Sahabat Rasa Rindu

Sahabat Rasa Rindu
Episode 19


__ADS_3

Setelah selesai alda masuk kembali kekamar nya untuk beristirahat, dan menjatuhkan diri diatas tempat tidur.


Baru saja akan memejamkan mata, tiba-tiba handphone berbunyi menandakan ada pesan masuk.


Alda meraih handphone yang berada disamping nya lalu melihat siapa yang mengirim pesan.


" Key!". Gerutu alda melihat nama yang berada paling atas


Alda membuka pesan watshap dari keysa yang mengirimkan beberapa gambar scrinshoot kelasnya yang membicarakan tentang kedekatan dirinya dangan aldi, serta foto-foto bersama aldi.


" Memang bener al kamu pacaran sama aldi ko ga pernah cerita sih?!". Isi pesan kesya.


" Aku ga pacaran sama aldi key, kamu sendiri tau kan gimana hubungan aku sama aldi". Balas alda


" Hmm iya si, tapi hari ini kalian jadi perbincangan anak-anak disekolah loh". Keysa


" Hemm, terserah mereka lah key mau bilang apapun aku ga peduli". Balas alda malas menanggapi


" Apa kamu mau tau al siapa yang nyebarin berita gabener itu?!". Balas keysa antusias


" Entah lah!!". Balas alda sebenarnya ia sudah bisa menduga


" Sista al dia udah nyebarin berita ga bener ke anak-anak satu sekolah". Balas keysa


" Hemm sudah aku duga dari awal key". Balas alda


" Terus kamu mau diem aja gitu?!". Balas keysa


" Engga, aku cuman mau tau seberapa jauh dia ngelakuin hal kaya gini, kalo memang ga bisa ditoleransi baru aku bakal bertindak key". Balas alda


Tanpa menunggu balasan keysa, alda pun menyimpan handphone disebelahnya, lalu memejamkan mata.


***


Hari minggu pagi burung berkicau dengan suara indah nya, matahari pun telah menampakkan cahayanya dan udara sejuk yang membuat suasana menjadi damai.


Alda membuka kaca jendela untuk menghirup udara pagi, terasa segar memang karena udara pagi sangat baik untuk pernafasan.


Alda sudah siap menggunakan pakaian olahraga untuk pergi jogging bersama aldi.


Hari ini alda akan berlari ke tempat XX yang berada di taman kota.


Udara pagi yang cukup sejuk membuat alda terlelap dalam lamunannya, tetapi lamunan itu seketika buyar saat mendengar panggilan ibu.


" Alda". Teriak ibu dari depan rumah


" Iya bu?". Teriak alda dari kamar


" Ada aldi nih al". Teriak ibu kembali


Alda bergegas mengambil sepatu yang berada didalam rak. Setelah menggunakan sepatu ia menghampiri aldi yang sudah menunggu diruang tengah.


" Hei aldi". Sapa alda

__ADS_1


" Hemm lama banget lo". Seru aldi


" Galama kali, kan aku baru beres pake sepatu". Jawab alda


" Hemm". Ucap aldi singkat


" Yaudah ayok berangkat, mau disini terus?!". Ajak alda sambil menarik lengan aldi yang masih duduk disofa untuk berdiri


" Yaudah ayok!". Seru aldi


Alda pun bersama aldi menghampiri ayah dan ibu yang sedang berada dihalaman depan untuk meminta izin.


" Pak, bu saya mau izin pinjem alda ya hari ini, saya mau ajak alda lari pagi setelah itu jalan-jalan". Izin aldi dengan senyuman hangat


" Eh bentar ini siapa, ayah ko baru liat ya?!". Tanya ayah


" Saya aldi pak, temen alda". Jawab aldi


" Ohh ini aldi yang waktu ibu pernah ceritq ya, ganteng jugaa nih al". Ucap ayah sambil meminum kopi yang ada dimeja


Alda tersipu malu dengan jawaban ayah pada aldi "ayah udah ah malu". Seru alda sambil tersipu malu


Aldi hanya tersenyum mendengar perkataan yang dilontarkan ayah alda, antara senang dan juga terkejut.


