
Alda sudah berada dirumah sakit, ia dimasukkan ke ruangan IGD, seluruh keluarga atau kerabat nya tidak di perbolehkan untuk masuk kedalam ruangan, karena Alda akan segera ditangani oleh dokter.
" Dokter, saya mau temenin Alda!". Teriak Aldi.
" Maaf Tuan lebih baik anda diam dulu disini, kami akan melakukan yang terbaik untuk teman anda". Sambil menutup pintu ruangan.
" Arghh". Mendengus kesal.
Papa menghampiri Aldi untuk menenangkan nya, ia meyakinkan anaknya bahwa semua nya pasti akan baik-baik saja.
" Kamu harus tenang nak, Alda pasti akan baik-baik saja".
" Gimana Aldi bisa tenang Pa, sementara Alda terluka".
" Kamu harus doakan Alda, agar ia baik-baik saja".
" Iya Pa Aldi pasti doain yang terbaik untuk Alda, tapi kondisi Alda sekarang bikin Aldi sangat kuatir Pa".
" Nak, seberapa besar sayang kamu sama Alda?".
" Aldi sayang sama Alda melebihi apapun Pa".
Papa melihat ketulusan pada mata anaknya, ia akan melakukan apapun asalkan anak nya tak bersedih. Termasuk menolong nyawa Alda sekalipun. Papa akan melakukan yang terbaik.
" Baik nak, kalo begitu Papa akun melakukan apapun untuk kamu".
" Makasudnya Pa?".
" Setelah dari ruang IGD Papa akan memberi perintah untuk memasukan Alda ke ruangan VIP, dan papa akan panggil dokter terbaik untuk merawat Alda".
" Makasih Pa, karena Papa sudah melakukan yang terbaik".
" Iya sama-sama Nak, apapun demi kebahagiaan anak Papa".
Pa itu sebabnya Aldi sangat menyayangi Papa, dan tidak mau sampai kehilangan Papa, karena Papa akan melakukan apapun untuk kebahagiaan keluarga. Aldi.
Setelah menunggu beberapa jam, akhirnya dokter keluar dari ruangan. Ia mengatakan suatu hal yang membuat semua yang berada disini sangat terkejut.
" Maaf keadaan Alda saat ini semakin memburuk, ia kritis dan mengalami koma. Mohon bantuannya dari pihak keluarga dan kerabat untuk mendoakan kesembuhan Alda".
__ADS_1
Seluruh keluarga menangis, kerabat nya pun ikut menangis, termasuk teman-teman Alda yang ikut ke rumah sakit. Keysa memeluk Ibu yang menangis, termasuk dirinya yang menangis dalam pelukan Ibu.
" Alda pasti akan baik-baik saja Bu". Ucap Keysa.
" Iya nak kamu bener, Alda adalah anak yang kuat. Ia pasti bisa melewati ini semua".
Beberapa saat terdengar suara Papa yang berteriak pada Dokter, itu membuat nyali dokter itu menciut.
" Masukan Alda kedalam ruang VIP, panggil Dokter terbaik untuk merawat Alda jika kalian tidak bisa menanganinya".
" Maaf Tuan, tapi kami akan berusaha sebaik mungkin".
" Panggil Dokter terbaik sekarang".
" B, ba, baik Tuan". Ucap nya gelagapan.
Perintah Papa adalah yang ditakuti oleh orang-orang, kemarahan Papa adalah yang paling menakutkan, jadi semua orang harus berhati-hati pada sikap atau perbuatannya dihadapan Tuan Ardiantara.
Siapa yang tak mengenal Tuan Ardiantara, semua pasti sudah tak asing lagi dengan nama itu. Termasuk pada nama anaknya Aldi Ardiantara, mereka sangat mengenali anaknya, walaupun Aldi dianggap masih belum dewasa karena umurnya, tetapi ia sudah memiliki kekuasaan yang sama seperti Papa nya.
" Cepet kasih perawatan terbaik untuk Alda, apa kalian semua ga denger!". Teriak nya marah, karena Dokter dan para staf nya masih diam mematung dihadapannya.
