Sahabat Rasa Rindu

Sahabat Rasa Rindu
Episode 29


__ADS_3

" Ayo di kita pulang, udah sore banget nih". Ajak alda sambil berdiri.


" Tapi gue masih betah disini al". Ucap aldi masih dalam posisi duduk "disini sebentar lagi aja ya, pemandangannya indah banget, gue pengen liat matahari terbenam al". Ucap aldi sambil menatap langit "kenapa lo bisa tau tempat ini al?!". Ucap aldi


" Hmm yaudah gimana kamu deh di, aku tetep temenin kamu disini kok". Ucap alda "entah lah tapi kalo aku lagi sedih pasti aku bakal datang ketempat ini di, karena tempat ini selalu bikin aku merasa tenang". Ucapa alda sambil menghembuskan nafasnya "aku ajakin kamu kesini supaya kita bisa sama-sama nikmatin pemandangan danau ini di, dan buat hati kita sama-sama tenang".


" Makasih al udah ngajak gue kesini, gue juga pasti bakalan sering buat dateng kesini mulai sekarang". Ucap aldi sambil menatap alda.


" Iya di sama-sama". Balas alda.


Mereka menatap senja yang sudah mulai terbenam, tak lama setelah itu merekapun berdiri dari posisinya duduk lalu pergi untuk pulang.


Saat diperjalan cuaca malam menjadi sangat mendung dan dingin, sedikit demi sedikit air hujan pun terjatuh dari langit hingga menimbulkan hujan yang sangat besar.


Aldi pun menghentikan kendaraannya disalah satu warteg yang berada dipinggir jalan, karena tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan dengan hujan yang lebat.


" Al kita berhenti dulu disini ya, gamungkin bisa ngelanjutin perjalanan dengan keadaan hujan kaya gini". Ucap aldi yang sedang melepaskan helem nya lalu turun dari motor sambil menarik lengan alda untuk masuk kedalam warteg.


Meskipun sudah masuk kedalam warteg pun angin tetap berhembus dengan kencang, hingga membuat alda menggigil kedinginan.


Alda menyilangkan kedua tangan untuk menutupi tubuhnya agar tidak kedinginan, tetapi hasilnya nihil, justru alda semakin kedinginan karena baju yang dipakainya basah karena hujan.


" Al pake jaket gue, lo kedinginan". Ucap aldi kasihan melihat alda yang sudah mengigil " Tenang aja jaket gue walaupun kebasahan masih tetep kering ko". Ucap aldi sambil melepaskan jaketnya.


" Gapapa gausah di, kamu pake aja jaket nya ya". Balas alda sambil tersenyum ramah.


Aldi tidak mau mendengar kan penjelasan alda, ia tetap memberikan jaketnya pada alda lalu meletakkan jaketnya dipunggung alda.


" Aldi gausah, kamu juga pasti kedinginan kan?! ga apa-apa aku baik-baik aja kok". Ucap alda hendak melepaskan jaket yang ada dipunggungnya.


" Hemm, lo tau sendirikan kalo gue gasuka dibantah! ". Ucap aldi datar.


" Yaudah iya deh makasih ya". Ucap ada mengalah


Aldi tidak menjawab, ia berdiri lalu pergi memesan teh hangat untuk alda dan dirinya.


" Nih minum, lo pasti kedinginan banget kan". Ucap aldi memberikan segelas teh hangat.


" Makasih di". Ucap alda lalu mengambil teh hangat yang berada ditangan aldi.


Suasana pun menjadi hening, tidak ada pembicaraan lagi diantara mereka.


Alda sibuk mengusap-ngusap kedua tangannya agar tidak kedinginan.

__ADS_1


Huhhh kenapa sih cuaca sekarang dingin banget. Alda


" Masih dingin?! ". Ucap aldi menatap alda


Alda mengangguk jujur karena memang benar cuaca saat ini sangat dingin.


Tiba-tiba aldi menarik lengan alda, lalu memberikan pelukan dan menggenggam tangan alda supaya lebih hangat.


Mata alda terbelalak kaget karena tiba-tiba saja aldi memberikan pelukan erat, entah mengapa saat aldi memberikan pelukannya alda merasa nyaman dan hangat seperti ada aliran listrik yang mengalir ditubuhnya.


Degg..


Kenapa jantung ku jadi berdebar kenceng begini sii!. Alda.


" Gimana al masih dingin?!". Tanya aldi.


" E...engga terlalu ko di". Ucap alda gugup.


