Sahabat Rasa Rindu

Sahabat Rasa Rindu
Episode 98


__ADS_3

Dirumah tempat tinggal Alda, orang-orang rumah sudah bersiap diruangan keluarga, duduk disofa sambil menghadap Tv. Alda baru saja selesai mandi, lalu ikut bergabung dengan seluruh anggota keluarga.


Ia ingat pesan Aldi yang menyuruhnya untuk melihat saluran televisi hari ini. Ibu juga mengingatkan Alda untuk menonton acara Aldi siang ini, tentu saja semua orang menunggu konferensi pers Aldi pada siang hari ini.


Alda baru saja teringat dengan parsel buah yang diberikan Aldi barusan. Ia memyimpannya diatas meja, agar anggota keluarganya bisa menikmati buah-buahan yang baru saja ia dapat dari Aldi.


Acara TV pun dimulai. Terlihat, Aldi baru saja turun dari mobilnya, dengan sangat jelas, kamera hanya tersorot pada kedatangan Aldi dan juga Riki. Banyak orang yang berteriak memanggil nama Tuan Aldi.


" Ka Alda, barusan Ka Aldi telpon katanya kaka harus tonton acara ini sampai selesai". Ucap Fadli memecahkan keheningan.


" Iya De, lagian kita kan nonton ini barengan. kapan Aldi telpon kamu?".


" Tadi, saat kaka mandi".


Alda melanjutkan menonton, terlihat jelas muka Aldi yang tampan memang selalu menjadi pesona semua orang. Sambutan dan setiap rangkaian acara telah dibawakan oleh sang pembawa acara.


Beberapa pertanyaan secara berturut-turut terus ia lontarkan sebagai perwakilan suara dari semua orang di Negeri ini. Alda dan seluruh anggota keluarnya begitu kagum dengan jawaban Aldi. Saat ini Aldi sudah menjadi orang yang sangat penting bagi Negara ini. Mulai saat ini ia merasa takut jika suatu saat nanti Aldi akan meninggalkannya.


Alda sadar dengan kondisi keluarganya yang sangat sederhana, berbanding terbalik dengan Aldi yang dibesarkan dengan perekonomian yang tinggi. Ia benar-benar takut jika Aldi mungkin akan pergi darinya.


Ia berpikir bagaimana jika semua orang tahu tentang dirinya, apakah Aldi akan mengenalkannya pada semua orang?. Tidak, fikiran itu tak pernah ada dalam benaknya. Ia hanya menjalankan sebuah proses yang sedang tuhan berikan didalam kehidupannya saat ini.


Ia yakin jika Aldi adalah jodohnya, semesta pasti memiliki cara agar mereka selalu bersatu. Ia percaya Aldi benar-benar mencintainya, begitupun dengan dirinya. Cinta mereka tidak akan pernah pudar, karena mereka memiliki cinta yang sangat kuat.


Tibalah saat dimana sang pembawa acara membacakan pertanyaan terakhirnya, pertanyaan ini membuat semua orang terkejut, dan pastinya bertanya-tanya apa yang akan dijawab oleh Tuan Aldi Ardiantara.

__ADS_1


" Apakah saat ini anda telah memiliki seorang kekasih?". Ucap sang pembawa acara dengan tegang.


" Tentu saja ada. Dia adalah wanita yang sangat cantik, kami akan segera menikah, aku tidak akan bisa hidup tanpanya karena menurutku dia adalah wanita yang sempurna. Dia bisa menaklukan hati ku, bukankah dia wanita yang hebat?".


" Anda benar Tuan, dia memang sangat hebat. Siapapun dia, dia sangat beruntung karena memiliki anda, dan bisa mendapatkan hati anda".


" Bukan dia saja yang beruntung, tapi aku lah yang sangat beruntung memiliki kekasih sepertinya". Ucapnya sambil tersenyum lebar.


" Anda benar Tuan, saya doakan agar niat baik anda akan segera terlaksana dan berjalan dengan lancar sampai hari pernikahan anda".


" Aamiin. apakah aku boleh mengatakan sesuatu?".


" Boleh Tuan, silahkan". Ucapnya mempersilahkan Aldi berbicara.


" Alda Almahira Putri. Aku mencintaimu, walaupun kata ini sering terucap, tapi aku ingin semua orang tahu bahwa cintaku tidak akan pernah hilang. Aku mencintai mu dan aku ingin menikah dengan mu. Alda menikahlah dengan ku".


Kata-kata Aldi membuat hati Alda senang sekaligus haru yang luar biasa, sebuah sikap yang tak pernah ia bayangkan sampai saat ini. Kekasihnya menyebut namanya dihadapan seluruh penjuru dunia.


