Sahabat Rasa Rindu

Sahabat Rasa Rindu
Episode 79


__ADS_3

Ditengah ramai nya malam, dengan diselimuti salju yang tebal membuat cuaca di di kota XX bertambah dingin. Ketebalan es salju malam ini begitu menyelimuti seluruh kota sehingga semua orang harus memakai jaket sangat tebal untuk menghangatkan tubuh nya.


Di malam yang indah ini, malam yang sama dimana Aldi terus memberikan pelukan hangat nya pada Alda, ditambah dengan kerinduan yang selama bertahun-tahun mereka tunggu.


Hari ini mereka bisa merasakan kembali rasa yang pernah hilang dan rindu yang mereka simpan selama bertahun lamanya.


" Apa kau suka Al?".


" Maksudmu?".


" Apa kau menyukai ini semua, tempat ini, dan yang lebih penting saat kau bersama dengan ku sekarang".


" Tidak usah bertanya pun, kamu pasti tahu jawabannya bukan?".


" Aku tahu, tapi aku ingin tau itu dari mulut mu".


" Aku suka bahkan aku sangat menyukainya, walaupun cuaca disini sangat dingin, tetapi bersama mu ini semua terasa hangat".


Aldi memberikan pelukan erat bahkan sangat erat pada gadis disamping nya, ia merasa nyaman dan tak mau waktu berputar begitu saja. Rasa sayang nya pada Alda benar-benar tulus sampai ia merasa Alda adalah hidup nya.


" Sebentar lagi kau akan menjadi sarjana Al".


" Ya, doakan aku agar aku bisa menyelesaikan skripsi ku dan menjalani sidang dengan baik, sampai akhir nya aku bisa lulus".


" Itu pasti Al, aku akan selalu mendoa kan yang terbaik untuk mu. Kau harus semangat ya menjalankan semuanya, aku yakin kelak kau akan menjadi orang sukses nanti".


" Terimakasih. Dan kamu sudah pasti akan menjadi Tuan Aldi yang ditakuti oleh banyak orang".


" Kenapa orang-orang harus takut pada ku?".


" Karena kau anak dari seorang Tuan Ardiamtara bukan?".


" Aku tak ingin dilihat karena aku anak dari Papa ku, tetapi aku ingin dilihat sebagai diriku sendiri. Apa kau mengerti?".


" Baik lah, kau memang selalu begitu".


" Al, apakau mau berjanji pada ku?".


" Apa?".


" Kau akan tetap berada disamping ku kan sampai kapan pun?".


" Menurut mu?".


" Ya kau akan selalu ada disamping ku".


" Tapi bagaimana jika aku pergi?".


" Aku tidak akan pernah lagi mencari mu".


" Kenapa?".


" Karena jika kau pergi itu artinya kau tidak mau lagi bersama ku, dan aku akan membiarkan kamu hidup bahagia. Kamu bebas memilih, dan aku pernah berjanji pada mu bukan? Bahwa tidak akan ada seorang pun yang akan menyakiti mu, karena jika orang itu menyakiti mu kau juga tau apa akibat nya. Dan itu pun berlaku untuk ku Al".

__ADS_1


" Tetapi bagaimana jika aku ingin kamu mencari ku saat aku pergi".


" Apa kau yakin?".


" Iya, jika aku pergi itu artinya ada yang salah dengan mu. Dan aku ingin kau menyadari nya".


" Tetapi bagaimana jika nanti aku menyakiti hati mu suatu saat nanti?".


" Memang kau akan menyakiti ku?!".


" Tidak, aku tidak akan pernah menyakiti mu".


" Lalu kenapa kau bicara seperti itu?".


" Tak apa Al, aku hanya takut suatu saat nanti aku akan menyakiti hati mu".


" Kenapa kau harus takut?".


" Karena aku merasa bahwa kau adalah separuh hidup ku".


Alda terdiam, ia berfikir tentang hubungannya dengan Aldi saat ini. Ia tak tau apakah saat ini mereka sudah menjadi sepasang kekasih atau kah masih menjadi seorang sahabat.


Aldi memang pernah mengatakan mengenai perasaannya pada Alda, tetapi bukan berarti Aldi sedang menembak nya bukan?. Begitu lah yang ada di dalam fikiran Alda saat ini.


" Aldi".


" Ya?".


" Apa kau mencintai ku".