Dokter dan para staf nya segera bertindak, walaupun bingung akan melakukan apa. Tetapi mereka akan melakukan yang terbaik untuk pasien nya hari ini. Begitu pun semua orang yang ikut kerumah sakit karena kuatir dengan kondisi Alda, ikut terkejut dengan besarnya kekuasan Aldi dan Papanya. Jika Papanya sudah jelas memiliki kekuasaan yang begitu besar, tetapi Aldi, mereka tak menyangka jika Aldi memiliki kekuasaan yang sama seperti Papanya.
" Ibu maafin Aldi, Aldi kaya gini karena demi Alda Bu, Aldi pengen Alda cepet sadar".
" Iya Nak Aldi Ibu paham, kamu begini karena kamu gamau sampai Alda kenapa-kenapa kan, terima kasih Nak Aldi, Ibu gatau harus bagaimana atas kebaikan Nak Aldi dan Tuan Ardiantara".
" Ibu, saya akan melakukan apapun demi keselamatan Alda".
" Terima kasih banyak Nak". Sambil memberi pelukan pada Aldi.
" Sama-sama Bu".
Apapun untuk Alda saya rela melakukan apapun Bu, meskipun dengan nyawa sekalipun, karena Alda adalah bagian dari kehidupan saya, saya tidak akan rela melihat Alda seperti ini. Aldi.
Alda memang sangat beruntung memiliki sahabat seperti kamu Nak, Ibu melihat kamu begitu tulus pada Alda. Ibu yakin Alda akan bahagia jika bersama kamu. Ibu.
Selang beberapa waktu, Dokter memerintahkan staff nya untuk membawa Alda keruang VIP, karena perlengkapan sudah disiapkan dengan rapi.
__ADS_1
Diluar, semua melihat Alda yang masih belum sadarkan diri, begitu hancur hati mereka ketika melihat Alda masih terbaring lemah ditempat tidur.
" Alda mana senyum kamu sekarang, mana Alda yang aku kenal sebagai orang yang ceria. Kenapa kamu masih tidur Al. Bangunn Al, aku mohon bangun Al jangan kaya gini".
" Tenang Nak, Alda pasti akan baik-baik aja kok".
Aldi tak mau mendengar, ia pergi keluar untuk menenangkan fikirannya. Karena ia sudah tak sanggup melihat Alda yang terus tertidur.
Aldi duduk sambil menatap langit, ia membayangkan masa-masa bahagia saat bersama Alda. Sampai akhirnya mereka menatap langit bersamaan pada saat camping kemarin.
Al, aku kangen sama kamu, aku janji kalo kamu bangun nanti aku gaakan bicara kasar lagi sama kamu. Aku mohon Al bangun, kembali sama Alda yang ceria seperti kemarin, jujur aku rindu senyum kamu Al. Aldi.
" Woy!". Seorang wanita datang menepuk pundak Aldi, membuat dirinya terkejut.
" Keysa, ngapain lo kesini!". Ucap nya dingin.
Keysa duduk bersebelahan dengan Aldi, menatap langit biru bersamaan.
" Alda juga pasti bakal berjuang kok, dia orang yang kuat. Lu harus yakin dia bakal bangun nanti".
Aldi tak menjawab, ia masih tenggelam dalam fikirannya.
" Lu tau? Gue yakin Alda pasti bakal bangun karena dia sayang sama keluarga dan teman-teman nya, termasuk sama lu Di, dia sayang banget sama lo".
" Lo tau dari mana kalo dia sayang sama gue?".
" Dengan tatapan dia ke lo, walaupun dia ga pernah bilang, tapi gue tau arti tatapan itu Di. Alda ga pernah sekalipun merhatiin cowo. Kecuali lo Di".
" Tapi itu bukan berarti kalo dia sayang sama gue!".
" Terserah lu Di, emang lo ga ngerasain selama ini gimana perhatian Alda sama lo?".
" Hemm".
Gue gatau dia sayang sama gue atau engga, tapi gue bakal berusaha buat dia sayang sama gue. Aldi.
" Yaudah, gue balik duluan Di".
" Hemm".
__ADS_1
Alda, aku bakal terus jaga kamu sampai kamu bangun nanti, aku ingin kamu segera sadar Al, aku gamau kamu seperti ini. Apapun akan aku lakukan Al, apapun asalkan kamu segera sadar. Gumam Aldi sambil menatap langit yang cerah.
-Selesai😊