Sahabat Rasa Rindu

Sahabat Rasa Rindu
Episode 59


__ADS_3

Sementara dikantor perasaan Aldi mulai resah, banyak sekali yang ia fikirkan, sampai tak tau mengapa fikiran tentang Alda muncul dikepala nya.


" Kenapa perasaan gue sangat tidak nyaman sekarang, kenapa tiba-tiba saja fikiran tentang Alda masuk dalam otak gue?".


" Mungkin anda terlalu merindukannya Tuan".


" Entah lah tapi ini sangat berbeda Rik, kayanya ada sesuatu yang terjadi padanya".


" Alda pasti akan baik-baik saja Tuan".


" Gue akan pastiin dia baik-baik aja, kalo gue udah beneran liat dia dalam kondisi baik".


" Baik Tuan, jadi apa yang anda inginkan sekarang?".


" Hari ini Alda pasti akan segera pulang ke rumah nya, karena tidak ada kegiatan ekskul di sekolah, jadi sekarang kita kerumah nya, untuk memastikan apakah dia baik-baik saja atau tidak".


" Baik Tuan".


Masalah satu saja belum dapat terselesaikan, sekarang anda memikirkan urusan pribadi anda sendiri Tuan, bagaimana anda bisa bertanggung jawab jika anda sedang memikirkan seorang wanita seperti sekarang. Riki.


***


Di Rumah Alda, ia bertanya pada Ibu tentang keberadaan sahabat nya, karena entah mengapa perasaannya benar-benar tidak nyaman, dan fikirannya benar-benar kacau, ia kuatir dengan kondisi Alda sekarang.


Ternyata apa yang dirasakan Aldi sama seperti Ibu, karena Alda sampai saat ini belum juga muncul di rumah nya, karena malam-malam begini sekolah sudah ditutup, dan seluruh siswa pun sudah pulang ke rumah nyq masing-masing, ditambah lagi hari ini tak ada kegiatan ekskul di sekolah.


Aldi mencoba menelpon Alda terus menerus, tetapi sayang nya handphone Alda tidak aktif, dan terus berada diluar jangkauan. Perasaannya semakin panik, semakin gelisah rak karuan memikirkan kan apa yang terjadi pada sahabatnya.


Aldi juga mencoba bertanya pada teman-teman Alda, tetapi tak ada satupun yang mengetahui nya, karena jawaban mereka tetap sama, bahwa Alda sudah pulang sedari tadi.


Tiba-tiba saja Riki menarik lengan Aldi keluar ruangan, ia memberitahu apa yang ia fikirkan pada Aldi, karena kehilangan Alda hari ini adalah hari yang sama dengan kantor miliknya dalam masalah besar.


" Tuan Muda, apakah anda ingat kejadian hari ini di kantor?, bisa saja ada orang yang mau menghancurkan anda dengan cara mencari tahu orang-orang terdekat anda, karena mereka tahu itu adalah kelemahan anda, bisa saja Alda di culik Tuan?".


" Jika itu memang benar, kita harus segera mencari tahu semuanya Rik, setengah bukti kejadian tadi dikantor, sudah setengah nya berhasil ditemukan kan?".


" Sudah Tuan, dan saya yakin dengan hilang nya Alda saat ini, pasti ada hubungannya dengan kejadian hari ini dikantor".

__ADS_1


" Kalo begitu kita harus segera mencari tahu nya Rik, malam ini kita harus bisa menemukan Alda".


" Baik Tuan, apakah GPS handphon anda sudah tersambung dengan handphone milik Alda?".


" Ah iya, GPS handphone dia sudah tersambung di handphon gue, sebentar gue lihat dimana keberadaan dia sekarang".


" Baik Tuan silahkan".


" Rik, titik Alda sekarang ada di pedalaman, sedang apa dia, tapi lihat tempat ini, tempat yang sama saat Mama di sandra saat itu. Tapi apakah Alda juga di sandra sekarang?".


" Bisa jadi Tuan, jika memang benar kita harus segera menuju tempat ini Tuan".


" Baik Rik, tempat ini adalah tempat yang selalu di jaga ketat oleh para tentara macan putih, milik Ayah Delima".


" Ah iya Tuan saya baru ingat, jika ini adalah tempat para tentara macan putih berkumpul, berarti tak bisa menutup kemungkinan, bisa saja Ayah dan Anak nya lah yang ingin menghancurkan kantor anda, melewati kelemahan anda sekarang".


