
Setelah duduk digazebo taman merekapun berbincang dengan santai, diselangi dengan candaan untuk menghangatkan suasana.
Aldi pun tak henti-hentinya untuk menjahili alda, hingga membuat yang dijahili merasa sangat kesal dengan tingkahnya.
Tak lama setelah berhenti dengan candaannya mereka mulai mengobrol secara serius ditemani dengan angin yang berhembus sejuknya.
Sebenarnya alda ragu untuk bertanya perihal kejadian tadi saat dimeja makan tentang sikap aldi pada adiknya " eumm.. aldi, bukannya kamu bilang kalo kamu sayang ya sama adik kamu, tapi kok sikap kamu barusan.....". Belum selesai alda bertanya aldi sudah langsung memotong perkataan alda karena ia sudah tahu arah pembicaraan alda
" Maaf lo pasti ga nyaman ya?!". Ucap aldi lirih karena ia merasa sikapnya tadi berlebihan pada adiknya apalagi dihadapan alda
" Ga apa-apa ko, wajar ko namanya juga kan kakak beradik hehe, tapi kenapa kamu sampe kaya gitu tadi?!". Ucapnya menepuk bahu aldi diselangi dengan sedikit tawa
" Gue ga enak sama lo al, tapi beneran deh gue sebenernya sayang sama adik gue". Ucap aldi karena entah mengapa kejadian dimeja makan terjadi diluar dugaannya. "gue juga bingung dengan sikap gue barusan". Ucap aldi frustasi
" Ga apa-apa aku ngerti ko". Ucap alda tersenyum "tapi di kenapa kamu sepercaya ini buat cerita masalah pribadimu ke aku?!". Ia bertanya karena aldi biasanya tidak pernah menceritakan kehidupan pribadinya pada siapapun, tetapi ini justru aldi malah banyak bercerita tentang kehidupan pribadinya.
" Gue memang sulit percaya sama orang al, tapi entah kenapa gue percaya sama lo, karena gue rasa lo memang bisa dipercaya al, gue tau lo, lo banyak dipercaya orang, dan itu adalah kelebihan lo al". Jelas aldi
" Emm oke di makasih udah percaya sama aku, aku pasti bakal jaga setiap rahasia mu". Ucap alda yakin
" Oke al gue percaya sama lo, itu sebabnya lo jadi sahabat gue sekarang". Ucap aldi sambil mengacak-ngacak rambut alda.
Alda kesal karena ikatan rambut sudah mulai berantakan, karena aldi mengacak-ngacak rambutnya.
" Aldi berantakan". Ucap alda sambil merapihkan rambut yang berantakan
Aldi hanya tertawa melihat tingkah alda yang sedang kesal dengan membenarkan ikatan rambutnya.
Sore pun tiba alda beranjak dari tempat nya duduk untuk melangkah menuju ruang tengah karena tas alda berada disofa.
" Kemana al?!". Ucap aldi yang sedang menikmati sejuk nya angin sambil terlentang dengan tumpuan kedua tangannya dijadikan bantal.
" Mau pulang, udah sore di". Ucap alda sambil melihat jam tangannya
" Eh iya gue anter lo pulang, bentar gue ambil jaket dulu ke kamar". Ujar aldi lalu pergi menuju kamarnya untuk mengambil jaket.
__ADS_1
" Ehh iya, aku tunggu di ruang tengah ya". Ucap alda lalu berjalan menuju ruang tengah. Saat menunggu aldi ia melihat foto besar seseorang yang memakai seragam jendral dengan gagahnya yang terpampang didinding.
Ehh itu ayah nya aldi kan, keren bangett!!. Alda
Alda sedang melamun tentang kehidupan aldi yang begitu mewah, sambil melihat beberapa foto yang berada di atas lemari kaca.
Aaaaaa aldi kecil imutt banget sihhh. Alda
Tetapi sebenarnya alda sendiri tidak tahu pasti bagaimana kehidupan aldi yang sebenarnya, ia hanya mendapat sedikit cerita tentang aldi, dan tidak mau bertanya hal lain lagi kecuali aldi yang bercerita.
" Lo kenapa liatin foto gue sampe segitu nya, awas lo suka sama gue nanti". Ucap aldi sambil menepuk bahu alda dari belakang dan mengagetkan alda.
" Ahh kamu ngagetin aku aja!". Ucap alda kesal karena aldi datang secara tiba-tiba
Aldi hanya tertawa lalu berjalan menuju ke arah mobil untuk mengantar alda pulang.
