Sahabat Rasa Rindu

Sahabat Rasa Rindu
Episode 75


__ADS_3

Alda sudah pasrah, ia sudah tak ingin berharap lagi Aldi menghubunginya. Tetapi entah mengapa hatinya begitu sesak ketika Aldi berkali-kali tak mengagkat telpon darinya.


"Aldi kenapa, apa kamu marah hingga kamu tak mau mengangkat telpon dari ku". Ucap nya sambil melempar handphonnya ke atas kasur.


"Alda ayo nak kita makan dulu". Teriak Ibu memanggil Alda untuk turun kebawah.


" Iya Bu". Teriaknya.


Alda pun segera turun kebawah karena seluruh anggota keluarga sudah berkumpul di ruang makan untuk makan malam.


" Kamu kenapa Nak? Kok lemes gitu sih". Tanya Ibu.


" Alda gapapa ko Bu, mungkin Alda cuman kecapean aja".


" Yaudah ayo makan, biar tenaga mu kembali".


" Iya Bu. Alda minta maaf ya karrna tadi ga sempet bantu siapin makan malam".


" Iya gapapa ko Nak, Ibu tau kamu sedang sibuk mengerjakan tugas skripsi mu kan?".


Alda hanya tersenyum mendengar perkataan Ibu, sebenarnya ia bukan sibuk mengerjakan skripsi nya, melainkan sibuk memikirkan seseorang yang entah kapan bisa mengabarinya.


" Aldi gimana, apa dia sudah ada kabar?".


" Alda tak tau Bu, tapi Alda yakin dia baik-baik saja".


" Aamiin semoga Aldi selalu baik-baik saja. Oh iya Al Ibu mau tanya apa kamu benar-benar sanggup menunggu Aldi sampai tahun depan, memang kamu tidak mau mencoba berpacaran dengan orang lain?".


" Kenapa Ibu bicara seperti itu?".


" Tidak apa-apa Nak, Ibu hanya berfikir saat ini kamu sudah mulai dewasa dan kamu belum menikah. Ibu hanya ingin kau cepat menikah Nak".


" Alda belum bisa memikirkan hal itu Bu, Alda masih fokus dengan persiapan sekripsi dan juga karir Alda kedepannya".


" Baik lah jika itu keputusan mu, Ibu dan Ayah hanya berharap semoga kau bisa mendapatkan jodoh terbaik nanti".


" Aamiin Bu, untuk saat ini mungkin Alda tetap pada konsisten awal, menunggu Aldi hingga ia kembali".


" Baik lah, kau memang orang yang setia. Maka pantas saja jika Aldi sangat mencintai mu".


" Iya Bu. Oh iya Ayah Ibu untuk libur akhir semester apa Alda boleh minta izin untuk pergi menemui Aldi kesana".


" Kau pergi bersama siapa?".


" Keysa dan Dalvin akan ikut bersama ku".


" Baik lah Ayah dan Ibu izinkan, tetapi kau harus bisa menjaga dirimu baik-baik disana. Jangan sampai terjadi masalah dengan mu disana".


" Iya Alda pasti akan menjaga diri baik-baik, kalian tak perlu kuatir".


" Tetap saja Ayah dan Ibu tetap kuatir, karena kamu adalah anak wanita kami satu satunya".


" Terimakasih karena selalu meng khawatir kan ku".


" Iya Nak, Ayah dan Ibu berharap kau bisa cepat bertemu dengan Aldi kembali".


" Terimakasih Bu".

__ADS_1


" Sama-sama Nak. Sekarang lanjutkan makan malam mu".


" Baik".


Alda pun melanjutkan malam malam nya, walaupun ia sangat berharp jika nanti Aldi akan segera menemui nya. Entah lah rasa rindu seperti apa saat ini yang terus menghantui perasaannya, fikirannya begitu pun hatinya.


" Ibu, Ayah, Alda sudah selesai makan, Alda cuci piring setelah itu langsung ke kamar gapapa kan?".


" Iya Nak silahkan, sepertinya kamu sedang ada masalah. Biar Ibu saja yang bereskan, kamu kembali ke kamar saja Nak".


" Tidak apa-apa Bu biar Alda saja yang cuci piring, Ibu bisa makan kembali". Ucap nya sambil tersenyum.


" Yasudah setelah itu kau bisa kembali ke kamar ya, selesaikan semua pekerjaan mu".


" Iya Bu".


Alda pun pergi untuk mencuci piring setelah itu pergi ke dalam kamarnya, untuk segera melanjutkan tugas skripsinya yang akan datang.


Tring, tring, tring.


Tiba-tiba suara handphone nya berbunyi, menandakan panggilan masuk.


" ALDI!". Ucapnya sambil membelalakan matanya.


Merasa tak percaya, rindu dan ingin segera berbicara pada pria yang sudah ia nantikan. Bahkan mendengar suaranya pun adalah obat rindu yang paling ampuh saat ini, itu semua dapat membangkitkan rasa semangat dan percaya diri nya untuk menjalankan kegidupannya kembali.


" Hallo, Alda kamu apakabar?".


" Aldi, aku baik-baik saja. Bagaimana kabar mu disana?".