" Mungkin mereka fikir kita bodoh, tapi tidak akan semudah itu untuk mereka mengambil kekuasaan Papa sekarang, dan kita akan segera mencari Alda kesana, Rik tolong kerahkan seluruh tentara AD yang berada di kantor sekarang".


" Baik Tuan, anda tidak perlu kuatir karena itu semua sudah saya urus dengan baik".


" Lu memang selalu bisa gue andalkan Rik".


Mereka pergi menuju tempat dimana Alda berada, sambil membawa pasukan dibelakangnya, karena beberapa bukti telah menujukan bahwa Tuan Charles atau bisa dibilang Ayah dari Delima lah yang memang akan menghancurkan kantor milik Tuan Ardiantara untuk kedua kalinya.


***


Sementara di dalam ruangan kosong, Raffi sang kekasih dari Delima sudah akan beraksi, didalam ruangan hanya ada dirinya dan Alda.


Ia sudah tak tahan dengan kecantikan Alda, gairah nya untuk memakan Alda dan ******* bibir mungil dari gadis itu sudah tak bisa ia tahan lagi.


Dengan segera ia menghampiri gadis yang sedang duduk di atas kursi kayu, yang tak bisa melakukan apapun karena ikatan yang begitu sulit untuk dilepaskan.


Alda hanya bisa pasrah sambil menangis, ia tak tau harus melakukan apa, yang ia tunggu hanya lah sebuah keajaiban yang akan segera datang padanya.


" Hai gadis cantik, apa kau sudah siap?". Sambil melepaskan kain yang diikat di mulutnya.


" Lepaskan aku, lepaskan aku sekarang aku mohon".

__ADS_1


" Lepas?, hahaha lo fikir segampang itu lepasin lo?".


" Aku mohon lepasin aku, kalo Aldi tahu, dia akan sangat marah pada kalian semua".


" Diam! Jangan bahas dia sekarang, aku hanya ingin bersenang-senang dengan mu sekarang". Sambil ******* bibir Alda dengan paksa.


Alda ingin sekali mendorong pria dihadapannya, tetapi apa daya nya saat ini, karena seluruh badannya diikat, dan tak bisa bergerak sedikit pun.


Pria itu terus menggerayangi seluruh badan Alda, dan membuka satu persatu kancing baju yang digunakan Alda, lalu menggit leher Alda dengan kasar, itu membuat bekas gigitan berada di leher nya.


Tuhan tolong bantu aku, aku mohon kau datang kan seseorang untuk membantu ku sekarang, aku tidak mau pria brengsek ini terus menyentuh ku. Alda.


" Lepasin aku ka, lepas, aku yakin Aldi pasti akan segera datang kemari!".


" Lo ga denger, berhenti sebut nama orang itu dihadapan gue!".


" Dasar lelaki brengsek!".


" Jika lo bikin gue marah, gue akan melebihi dari ini, gue akan bener-bener ambil kesucian lo sekarang".


Pria itu terus melakukan aksinya dengan terus ******* bibir Alda, sampai ia tak sadar jika sudah ada keributan di luar sana, ia sudah akan melepas pakaian Alda, tetapi untungnya tidak jadi karena seseorang datang dengan keadaan marah lalu menyiksa pria itu.


Alda merasa beruntung karena untungnya kak Raffi tidak sampai membuka pakaian nya, sebab jika itu sampai terjadi entah bagaimana ia harus menanggung malunya nanti.


" Lo memang kurang ajar, berani nya lo sentuh dia!". Sambil memukul nya dengan keadaan sangat marah, seperti api yang sedang berkobar dengan dahsyat nya.


" A, Aldi, kenapa lo bisa kemari!".


" Itu ga penting, lo udah nyentuh sahabat gue, dan sekarang lo harus tau akibat nya!!". Sambil terus menyiksa Raffi hingga memar pada wajah nya.


" Ma, maafin gue Aldi, gue kaya gini karena atas perintah dari Delima".


" Gue ga peduli, tapi yang jelas lo udah bikin gue sangat marah sekarang!".


Polisi datang untuk menghentikan kemarahan Aldi, lalu membawa Raffi untuk ditindak lanjuti, sementara keadaan di luar masih sangat tidak terkendali.


Aldi diam lalu menatap gadis yang badannya masih diikat, ia menatap nya dengan prihatin lalu menghampirinya.

__ADS_1


Eummmm penasaran yaaa,, kalo penasaran jangan lupa tunggu terus next episode selanjutnya temen-temen 😁


-Selesai😊


__ADS_2