***
Esok nya di sekolah pada jam istirahat alda pergi ke kantin bersama teman-teman nya karena perut mereka sudah sangat lapar setelah jam pelajaran.
Lalu setelah selesai memesan makanan mereka duduk di pojok dekat jendela, karena itu adalah tempat favorit alda dan teman-teman nya.
Tidak lama mereka menunggu, makanan pun tiba diantarkan oleh bibi penjual.
Mereka menikmati makanan yang berada diatas meja sambil mengobrol mengenai pembelajaran tadi dikelas, ditambah dengan candaan-candaan untuk menghangatkan suasana.
Tiba-tiba kak delima dan kawan-kawan nya datang menggebrak meja yang digunakan alda, sontak itu membuat alda terkejut dan langsung berdiri dari tempatnya.
" Dasar lo perebut cowo orang!!". Teriak kak delima keras meneriaki alda, itu membuat orang-orang yang berada dikantin langsung mengerumuni keributan yang dibuat oleh kak delima dan kawan-kawan nya.
" Maksudnya kak ?!". Ucap alda sambil mengernyitkan dahinya karena bingung
" Jangan pura-pura bodoh lo, ngapain lo kemaren jalan sama cowo orang, aldi itu milik gue cuman milik gue paham lo?!". Teriak kak delima menunjuk-nunjuk muka alda
" Maaf kak tapi saya rasa saya memang tidak pernah merebut aldi dari siapapun, kalo kakak tidak percaya kaka boleh tanya langsung pada aldi". Ucap alda dengan santai, karena ia memang merasa tidak merebut aldi dari siapapun
__ADS_1
" Lo memang ga punya perasaan ya, lo memang cewe gatau malu, lo siapa deket-deket aldi. Jangan kegatelan jadi orang!!". Teriak kak delima geram, lalu mengangkat jus mangga yang berada dimeja untuk menyiram alda.
" Jangan keterlaluan kak, gue tau lo emang kakak kelas disini, tapi jangan seenaknya juga dong!!". Ucap keysa yang tiba-tiba datang mengambil jus mangga yang berada dilengan kak delima.
" Wah ada satu pahlawan nih yang ngebela cewe kegatelan kaya alda!". Ucap salah satu teman kak delima sambil bertepuk tangan.
" Jangan ikut campur lo, ini masalah gue sama orang ini!". Ucap kak delima pada keysa sambil menunjuk alda yang ada dihadapannya.
" Temen lo aja boleh ikut campur ka, masa gue ga boleh!". Ucap keysa geram
" udah key diem aja ga usah diladenin, biar dia cape sendiri, percuma kan kita ladenin juga toh dia gaakan percaya sama apa yang kita bilang". Seru alda sambil tersenyum tipis
" Heii! kurang ajar berani ya lo bilang gitu ke kaka kelas lo!!". Teriak kak delima geram sambil mengepalkan tangannya
" Maaf ka, bukannya kalo kaka ingin dihargai, kaka juga harus bisa menghargai orang lain ya?!". Bantah alda dengan senyum penuh arti
Plakkk
Tamparan keras kak delima mendarat dipipi kanan alda hingga menimbulkan tanda merah dipipi nya.
Alda terkejut dan meringis kesakitan karena tamparan yang diberikan kak delima sangat keras.
" Itu sebagai pelajaran atas kekurang ajaran lo!! ". Teriak kak delima memenuhi langit-langit kantin
" Cukup kak, mau gue laporin lo keruang BK sekarang, perlakuan lo sekarang udah melewati batas!! ". Teriak keysa kesal "banyak bukti disini lo udah ngelakuin kekerasan ke alda!". Teriak keysa kesal, sementara teman-teman alda yang lain membantu alda yang sedang kesakitan.
" Silahkan kalo lo berani, siapa bilang dia berurusan sama gue". Senyum tipis dibibir kak delima tanpa merasa bersalah sedikitpun.
Tak lama setelah kak delima menampar alda, aldi pun datang karena mendengar terjadi keributan dikantin menyangkut dengan alda, aldi yang sedang makan dikelas terburu-buru pergi menuju kantin, karena ia khawatir akan terjadi sesuatu pada alda.
Ternyata benar saat aldi datang ia melihat pipi kanan alda memar, terlihat bekas tamparan dipipi putih alda.
Ia berjalan cepat menuju alda, dengan khawatir aldi menyentuh pipi kanan alda yang terlihat merah. aldi sangat geram lalu melihat kearah kak delima dengat sorot mata yang tajam.
-Selesai😊
__ADS_1