
Aldi meminta alda untuk duduk disofa ruang tengah, karena ia hendak memanggil mama yang sedang berada didalam kamar.
" Al lo duduk dulu disitu, gue panggil mama dulu sebentar ". Ucap aldi sambil menunjuk sofa
" I-iya jangan lamaa ya di". Ujar alda sambil mengangguk, lalu pergi duduk diatas sofa
Alda duduk diatas sofa dan menunggu aldi yang sedang memanggil mama yang berada dilantai atas. Alda masih saja kagum dengan keindahan rumah aldi.
Tak lama saat alda sedang menunggu aldi, beberapa pelayan menghampiri alda lalu memberikan segelas jus mangga, pelayan itu memberikannya dengan sangat ramah.
" Silahkan diminum nona". Ucap pelayan sambil tersenyum
" Em... makasih mbak, tapi jangan panggil saya nona, panggil saja saya alda". Seru alda karena ia merasa tidak pantas jika dipanggil dengan sebutan nona
" Maaf nona tapi itu terlalu lancang bagi kami". Ucap pelayan itu sambil tersenyum
Lagi-lagi alda mengerutkan dahinya karena pelayan itu mengatakan hal yang sama seperti bu elly, entah bagaimana alda harus bersikap dirumah aldi. Begitu fikirnya.
" Tapi mbak saya kan cuman teman aldi, jadi panggil saja saya alda". Ucap alda masih bersikeras
" Maaf nona". Ucap salah satu pelayan sambil membungkukan badannya
" hufttt!". Dengus alda kesal tetapi ia memberikan senyuman kepada para pelayan tadi.
Setelah selesai memberikan minuman, para pelayan itu pergi meninggalkan alda yang sedang duduk disofa.
Tak lama setelah para pelayan itu pergi, aldi dan mamanya datang menghampiri alda yang sedang meneguk minuman, spontan alda langsung menyimpan minumannya kembali diatas meja, lalu berdiri untuk menyapa mama aldi.
" Selamat siang tante, perkenalkan saya alda temannya aldi". Sapa alda tersenyum canggung lalu mencium punggung tangan mama aldi
" Oooo ini alda, kamu cantik nak". Ucap mama tersenyum ramah sambil mengelus kepala alda.
" Terimakasih tante". Ucap alda tersipu malu saat mama aldi memuji
" ayo duduk". Ajak mama mempersilahkan duduk
Alda pun duduk disofa yang tadi diduduki, begitu pula aldi ia memilih untuk duduk bersebelahan dengan alda.
Mama hanya tersenyum melihat tingkah anaknya yang tidak bisa dipisahkan dengan alda, ia memulai percakapan untuk mencairkan susana yang canggung.
" Alda rumah mu dimana sayang?!". Tanya mama aldi
" Jalan kenanga No 55 bu". Jawan alda tersenyum ramah
" Ooo kapan-kapan tante bisa main dong kerumah alda". Ucap mama tersenyum
" Hehe boleh tante dengan senang alda tunggu kedatangan tante". Ucap alda sambil tertawa
" Terimakasih cantik". Ucap mama memuji alda
Alda hanya tersenyum malu mendengar pujian mama aldi barusan.
" Ehh iya alda orang pertama loh yang bisa bikin aldi bisa bahagia lagi apalagi, alda bisa berteman sama aldi itu bagaikan keajaiban". Seru mama pada alda
" Memang aldi ga pernah bahagia tante, maksudnya keajaiban seperti apa tante?". Tanya alda kaget
Aldi yang berada dipinggir alda hanya tertawa melihat ekspresi wajah alda.
" Bukan gitu nak, maksud tante semenjak kejadian beberapa tahun lalu aldi berubah menjadi anak yang sangat dingin dan juga selalu menjaga jarak dengan wanita. Tante sekarang seneng akhirnya aldi bisa bahagia berteman dengan alda". Jelas mama aldi sambil mengelus rambut alda yang diikat kuncir kuda
" Makasih sayang udah bisa mengetuk pintu hati aldi dan meyakinkan aldi bahwa setiap wanita itu ga semuanya bisa dipandang buruk". Ucap mama aldi dengan lembut
__ADS_1
" Iya bu, alda juga seneng ko bisa berteman dengan aldi". Senyum tulus dibibir alda
Aldi yang dari tadi mendengarkan percakapan dua wanita yang berada disampingnya hanya menggelengkan kepala.
" Ehemm apa aku seburuk itu ya ma, sudah selesaikah pembicaraan kalian?!". Ucap aldi sambil berdehem
" Eh iya nak maafin mama ya, karena asik ngobrol sama alda mama jadi lupa sama anak mama yang ganteng ini". Jelas mama aldi
" Hemm yaudah ayo ma kita makan aldi lapar". Rengek aldi sambil memegangi perutnya
" iya sebentar sayang, bu elly!". Ucap mama lalu memanggil bu elly "apa makanan sudah siap?!". Tanya mama.
" Sudah nyonya silahkan". Jawab bu elly sambil membungkukan badannya
" Ayo nak kita ke dapur". Seru mama mengajak aldi dan alda menuju dapur
Mereka mengikuti dibelakang mama menuju dapur lalu duduk di meja makan dengan beberapa makanan yang sudah disediakan diatas meja.