" Eumm bagus deh". Ucap aldi tersenyum " Mau pesen makan?!". Tanya aldi.


" Boleh, aku mau pesen mie instan aja di ". Ucap alda.


" Bentar ya gue pesenin dulu". Ucap aldi melepaskan pelukannya, lalu berdiri untuk memesan makanan didepan.


" Aldi ko cuman pesen satu sih, memang kamu gaakan makan?!". Tanya alda sambil mengernyitkan dahi.


" Engga, gue gabiasa makan ditempat kaya gini, dan gue juga gabiasa makan makanan kaya gitu". Ucap aldi, karena makanan yang ada dirumah nya serba mewah dan berkelas, termasuk disekolah ia hanya memesan makanan yang memang sudah terjamin kehegienisannya.


" Terus ngapain dong kamu berhenti disini kalo kamu ga makan?!". Tanya alda kesal.


" Huh, inipun kan kepaksa, karna lagi hujan makannya kita berteduh disini". Jawab aldi.


" Hemm, tapi serius nih kamu gamau cobaa, ini enak banget loh". Ucap alda sambil menyodorkan sendok yang berisi mie.


" Engga!". Jelas aldi.


" Beneran gamau cobaa, tapi aku saranin kamu harus coba di". Ucap alda memaksa aldi "aaa buka mulut kamu di". Ucap alda terus memaksa aldi.


" Ishh gue bilang engga ya engga al, kenapasih lo maksa!". Teriak aldi kesal.


Alda memanyunkan bibirnya lalu menunduk, sebenarnya alda sedang ber akting dengan muka memelasnya agar aldi mau mencoba makan makanan ala rakyat biasa "yaudah gapapa kalo kamu gamau coba". Ucap alda lalu meletakkan sendoknya diatas mangkok mie.


Entah mengapa saat aldi melihat tingkah alda yang begitu menggemaskan baginya ia tidak bisa menolak keinginan sahabatnya itu.

__ADS_1


" Yaudah iya gue coba". Ucap aldi pasrah.


Muka alda kembali berbinar setelah aldi mau mencoba mie instan yang dipesan nya " yes, aaaa buka mulutnya di". Ucap alda menyodorkan sendok untuk masuk ke dalam mulut aldi.


" Hup!". Aldi memakan mie yang disodorkan oleh alda lalu mengunyahnya.


Hmmm ternyata enak jugaa rasanya. Aldi


" Gimana di enak kan?!". Ucap alda bangga.


" Hemm, lumayan". Ucap aldi sambil mengangguk.


" Tuh makannya kamu itu harus coba makan-makanan kaya beginian di". Ucap alda bangga dengan makanan ala rakyat biasa.


" Hemmm, kenapa?!". Ucap aldi sambil mengernyitkan matanya.


" Ishh ga apa-apa sih, bukannya lebih asik kalo kita makan ditempat seperti ini di". Ucap alda.


" Entah lah, sekarang lo yang makan gue yang suapin lo ". Ucap aldi mengambil mangkok yang berada dihadapan alda "aaa buka mulutnya". Ucap aldi


" Hup!". Alda memakan makanan yang disuapkan aldi kedalam mulutnya


Akhirnya merekapun makan dengan satu mangkuk berdua, aldi juga tidak ingin memesan makanan untuknya karena ia kurang menikmati makanan biasa.


Setelah selesai menghabiskan makanan merekapun beranjak dari duduknya untuk pulang karena hujan sudah mulai reda, tak lupa aldi pun membayar makanan dan minuman terlebih dahulu.


" Aldi biar aku aja yang bayar ya". Ucap alda "karna kan tadi teh sama makanannya aku yang nikmatin". Ucap alda tak enak jika aldi membayarkan makanan dan minuman yang ia nikmati.


" Gausah al biar gue aja, kan gue juga barusan makan". Ucap aldi sambil memberikan uang kepada bapak penjual.


" Kembaliannya den". Ucap bapak penjual warteg.


" Gausah pak ambil aja". Ucap aldi lalu beranjak pergi.


" Terimakasih den atas kebaikan hatinya, semoga aden selalu dilapangkan rezekinya ya". Ucap bapak penjual warteg merasa sangat berterimakasih pada aldi.


Setelah selesai pembayaran merekapun pergi untuk mengambil motor yang berada diarea parkir depan.


Aldi pun mengantar alda pulang karena kondisi saat ini sudah semakin malam, mungkin orang tua alda juga sangat khawatir karena alda belum pulang malam-malam begini.


-


-

__ADS_1


-Selesai😊


__ADS_2