
*HARI WISUDA*
Hari yang sangat membahagiakan bagi orang-orang yang sudah berhasil berjuang, tentu saja, berhasil memenangkan perang dengan banyaknya tugas perkuliahan.
Skripsi akhir yang membuat semua orang tegang, kini berakhir dengan kebahagiaan yang terpancar untuk orang-orang yang sudah menyelesaikan tugas akhir mereka. Rasa senang itu sedang dirasakan, begitupun rasa haru. Kini mereka akan memulai kehidupan nyata, kehidupan baru yang dimulai dengan pekerjaan. Mendapatkan gelar sebagai lulusan program magister merupakan momen yang paling membahagiakan.
Gadis itu kini tampil sangat menawan, kecantikannya membuat semua orang terpesona. Ia tampil cantik dengan atribut wisuda lengkap dengan toga. Ya, tentu saja Alda, ia sudah tiba sejak tadi pagi bersama dengan keluarganya. Rasa bangga kini terpancar untuknya dan seluruh anggota keluarga.
Meskipun anggota keluarga sudah lengkap menemani dirinya, tetapi hatinya masih resah, ia mencari seseorang dengan matanya. Tetapi nihil orang itu ternyata tidak ada, tapi ia percaya, dia pasti akan segera datang.
...Kamu pasti datang kan? ku harap kamu datang kemari dan temui aku disini. Alda...
Acara dimulai, beberapa rangkaian acara telah dibacakan. Tetapi sampai saat ini ia masih belum melihat sosok Aldi untuk datang menemuinya. Satu persatu acara telah dilaksanakan, kini tiba saatnya pihak kampus mengumumkan nama yang mendapatkan nilai tertinggi, tentu saja Mahasiswa terbaik akan mendapatkan penghargaan dan apresiasi yang sangat besar dari semua orang.
Pastinya semua orang berharap bahwa mereka termasuk orang beruntung yang mendapatkan nilai tertinggi. Tetapi tidak semua orang bisa mendapatkannya, hanya orang-orang tertentu lah yang bisa mendapatkannya berkat usaha dan kerja keras mereka sendiri.
" Baiklah kami akan mengumumpukan nama Mahasiswa/i yang mendapatkan nilai terbaik adalah.... Selamat kepada ananda Alda Almahira Putri sebagai lulusan dengan nilai tertinggi pada tahun ini. Untuk ananda Alda, kami persilahkan untuk naik keatas panggung dan menyampaikan beberapa pesan untuk kami semua yang berada disini".
Riuh-riuh suara tepuk tangan. Saat nama Alda disebut dengan lengkap, pandangan semua orang langsung tertuju padanya yang melangkah menuju atas panggung, sambil menebak-nebak kebenaran tentang fakta yang baru saja viral dimedia sosial.
" Alda Almahira Putri, bukankah dia nama yang kemarin disebutkan oleh Tuan Aldi?".
" Jika memang benar dia, berarti selama ini aku sering bertenu dengannya".
" Tidak menyangka, ternyata dia orang yang dicintai oleh Tuan Aldi?".
Semua orang sibuk menduga-duga, sambil memperhatikan Alda yang sedang berbicara didepan sana.
Perasaan keluarga yang amat senang sekaligus bangga, saat putrinya mendapat nilai terbaik, ini adalah anugerah terindah yang diberikan tuhan padanya. Begitupun rasa syukur yang tak pernah henti diucapkan.
Alda mengucapkan rasa terimakasihnya kepada dosen yang telah mengajari dirinya. Tak lupa juga kepada orang-orang terdekatnya, dan yang paling utama adalah dukungan serta doa dari keluarga. Ia tak menyangka bahwa dirinya bisa mendapatkam nilai terbaik seperti ini. Rasa syukur pun tak pernah henti ia ucapkan.
Ia berbicara dengan penuh kebanggaan pada dirinya, ia mengundang orang tua nya untuk naik keatas panggung, lalu memberikan piala yang ia raih untuk kedua orang tua nya. Ia mencium dan memeluk kedua orang tua nya dihadapan semua orang. Momen penuh haru yang mengiris hati semua orang yang berada disana, mereka memuji dan memberi apresiasi penuh kepada Alda.