" Waaahhh makanannya banyak banget". Ucap alda sepontan lalu menutup mulutnya
" Kenapa nak, kamu suka engga?! ". Tanya mama pada alda
" Suka banget tante". Ucap alda mengangguk
" Mah, semua jenis makanan apapun pasti alda suka". Ucap aldi menggoda alda
" Ihh aldii malu tau". Ucap alda sambil mencubit lengan aldi
" Auww sakit biasa aja kali, biasanya juga lo kan malu-maluin al". Ucap aldi sambil tertawa
Alda lagi-lagi memanyunkan bibirnya karena kesal dengan jawab aldi.
" Udah dong ayo makan, kalo kalian debat terus kapan makannya?". Seru mama aldi menghentikan perdebatan
" Eh iya nak tolong panggilin fahri ya, suruh dia gabung buat makan". Perintah mama kepada aldi
" Hemm iya ma". Seru aldi lalu berdiri
Aldi pun bergegas pergi menuju kamar fahri untuk memintanya bergabung di ruang makan.
Tak lama setelah memanggil fahri mereka pun tiba di ruang makan. Fahri terhenti didepan pintu dapur, lalu ekspresi wajah fahri berubah terkejut ketika melihat ada seorang wanita yang tidak ia kenali ikut bergabung di ruang makan.
" Ka itu siapa?! ". Tanya fahri sambil menyenggol lengan aldi
" Alda sahabat gue, kenapa?! ". Jawab aldi ketus
" Cantik ya ka, haha". Ucap fahri tertawa
" Emang, lo jangan puji dia didepan gue". Ucap aldi risih
" Kenapa ka, lo cemburu?". Goda fahri
" Cih! mau mati lo". Ucap aldi kesal
" Santai ka, gue cuma becanda kali". Jawab fahri
Setelah selesai berdebat merekapun berjalan menuju meja makan. Aldi duduk dikursi yang bersebelahan dengan alda, lalu mengambil makanan yang berada diatas meja.
" Ka ga biasanya lo duduk disitu?". Goda fahri, sepertinya fahri sangat senang jika terus menggoda kakanya
" Gimana gue lah!". Balas aldi sambil mengambil makanan
__ADS_1
Fahri tidak menghiraukan apa yang aldi katakan, lalu matanya tertuju pada alda.
" Hallo kak, kenalin aku fahri". Ucap fahri sambil mengulurkan tangannya
" Haii, akuu alda". Ucap alda, baru saja ia akan menjabat tangan fahri tetapi tangannya ditepis oleh aldi.
" Gausah pake jabat tangan juga kali!". Raut wajah aldi terlihat kesal
" Lah kenapa kak, kan gue cuman mau kenalan aja sama kak alda". Ucap fahri tersenyum tipis
" Hemm, serah lu lah!". Ujar aldi
" Aaaa jangan-jangan lu suka ya sama kak alda?". Goda fahri
" Shutt, udah cepet makan jangan berdebat didepan makanan". Seru mama tiba-tiba menyambar
Seketika suasana menjadi hening, tidak ada yang berbicara, yang ada hanya dentingan sendok diatas meja makan.
" Eh iya nak udah ini mama mau pergi sebentar ya, soalnya ada arisan keluarga dirumah tante anna". Ucap mamah tiba-tiba memecahkan keheningan
" iya mah hati-hati dijalan". Ucap aldi kompak dengan fahri
Alda yang berada ditengah-tengah keluaga ini hanya tersenyum mendengar kekompakan kakak beradik yang baru saja menjawab bersamaan.
" Makasih sayang-sayang nya mama, alda ga apa-apa kan tante tinggal?!". Ucap mama kemudian menatap alda
" iya tante ga apa-apa kok". Ucap alda tersenyum
Setelah selesai makan siang, tadinya alda sudah siap untuk membereskan piring kotor yang berada diatas meja, tetapi ibu aldi malah tidak membolehkannya karena ada pelayan yang akan membereskan. Begitu ujar mama aldi
***
Aldi pergi keruang tengah diikuti alda dibelakangnya.
Aldi membaringkan badannya disofa sambil memainkan handphone.
Alda bosan karena aldi sibuk dengan handphone nya, lalu ia mencubit keras kaki aldi yang sedang terlentang di atas sofa.
" Auww, sakit al". Rengek aldi kesakitan
" ishh gimana sih ga seru banget!!". Teriak alda kesal
" Eh iya maaf gue lupa kalo ada lo, haha!". Ucap aldi tertawa
" Ishhh!". Dengus alda sinis
" Yaudah ayok kita jalan-jalan ketaman belakang". Ajak aldi bangun dari posisinya
" Ayok!". Ucap alda antusias
Mereka pun berjalan menuju gazebo taman belakang.
Alda menatap setiap jalan yang dilewatinya, tak henti-hentinya alda memuji rumah aldi, mulai dari gerbang utama hingga taman yang sedang mereka tuju saat ini.
Tentu saja jika di pandang dan dirasakan taman ini sangat indah dan sejuk membuat hati sangat damai.
-
-
-Selesai😊
__ADS_1