
Tak lama setelah dalvin keluar alda pun bersiap-siap untuk pulang, lalu menggendong tas dipundaknya.
" Aldaaa". Teriak seseorang memanggil alda, sebenarnya alda tak asing dengan suara yang memanggil namanya, ia sudah menebak bahwa suara itu adalah aldi.
Alda tidak menggubris panggilan aldi, ia terus melanjutkan langkahnya dengan cepat, tetapi tak disangka justru aldi malah mengejar alda lalu menarik lengannya supaya langkahnya terhenti.
Semenjak tadi aldi datang terlambat untuk kumpul di ruangan, aldi merasa ada yang aneh dengan tingkah alda yang selalu menghindari dirinya.
" Al berheti. Lo kenapa?". Ujar aldi bingung dengan tingkah alda yang selalu menghindar darinya.
Alda menunduk karena ia tidak berani menatap aldi, entah mengapa alda masih teringat saat aldi sedang bersama dengan kak delima tadi siang.
Kenapa dia ga bilang aja sih kalo dia udah punya kekasih. Lalu kenapa aldi ngajakin aku untuk bersahabat dengannya, bukannya jika aldi bersahabat dengan seorang wanita itu pasti akan menghancurkan hubungannya dengan kak delima kan. Fikir alda
" Hey katakan! ". Teriak aldi membuyarkan lamunan alda
" Ga kenapa-kenpa ko, em.... memang aku kenapa, ada yang aneh?!". Seru alda gugup lalu bertanya balik pada aldi
" Yang bener al gausah nanya balik, lo anggap gue itu apa, kita sahabat al kalo lo ada masalah lo bisa cerita ke gue!". Ujar aldi kesal dengan jawaban alda
" Tapii....". Belum selesai alda melanjutkan kata-kata nya aldi langsung memotong kata-kata alda
" Tapi apa al, lo mau ngehindarin gue terus tanpa gue tau sebabnya apa?!". Ucap aldi menunduk pasrah
" Bukan gituu aldi, tapi aku bingung gimana cara jelasinnya ke kamu". Ucap alda sedih karena ia bingung harus menjelaskan apa.
" Jelasin aja al. Tapi nanti kalo lo udah siap buat jelasin, gue tau sekarang lo pasti cape. Udah malem juga gue anter lo pulang ya?!". Ajak aldi
" Ayok!". Ucap alda setuju "Maaf ya di tapi beneran nanti aku pastiin bakal jelasin ke kamu kalo waktunya pas, dan biar gaada salah paham lagi". Jelas alda
__ADS_1
" Oke al, gue tunggu penjelasan lo". Seru aldi sambil berjalan bersebelahan dengan alda
Alda sendiri pun bingung mengapa ia menjadi bersikap seperti ini kepada aldi, ia merasa kesal pada aldi karena aldi tak menceritakan sebelumnya jika ia memiliki seorang kekasih, tetapi alda masih sangat penasaran apakah kak delima adalah kekasih aldi atau kah bukan.
" Jika ka delima bukan pacar aldi lalu kenapa mereka bisa dekat seperti tadi?! ". Gumam alda menggerutu dalam hatinya
Alda sangat berharap nanti aldi akan menjelaskan semuanya.
***
Sesampainya diparkiran aldi mengambil motor diikuti alda dibelakangnya, karena alda tidak mau menunggu sendiri jadi ia lebih memilih untuk mengikuti aldi.
Aldi menaiki sepeda motornya lalu menyalakan mesin.
" Al ayo naik pake helem ya". Ucap aldi sambil memakaikan helem dikepala alda.
" Makasih loh di! ". Ucap alda
" Al gue gamau liat lo nangis lagi, maafin gue yang udah termasuk bikin lo nangis tadi". Lirih aldi sambil menunduk
" Engga apa-apa ko di, lagian aku ga memperpanjang masalahnya lagi kan". Ucap alda menenangkan aldi
" Iya, tapi al gue gamau liat lo sedih apalagi sampai lo ngeluarin air mata, gue pastiin gaakan ada lagi yang nyakitin batin lo atau fisik lo, gue bakalan jagain lo semampu gue sebagai sahabat lo!". Ujar aldi dengan tegas
Alda tersenyum mendengar apa yang dibicarakan aldi barusan, ia senang karena ia memiliki sahabat seperti aldi yang sangat mempedulikan dirinya.
" Kamu serius di?! ". Ucap alda meyakinkan
" Iya al, gue ga pernah main-main sama apa yang udah gue ucapin!". Ujar aldi serius
__ADS_1
Alda tidak menjawab karena ia senang dengan apa yang telah aldi ucapkan, sekarang alda merasa seperti memiliki pelindung.
Aldi berbalik dan mengendarai sepeda motornya untuk mengantar alda pulang.
Saat diperjalanan alda terus menatap muka aldi dari kaca spion, alda masih tak menyangka bisa bersahabat dengan aldi sampai seperti ini, karena awalnya ia hanya berfikir bahwa berteman dengan aldi pasti akan sangat membosankan dan tidak akan menyenangkan, tetapi dugaan alda salah ternyata aldi lebih menyenangkan dari yang ia bayangkan.
Sesampainya dirumah alda turun dari motor aldi, lalu mengajak aldi untuk mampir masuk kerumahnya, tetapi aldi menolak karena sudah malam.
" Di hayu masuk dulu". Ucap alda mengajak masuk
" Maaf al tapi kayanya gue langsung balik aja ya, Udah malem bentar lagi perumahan di tutup". Ucap aldi
" Ohh gitu yaudah hati-hati dijalan di". Ucap alda
" Iya al, salam dari gue buat ibu dan keluarga lo ya ". Ucap aldi yang sedang menyalakan mesin
" Iya pasti di nanti aku sampein". Ujar alda memastikan
" Assalamualaikum ". Sorak aldi tersenyum
" Waalaikumsalam". Balas alda tersenyum balik.
Setelah aldi pergi alda hanya menatap punggung belakang aldi yang semakin menjauh dari hadapannya.
Tidak lama ia masuk dan membuka pintu rumahnya.
-Selesai😊
Kalo kalian suka jangan lupa VOTE ya, lalu like and komen biar author tetap semangat buat update!
__ADS_1
Makasih loh sebelumnya, author sayang kalian 😗