" Merekalah sosok pahlawan yang selama ini mendukung dan mendoakan saya, Ibu dan Ayah saya. Mereka rela berkorban apapun demi masa depan dan cita-cita saya, hingga akhirnya saya bisa berdiri seperti sekarang ini. Itu alasan mengapa saya bisa tetap menjalani hari-hari saya untuk semangat belajar. Saya bangga terhadap orang tua saya, Ibu, Ayah, aku sangat menyayangi kalian. Terimakasih karena selalu mendukung dan menjadi suport system dalam kehidupanku". Ucapnya sambil memeluk dan mencium kedua orang tuanya.
" Piala ini kupersembahkan hanya untuk kalian orang-orang hebat, aku mencintai kalian". Ucapnya kembali, sambil memberikan piala.
Orang tua Alda menangis haru, kebanggaan yang tak pernah dibayangkan sebelumnya. Anak yang selama ini mereka didik kini tumbuh menjadi wanita yang hebat, yang bisa membanggakan kedua orang tuanya. Mereka tak menyangka jika Alda akan mengumumkannya kepada semua orang, tetapi bukan kah itu suatu kebanggaan pada setiap orang tua mana pun.
Setelah momen penuh haru, acara tetap berlanjut dengan acara pelepasan seluruh mahasiswa. Acara yang paling ditunggu saat mereka semua resmi menyandang gelar sebagai magister.
Acara telah selesai, seluruh mahasiswa dipersilahkan untuk berfoto dengan seluruh anggota keluarga serta teman-temannya dan bebas melakukan aktivitas apapun.
Di luar ruangan Alda masih mencari Aldi, tetapi nihil ia tak melihat batang hidungnya sama sekali. Ia sudah kecewa, sedih, marah, bercampur sudah didalam fikirannya.
__ADS_1
Keysa dan Dalvin seperti biasa menghampiri Alda, walaupun Dalvin memang berbeda jurusan dengan Alda dan Keysa, tetapi persahabatan mereka tetap bertahan sampai saat ini. Mereka berbincang dengan sangat asik, tetapi selang beberapa memenit, tibalah seseorang berteriak dari kejauhan, walupun suaranya sangat jelas, tetapi orang itu tak menampakan dirinya. Suara ini sudah tak asing, mereka sangat mengenal jelas suara itu.
" Alda, saya bangga dengan kamu!". Teriak seseorang dari belakang.
" Aldi aku tau ini kamu, dimana kamu?".
Aldi keluar dari balik pintu, bersama dengan Riki sambil membawa buket bunga.
" Selamat atas kelulusan mu sayang. Aku bangga padamu".
" Terimakasih".
" Kenapa muka mu begitu? harusnya kamu senang dengan kedatanganku".
" Kenapa kamu baru datang sekarang, aku menggumu dari tadi".
" Sayang aku sudah datang sejak pagi tadi". Ucapnya sambil menggenggam tangan Alda.
" Kamu bohong!".
' Tidak, untuk apa aku bohong?".
" Aku tidak melihat mu tadi".
" Karena aku ada ditempat khusus yang sudah disediakan oleh panitia".
" Sudah, sudah. diam dan lihat lah itu". Sambil menunjuk ke arah lapangan.
Anak buah Aldi memulai atraksinya dilapangan, dengan membawakam beberapa lagu khusus untuk sang pujaan hati, sambil membawa kertas yang bertuliskan.
..." Alda Almahira Putri, selamat atas kelulusan mu. Aku mencintai mu, I Miss You sayang -Aldi Ardiantara"....
Semua orang berteriak, ikut terbawa suasana. Alda pun tak menyangka bahwa Aldi memperlakukannya sangat romantis akhir-akhir ini.
" Apa kamu lihat siaran ku kemarin?".
" Tentu saja, terimakasih. Terimakasih karena sudah meyakinkanku dan membuatku bahagia".
" Aku mencintaimu, itu sebabnya aku akan selalu membuatmu yakin dan pasti membuatmu bahagia. Bukan kah aku sering mengatakannya?".
