
" Al tunggu, dengerin dulu penjelasan ku".
" Udah Al, ternyata sekarang kita tahu kalo Dalvin bukan orang yang baik".
Alda tidak bicara, karena ia bingung akan berkata apa, sebab Keysa mengira bahwa Alda pun memiliki perasaan yang sama pada Dalvin, tetapi kenyataannya tidak seperti itu.
Begitu pun sebalik nya, Dalvin mengira bahwa Alda sangat marah padanya, tetapi justru yang sangat marah kali ini adalah Keysa, karena ia merasa Dalvin telah mengkhianati nya.
" Al aku mohon tolong dengar penjelasan ku".
" Kalo lo ngerasa sahabat kita, kenapa lo gamau cerita?". Balas keysa.
" Kenapa lo jadi marah gini sih Key, emang lo udah denger penjelasan gue?".
" Gue ga perlu denger penjelasan lo, dengan lo berganti wanita aja gue udah tau!".
" Maksud lo apa?".
" Tadi siang gue liat lu mesra banget sama cewek, dan sekarang lu berduaan sama cewe lain, ga ngerti lagi gue sama jalan fikiran lu Vin".
" Tadi siang? Gue kan udah bilang sama kalian kalo gue ada urusan dan itu pun sama keluarga gue".
" Halah, gausah bohong lu. Gue sama Alda liat lo sama cewe tadi siang, kenapa lo ga jujur aja sih?".
" Udah Key, itu hak Dalvin untuk memilih, kita sebagai sahabat Dalvin harus bisa mendukung apapun keputusan nya". Tambah Alda.
" Walaupun dia salah kita harus dukung juga gitu?".
" Kalian gatau kan apa yang sebenarnya terjadi? Key kenapa lo nuduh seolah-olah gue emang salah di hadapan kalian?".
" Gue ga nuduh Vin, tapi gue bicara sesuai sama kenyataan yang udah gue liat barusan. Lo tau dengan seperti itu, lo udah ngehianatin persahabatan kita Vin".
" Udah Key, jangan terus salahin Dalvin. Dia ga salah ko, mungkin kita cuman salah faham aja kan?". Ucap Alda.
" Gausah munafik lo Al, kenapa lo belain Dalvin yang jelas-jelas dia itu salah".
" Apa lo bilang gue munafik? Gue bukan belain Dalvin Key, coba lo sadar kita ini sahabat, cuman gara-gara ini lo mau persahabatan kita hancur?".
__ADS_1
" Gue gatau Al, dengan cara kebohongan kaya gini apa lo bisa terima kalo persahabatan kita tetep lanjut?".
" Ya tentu gue bisa, karena kita belum tahu kan apa yang sebenarnya terjadi, kenapa lo bisa sampai semarah ini sama Dalvin?".
" Harus berapa kali gue jelasin ke lu Al, gue ga suka di bohongin walaupun sekecil apapun".
Keysa pergi meninggalkan Alda dan Dalvin tanpa sepatah kata pun. Itu membuat mereka terdiam dalam kebingungan.
" Key!!". Ucap nya bersamaan, tetapi yang dipanggil tak melirik sedikit pun.
Key lu kenapa, gue bingung kenapa lu bisa seperti ini, lo belum denger penjelasan gue, tapi lo pergi gitu aja tanpa denger sedikit pun penjelasan dari gue. Dalvin.
" Al aku ga paham kenapa Keysa bisa semarah ini".
" Aku juga ga gatau Vin, tapi yang aku bingung apa benar kamu sudah memiliki kekasih sekarang?".
" Itu ga bener Al, barusan aku ga sengaja ketemu temen SMP ku, karena sudah lama kita ga ketemu, kita duduk dan berbincang selayak nya seorang teman. Apa itu salah Al?".
" Lalu saat tadi siang apa kau benar sedang bermesraan bersama seorang wanita?".
" Aku? Saat aku berpamitan dengan mu dan juga Keysa, aku langsung pulang Al, karena sodara kembar ku sudah tiba di rumah, tetapi setelah aku sampai di rumah, sodara kembar ku sudah pergi keluar untuk menemui kekasih nya".