" Yaudah boleh asal alda nya dijagain ya". Ucap ayah membalas senyuman aldi


" Iya siap pasti saya jagain pak, soalnya kan saya bawa anak kecil, takutnya nanti hilang kalo ga dijagain, hehe". Ucap aldi bercanda


Alda mencubit lengan aldi dengan kesal "ishh aldi aku bukan anak kecil". Ucap alda memanyunkan bibirnya


" Yaudah ayah, ibu, alda pergi dulu yaa". Pamit alda


" Iya hati-hati dijalan nak, nak aldi bawa kendaraannya jangan terlalu ngebut loh, inget utamain keselamatan". Amanah ibu


" Siap 86 bu". Seru aldi


Setelah berpamitan mereka hendak pergi, lalu mencium punggung tangan ibu bergantian kepada ayah.


" Aldii kamu beneran bawa mobil?!". Tanya alda terkejut saat melihat mobil terparkir dihalaman rumah nya


" Iya kenapa?!". Jawab aldi mengerutkan dahinya


" Kok bisa?!". Tanya alda tak percaya


" Yah bisa lah, kenapa sih lo heran gitu?!". Tanya aldi


" Aku baru tau kamu bisa ngendarain mobil di, eh iya tapi horang kaya mah kan pasti bisa ya hehe". Ucap alda bercanda


" Hemm udah cepet naik". Ucap aldi malas menanggapi


***


Mereka tiba di taman XX tempat dimana orang-orang melakukan olah raga setiap akhir pekan.

__ADS_1


Alda sangat kagum dengan pesona keindahan tempat ini, ia memperhatikan banyak orang yang sedang melakukan aktifitas, anak muda yang sedang berlari dengan pasangannya, anak-anak yang berlarian kesana kemari disusul oleh orang tua yang mengejarnya, pedagang-pedagang yang sedang menarik pelanggan agar beli dilapaknya, dan masih banyak lagi.


Saat alda sedang menikmati pesona tempat ini seketika lamunannya disadarkan oleh aldi.


" Woy kenapa lo?!". Ujar aldi membuyarkan lamunan alda


" Ah kamu aku kan lagi nikmatin keindahan tempat ini". Jawab alda kesal


" Kaya yang baru pertama kali aja lo kesini". Ucap aldi, dan memang benar ini kali pertamanya alda menginjakkan kaki di tempat ini, karena setiap hari weekand alda hanya membantu ibu dirumah.


" Emang aku baru pertama kali kesini". Ujar alda jujur


" Hah lo serius?!". Ujar aldi dengan air muka terkejut


" Iya memang kenapa sih?! ". Ucap alda bingung


" Hemm ga apa-apa sih cuman gue heran aja, kemana lo habisin waktu setiap liburan?!". Tanya aldi


" Hemm dirumah, bantu ibu". Jawab alda


" Kasian banget ya lo". Ucap aldi prihatin


" Hemm". Gumam alda


Setelah mengobrol mereka pun melakukan pemanasan selama beberapa menit lalu berlari.


Setelah cape berlari merekapun mencari tempat duduk agar bisa digunakan untuk berteduh, karena hari semakin siang dan udara semakin panas.


Mereka berteduh dibawah pohon besar yang rindang, cukup sejuk memang jika berteduh dibawah pohon besar ini.


" Aldii kamu mau kemana?!". Tanya alda penasaran karena aldi tiba-tiba bangun dari tempat duduknya.


" Lo diem disini, gue pergi dulu bentar". Jawab aldi


" Ikutt, aku gamau sendiri di". Rengek alda


" Hemm yaudah ayok". Ajak aldi


Alda pun berdiri dan mensejajarkan langkahnya dengan aldi. Tetapi tiba-tiba ada seseorang yang memanggil dan berlari menghampiri aldi.


Alda terkejut karena orang itu adalah kak delima, alda mulai merasa tidak nyaman dengan kehadiran kak delima.


Aldi menatap alda yang sudah merasa tidak nyaman dan meminta alda untuk kembali menuju tempat yang barusan mereka tempati.


Walaupun perasaan kesal dan penuh dengan pertanyaan, tetapi alda menuruti kemauan aldi untuk kembali.


Jadi aldi ngajakin aku kesini cuman buat bertemu sama kak delima gitu?. Gumam alda kesal


Alda menunggu aldi yang sedang mengobrol dengan kak delima, dari kejauhan alda melihat tatapan aldi seperti tidak memperdulikan kak delima saat berbicara.


Sesekali aldi melihat kearah alda yang sedang menunggu dirinya dibawah pohon besar.


-

__ADS_1


-


-Selesai😊


__ADS_2