Bukan hanya sebuah kata-kata yang ia lontarkan, tetapi sebuah perbuatan yang membuatnya yakin, bahwa cinta Aldi sangat kuat. Setiap Aldi melontakan suatu hal, ia juga pasti akan melakukannya dengan suatu perbuatan.


Itu lah mengapa Alda sangat mencintai Aldi, kekagumannya kepada sang kekasih, membuat hatinya semakin yakin bahwa Aldi akan melakukan apapun untuk dirinya.


Ibu memeluk Alda, dengan tangis bahagia seorang Ibu. ia bangga melihat anaknya bisa menemukan laki-laki yang tepat, yang bisa menjadikan putrinya sebagai seorang ratu. Bukankah memang itu yang diinginkan para orang tua didunia, mereka ingin melihat putrinya mendapatkan laki-laki yang tepat, yang bisa menjaganya dan menjadi pemimpin yang baik bagi rumah tangga putrinya kelak.


" Nak, kamu beruntung mendapatkan Aldi. Dia pria yang baik, Ibu percaya dia bisa menjagamu dan mencintaimu sepenuh hati".

__ADS_1


" Dia memang orang yang sangat baik, Alda mencintainya, Alda sangat mencintainya Bu".


" Ibu tau kamu mencintainya, tantangan mu juga tidak mudah bukan untuk mendapatkan cintanya".


" Iya Bu, bahkan kami sering mendapatkan banyak tantangan untuk hubungan kami. Tetapi Aldi selalu bisa menyelesaikannya dengan sangat mudah".


" Nak. Ayah, dan Ibu sudah merestui hubungan kalian. Berbahagialah dengan jalan yang sudah kalian pilih. Semoga niat baik kalian bisa segera terlaksana, dengan pengakuan cinta Aldi disaluran televisi, itu semua sudah membuktikan rasa cintanya yang amat besar pada mu".


" Iya Ayah, Ibu, kalian benar. Aku sudah tak sabar ingin segera bertemu dengannya".


" Sabarlah Nak, dia pasti akan segera menemui mu".


...Aldi, terimakasih atas bukti rasa cintamu itu. Jujur saja aku sangat terkesan, kamu telah membuatku semakin jatuh cinta padamu, terimakasih telah berjuang sampai ditahap ini. Alda....


" Ka Alda, Kaka sangat beruntung karena memiliki orang yang benar-benar tulus mencintai Kaka. Jika Kaka akan segera menikah, maka tugas Fadli untuk menjaga Kaka akan segera selesai. karena untuk seterusnya maka Kak Aldi lah yang akan selalu menjaga Kaka".


" Huaaaa adik ku sudah mulai berfikir dewasa sekarang, terimakasih telah menjaga Kaka selama ini. Walaupun kamu sudah besar sekarang, tapi Kaka masih tetap menganggapmu sebagai adik kecil kesayangan Kaka". Ucapnya sambil memeluk Fadhli.


" Iya Ka, Fadhli juga akan terus menyayangi Kaka sampai kapanpun".


Sang Kaka juga tak mau kalah dengan Adiknya. Kak Riko memeluk Alda dengan sangat bahagia, adik kecilnya kali ini akan segera menikah, tugasnya pun akan segera selesai untuk menjaga adik perempuannya. tetapi kasih sayangnya akan tetap ada sampai kapanpun.


" Kau akan segera menikah, itu artinya tugas kami para pria dikeluarga ini akan segera selesai untuk menjaga mu. Karena hak mu sepenuhnya akan menjadi milik suamimu setelah menikah, kau sudah dewasa sekarang. Jaga dirimu, mungkin hanya tinggal beberapa minggu lagi kau masih tinggal bersama kami". Ucap Kak Riko sambil meneteskan air mata.


" Kaka sebelumnya aku minta maaf karena mendahului mu. Terimakasih telah menjadi Kaka yang sangat hebat untuk ku, Kaka jangan menangis, aku pastikan akan membahagiakan kaliam sebelum aku menikah. Kaka aku pasti bisa menjaga diriku, lihatlah Ayah, Ayah selalu mengajariku untuk selalu kuat bukan? makannya dalam siatuasi apapun aku pasti akan sangat kuat, karena aku memiliki keluarga yang hebat seperti kalian".

__ADS_1


Suasana rumah Alda menyimpan banyak kenangan. mereka belum siap untuk kehilangan putri mereka. tetapi kebahagiaan yang sebenarnya akan segera muncul didalam kehidupan putri mereka kelak. Kata-kata cinta Aldi disaluran televisi, akan selalu menjadi sebuah arti kenangan manis yang tak akan pernah bisa terlupakan olehnya maupun semua orang diseluruh penjuru dunia. dan itu akan menjadi ingatan yang selalu terbayang dalam hati dan fikiran Alda selamanya.


-Selesai😊


__ADS_2