" Iya Al, aku memiliki sodara kembar dan kita sudah terpisah lama, sejak kecil dia sudah tinggal di luar negeri bersama Ayah".
" Lalu, apakah yang tadi kita lihat adalah sodara kembar mu Vin?".
" Iya mungkin saja seperti itu Al, jika kau tidak percaya, kau dan Keysa boleh datang ke rumah ku untuk melihat nya".
" Baik lah jika memang seperti itu aku akan mencoba menjelaskannya pada Keysa, atau kau bisa menjelaskan langsung padanya".
" Baik Al, apa kau percaya pada ku?".
" Jika kau tidak berbohong, aku akan mempercai mu dan akan berusaha membuat persahabatan kita kembali utuh".
" Baik terimakasih Al, lalu apakah aku boleh bertanya sesuatu pada mu?".
" Apa?".
__ADS_1
" Kita sudah bersahabat sejak lama Al, lalu apakah kau masih belum ada sedikit pun perasaan untuk ku, seperti kau menaruh perasaan mu pada Aldi".
" Maaf Vin jujur saja aku tidak mau menyakiti hati mu, tetapi aku memang tidak memiliki perasaan apa pun pada mu melainkan seorang sahabat. Aku pernah mengatakannya pada mu, bahwa aku sangat nyaman jika kau selalu ada dengan ku sebagai sahabat, dan aku tak ingin karena kau memiliki perasaan pada ku, persahabatan kita semakin menjauh".
" Tetapi kenapa kau bisa memiliki perasaan pada Aldi, padahal sangat jelas jika aku sudah mengenal mu lebih dulu".
" Apa kau tahu, jika cinta datang dengan sendirinya. Aku memiliki perasaan pada Aldi karena aku memang sudah mencintai nya, dan sampai saat ini pun aku akan tetap menunggunya".
Ucap Alda secara sepontan, hingga ia tak sadar bahwa perkataannya telah menyakiti perasaan Dalvin. Saat ia tersadar, ia segera meminta maaf atas perkataan yang telah di ucapkannya.
" Maaf kan aku Vin, aku tidak bermaksud untuk menykiti perasaan mu saat ini. Tetapi aku sangat yakin bahwa kau akan segera menemukan cinta mu yang pasti akan jauh lebih baik dari ku".
" Tak apa Al, terimakasih atas kejujuran mu saat ini". Ucap Dalvin lalu berdiri dari tempat nya.
" Vin maaf kan aku, tetapi kita masih bisa menjadi seorang sahabat kan? Apa sekarang kau sedang marah pada ku?". Ucap Alda sambil menggenggam lengan Dalvin.
" Haha mana mungkin aku marah pada mu Al, aku akan menerima segala keputusan yang sudah kau beri".
" Apa kau membenci ku saat ini?".
" Tidak Al, tetapi beri aku sedikit waktu untuk menenangkan fikiran ku".
" Baik lah, tetapi apa aku boleh meminta sesuatu pada mu?".
" Apa?".
" Tolong kejar Keysa dan temui dia, jelaskan padanya agar kesalah pahaman ini tidak semakin panjang".
" Hemm baik Al, aku akan segera menemuinya".
" Baik terimakasih Vin, sekali lagi tolong maaf kan aku karena telah menyakiti perasaan mu".
" Aku tak apa Al, kau tidak perlu kuatir karena aku tak akan pernah menjauh dari mu".
Alda memberi pelukan pada Dalvin, karena ia merasa beruntung telah memiliki sahabat seperti Dalvin.
Walaupun mungkin saja Dalvin merasa hati nya begitu sesak karena apa yang dikatakan Alda barusan, dan perasaan yang telah berulang kali ia ucapkan oleh hati dan mulut nya sampai saat ini tak bisa terbalas kan.
__ADS_1
Sekeras apapun aku berusaha, kau masih belum bisa membalas perasaan ku Al, sebenarnya seberapa besar cinta mu pada Aldi, hingga kau tak bisa membuka hati mu untuk siapapun. Aldi tak ada disini sekarang, tetapi mengapa kau tetap setia menunggunya, jujur saja perasaan ku masih belum berubah saat ini, tetapi aku akan berusaha meng ikhlas kan kau bersama orang yang kau cintai. Dalvin
-Selesai😊