". Ucap ayah pada anak-anak nya.


" Terimakasih nak". Lirih ibu yang masih menangis karena bahagia.


Kak riko menghampiri ibu dan ayah lalu memeluk keduanya secara bergantian.


" Ayah, ibu, mulai sekarang riko janji akan pulang tepat waktu agar bisa terus bersama kalian". Ucap riko pada ayah dan ibu.


Ayah dan ibu mengangguk mendengar perkataan yang barusan diucapkan oleh riko.


Malam itu menjadi malam yang membahagiakan untuk alda dan keluarga nya.

__ADS_1


-Selesai😊


__ADS_2