" Iya, terimakasih". Ucapnya dengan meneteskan air mata senang.
" Sama-sama, selama 6 tahun aku tidak ada disampingmu. Sekarang aku telah kembali, kamu tidak perlu takut dengan apapun, karena aku pastikan akan selalu ada dibelakang mu".
" Walaupun banyak wanita cantik diluar sana, apa kamu akan tetap memilihku?". Ucapnya masih meneteskan air mata.
__ADS_1
" Jangan nangis Al, walaupun banyak wanita cantik diluar sana. hati, mata, dan fikiranku pasti akan terukir nama kamu. Aku juga tidak akan mudah berpindah ke lain hati, karena menurut ku kamu lah gadis yang paling cantik didunia ini". Ujar Aldi sambil memeluk Alda.
Hari itu adalah hari pelepasan sekaligus pengakuan cinta seorang Aldi Ardiantara, orang nomor satu yang dikenal semua orang dipenjuru dunia. Hari yang sangat bersejarah bagi wanita sederhana itu, kebahagiaan yang pasti akan terkenang didalam kalbunya, untuk ia ceritakan kelak kepada anak cucunya mendatang.
~RIKI POV~
Aldi sudah tiba sejak tadi pagi, tadi malam Aldi meminta Riki untuk datang kekampus dan mencari informasi seputar Alda saat selama ini dikampus.
Para staff dan panitia dikejutkan dengan kedatangan Riki. Mereka sedang mempersiapan acara wisuda, ditengah itu mereka sangat tidak menyangka orang penting seperti Riki bisa datang ke kampus mereka tanpa diundang. Tetapi ini suatu kehormatan besar yang mereka dapatkan.
Seorang pria paruh baya datang menghampiri Riki. Ia bertanya dan menyapa dengan sangat santun sambil membungkukam badannya.
" Selamat malam Tuan, suatu kehormatan bagi kami karena anda datang kemari. sebelumnya mohon maaf Tuan, apakah ada yang bisa saya bantu?". Sapa pria itu sangat sopan.
" Tentu saja".
" Baik Tuan, maaf kalo begitu apakah anda bisa ikut dengan saya ke ruangan, siapa tau ada yang anda butuhkan Tuan".
" Ya, baiklah".
Riki mengikutinya keruangan, ia memang ingin menanyakan beberapa pertanyaan seputar Alda untuk Tuan mudanya.
" Langsung saja, besok adalah hari kelulusan para mahasiswa/i akhir bukan?".
" Iya betul Tuan".
" Kalo begitu, teman saya atas nama Alda Almahira Putri juga berkuliah disini. Bisa jelaskan informasi tentang dia selama berkuliah disini? Tuan muda ingin mendengarnya".
" Alda Almahira Putri dari jurusan kedokteran Tuan?".
" Ya, tentu".
" Dia mahasiswa yang pandai, dia juga sosok wanita yang ceria. Semua orang disini pasti sangat mengenalinya, selain cantik, dia juga selalu membantu orang-orang disini. Oh iya Tuan dia adalah mahasiswi yang mendapatkan nilai tertinggi ditahun ini".
" Baik terimakasih, informasi ini sangat berguna. Besok Tuan Aldi akan datang kemari untuk melihat Alda saat wisudanya, sekaligus memeberikan beberapa kejutan untuknya".
" Baik Tuan, kami akan menunggu kedatangan anda dan Tuan Aldi. Kami akan menyiapkan tempat khusus untuk kalian".
" Hemm. Kalo begitu saya pergi".
" Baik Tuan, terimakasih karena sudah datang kemari. Kami tunggu kedangan anda dan Tuan Aldi besok".
Begitu lah perbincangan Riki semalam dengan panitia acara wisuda.
Aldi sudah duduk dikursi yang khusus dipersiapkan untuk dirinya, yang jauh dari penglihatan Alda. Karena ia berniat untuk memberikan kejutan pada kekasihnya setelah selesai acara.
__ADS_1
Aldi memang sangat memperhatikan kekasihnya, ia ingin Alda selalu bahagia. Ia sudah kembali dan ia takkan melepaskan kesempatan untuk menjaga kekasihnya.
-Selesai😊