" Aku juga sangat merindukan mu, maaf aku fikir orang yang menelpon ku bukan kamu, karena kamu menggunakan nomor yang tidak dikenali".


" Tidak apa-apa Al, aku juga yang salah karena tidak memberi pesan padamu. Waktu ku disini sangat singkat, hingga aku hanya bisa menelpon agar aku bisa segera mendengar suara mu".


" Aku juga senang akhirnya bisa mendengar suara mu kembali, Aldi jujur saja aku sangat sangat merindukan mu. Apa kau tau, sebentar lagi aku akan menjadi sarjana dan aku sangat ingin kau berada disini menemani ku nanti". Ucap nya tak bisa menahan tangisnya.


" Gadis kecilku yang sangat aku sayangi, masih saja kau cengeng ya, kau tak perlu kuatir jika aku sempat pasti aku akan datang kesana. Jangan nangis Al kalo kamu nangis aku gabisa lihat senyum mu kembali, ingin rasanya aku bisa memberi pelukan disaat kau sedang menangis, tetapi jarak memang sedang memisahkan kita untuk sementara waktu. Semoga waktu yang kita tunggu akan segera tiba".


" Aldi aku ingin kau segera kembali kemari, lalu apakah kau disana telah memiliki seorang kekasih yang lebih baik dari ku? Hingga kau melupakan ku dan sangat jarang menghubungi ku setelah 5 tahun berlalu. Aku rindu dan aku ingin kau ada disini untuk menemui ku, Aldi apa kau tahu? aku masih seperti Alda yang dulu, dan sesuai janji ku, aku tetap setia menunggu mu sampai kau datang kemari".


" Pertanyaan konyol apa ini, apa kau tahu? bagaimana aku bisa dekat dengan wanita lain, sementara disana masih ada wanita yang tetap setia menunggu hingga aku kembali nanti. Jika aku mencintai seseorang disini itu artinya aku adalah orang yang sangat bodoh, karena aku telah menyia-nyiakan orang yang benar-benar tulus seperti kau".


" Tapi jika ada wanita yang bisa membuat mu nyaman disana, apa kau akan mencintainya?".


" Haha disini banyak kok wanita yang membuat ku nyaman, tetapi aku tidak mencintai mereka seperti aku mencintai mu Al".


" Kenapa?".


" Kau tanya kenapa? tapi Al ada loh disini wanita yang selalu bersama ku, hingga dia selalu menyiapkan makan pagi dan makan malam untuk ku. Sepertinya aku mulai merasa nyaman dengan nya".


" Siapa, kenapa kau tidak memberitahu ku?".


" Untuk apa aku memberitahu mu?".


" Sudah lah lupakan, lagian kau tidak mau memberi tahu kan?".


" Hahaha, kenapa apa kau sedang cemburu?".

__ADS_1


" Tidak!".


" Lalu?".


" Tidak apa-apa, lebih baik kau segera menutup telpon karena sebentar lagi wanita itu akan mengantar makan malam untuk mu".


" Kenapa kau tau, bahkan dia sedang berada disini sekarang".


Jlebb


Perasaannya mulai sesak ketika Aldi berbicara hal yang tak mau ia dengar sama sekali.


" Yasudah silahkan lanjutkan, biar ku tutup saja telpon dari mu, dari pada aku mengganggu kalian berdua".


" Kau benar-benar sedang cemburu kali ini?".


" Tidak, kau salah".


" Aku benar, karena aku tau nada kau ketika sedang marah".


" Itu bukan urusan mu".


" Itu urusan ku, dan aku senang ketika mendengar kau sedang cemburu seperti ini".


" Lalu siapa wanita itu?".


" Apa kau ingin tahu?".


" Iya".


" Sungguh kau ingin tahu?".


" Sudah lah lupakan".


" Haha baik lah akan ku beritahu pada mu, wanita itu adalah Bibi pelayan yang sudah ku anggap sebagai Mama ku. Karena dia sangat baik pada ku dan Riki, setiap makan pagi sampai malam pun Bibi sudah menyiapkan segala nya, hingga membuat ku nyaman dan teringat pada Mama ku yang berada disana".


" Ohh ku kira kau sedang bersama wanita yang mencintai mu, tetapi syukur lah jika Bibi itu sangat baik pada mu, kalau begitu aku harus segera bertemu dengan nya".


" Ya kau memang benar disini juga aku sedang bersama wanita yang sedang aku cintai. Kalu begitu kau harus datang kemari untuk bertemu dengan Bibi".


" Apa kau serius?".


" Ya aku serius, aku sedang bersama wanita yang sedang menelpon ku yang sangat aku cintai".


" Sejak kapan kau bisa membuat kata-kata seperti itu?".


" Sejak kau hadir didalam kehidupan ku Al".


" Haha bisa saja kamu".


" Apa kamu bahagia sekarang?".


" Ya, aku sangat bahagia bahkan sangat bahagia".


Malam itu mereka saling menumpahkan rasa kerinduannya, bercerita dan saling bertukar fikiran. Begitu pun dengan Aldi yang senang membuat Alda merasa cemburu malam ini, karena itu adalah rindu yang selama ini mereka tunggu.


-Selesai😊

__ADS_1


__ADS_2