" Iya, itu artinya?".


" Kau adalah cinta ku, dan aku ingin kau menjadi kekasih ku".


" Apa benar begitu? Tetapi aku rasa kau tidak menembak ku saat itu".


" Apakah itu perlu?".


" Iya".


" Aku mengatakan dari bagaimana cara ku memperlakukan mu Al".


" Hanya itu saja?".


" Ya, memang apa lagi?".


" Tidak, lupalakan saja".


" Apa kau ingin aku mengatakan nya?".


" Tidak perlu".


" Sungguh?".

__ADS_1


" Ya".


" Baik lah aku akan mengatakannya".


Aldi melepaskan pelukannya pada Alda, lalu pergi secara tiba-tiba dan entah kemana, membuat Alda heran dan bertanya tanya. Seperti mengatakan mau kemana dia?.


Saat dilihat Aldi sudah berada di atas panggung, dimana tempat pemain musik orkes berada.


" Mohon perhatian semuanya". Ucap Aldi dari atas panggung.


Semua orang yang berada di tempat ini memperhatikan dirinya, dengan sigap mereka siap mendengar apa yang akan Aldi bicarakan.


" Saya ingin menyanyikan salah satu lagu untuk seorang gadis yang sedang duduk disana". Sambil menunjuk Alda yang sedang duduk. "Alda aku mencintai mu bahkan sangat mencintai mu. Aku ingin saat aku pulang ke negara kita, kau menjadi istriku".


Semua orang terkejut, bahkan sangat terkejut dan merasa tidak percaya bahwa seorang Aldi Ardiantara telah memiliki calon Istri. Semua wanita yang mengantri untuk bisa dekat dengan Aldi merasakan patah hati, tetapi apa daya, mereka ingin dekat dengan Aldi pun tidak bisa karena sangat sulit untuk mendekatinya.


Waaa gadis itu pasti sangat beruntung, karena memiliki pasangan seperti Tuan Aldi.


Aaaa rasanya aku sangat patah hati mendengar ini semua.


Alda tersenyum mendengar perkataan Aldi yang ditunjukan unknya. Merasa bahagia saat Aldi mengungkapkan perasaannya didepan orang banyak, merasa spesial karena Aldi mengatakan bahwa dirinya akan menjadi calon istrinya.


Aldi menyanyikan salah satu lagu, membuat semua orang kagum dengan keahlian Aldi bernyanyi, suaranya benar-benar indah dan enak untuk didengarkan. Bukan hanya suaranya saja yang indah tetapi wajah nya pun enak dipandang, karena ketampanannya Aldi mampu meluluhkan hati siapa saja yang berada disini.


Aldi apa ini benar-benar dirimu? Kau tidak malu untuk mengungkapkan perasaan mu di depan banyak orang. Bahkan menyanyikan salah satu lagu kesukaan ku, apa aku harus bahagia sekarang? aku bersyukur karena tuhan memberikan sosok seperti mu didalam kehidupan ku. Alda.


" Alda Almahira Putri, itu lah calon Istri ku. Aku harap kau menyukai ini semua Al,dan aku harap kau bisa menerima perasaan ku. Do you want to marry me?". Ucap nya sambil menghampiri Alda dan berjongkok dihadapannya.


" Aldi apa kau sungguh-sungguh mengatakannya?".


" Iya aku sungguh-sungguh mrngatakan ini Al".


" Tapi kuliah ku masi belum selesai Di".


" Dan aku belum selesai pelatihan ku bukan? Tahun depan kita akan menikah setelah selesai pelatihan ku dan juga kuliah mu".


" Baik lah".


" Lalu?".


" Apa?".


" Apa kau tidak akan memjawab nya?".


" Maksud mu?".


" Apa kau mau menjadi Istri ku Al".


" Ya, kau pasti sudah tahu jawabannya apa kan?".


" Ya, jawabannya adalah iya".


Alda mengangguk, dengan sigap Aldi langsung menggendong Alda dan memberi pelukan pada nya. Itu membuat semua orang yang berada disana menjadi iri sekaligus senang ketika melihat sepasang kekasih yang saling mencintai itu. Malam itu adalah malam spesial bagi Alda, karena ia sebagai wanita merasa sangat istimewa karena pria nya mengatakan perasaan yang selama ini ia tunggu.

__ADS_1


-Selesai 😊


__ADS_2