Sahabat Rasa Rindu

Sahabat Rasa Rindu
Episode 17


__ADS_3

" Aldi, jangan lakuin hal yang merugikan diri kamu sendiri nak". Tegas papah aldi memberi pengertian


" Engga pa, dia harus tetep dapet pelajaran yang setimpal!!". Ucap aldi setengah berteriak marah "aku ga bisa membenarkan orang yang bersalah pa". Ucap aldi kembali


" Iya nak papa tahu kamu boleh kasih dia pelajaran, tapi kamu ga boleh sampai merugikan diri kamu sendiri". Ucap papa aldi. Karena ia tahu bagaimana sikap anak nya jika ada yang membuat diri nya marah.


Aldi tidak menjawab perkataan papa nya karena ia sedang larut dengan kekesalan, ia teringat janjinya pada alda untuk terus menjaga dan melindunginya sebagai sahabat.


Jika ada yang menyakiti alda pasti aldi yang akan sangat marah, dan ia pasti sangat merasa bersalah jika alda sampai terluka.


Papa aldi tidak bisa berbuat apa-apa jika anak nya sudah bersikeras seperti itu, mau dilarang pun aldi pasti akan tetap melakukannya, begitu fikirnya.


Papa aldi menghubungi riki, agar riki cepat datang ke UKS menemani aldi, karena papa aldi telah mempercayakan aldi kepada riki supaya melindungi dan menemani aldi kapanpun dan dimanapun, itu juga adalah permintaan dari ayah riki agar riki bisa menjaga aldi sebagai temannya, riki dan aldi telah berteman dari kecil jadi riki mengerti apapun yang dirasakan oleh aldi, sekalipun jika suasana hati aldi sedang tidak bagus.


Setelah papa aldi menghubungi riki, ia langsung pergi melanjutkan acara, karena ayah aldi adalah salah satu orang berpengaruh di indonesia termasuk disekolah tempat aldi menuntut ilmu.


Riki yang sedang dikelas mendengar kabar jika aldi tadi tak bisa menahan amarah nya, itu membuat riki bertindak dan langsung menghampiri aldi di ruang UKS.


Riki berlari menuju ruang UKS dengan tujuan untuk membantu aldi karena menurutnya, jika aldi merasa terganggu dirinya perlu membalas perbuatan orang yang telah membuat aldi meras tidak nyaman.


" Aldii". Teriak riki didepan pintu UKS lalu menghampiri aldi yang sedang duduk menemami alda.


" Ada apa di?!". Ucap riki menatap aldi


" Tangan alda terluka rik". Ucap aldi frustasi


" Siapa yang ngelakuin di?! ". Tanya riki


" Sista cewe yang tadi pagi maksa minta nomor gue sama lo!". Jawab aldi kesal


" Apa yang harus gue lakuin ke cewe itu di?! ". Ucap riki


" Buat dia menyesal ki, lo bantu gue buat bikin pelajaran ke cewe barusan". Ucap aldi penuh amarah


Alda yang sedang berada disamping aldi sangat tidak setuju jika aldi harus membalas perbuatan sista, karena menurutnya ini hanyalah hal kecil, ia tidak mau jika aldi mendapat masalah besar karena membela dirinya.


Tetapi alda melihat ketulusan aldi untuk menjaga dirinya dan ketulusan aldi menjadi sahabat alda itu yang membuat bahagia.


" Aldi, riki aku ga apa-apa ko, udah ya jangan diperpanjang lagi ". Ucap alda agar aldi tidak memperpanjang masalah barusan


" Gabisa gitu lah al gue harus kasih dia pelajaran, orang yang salah ga bisa didiemin". Ucap aldi


" Tapi di ini kan cuman masalah kecil". Jelas alda


Aldi menatap tangan alda yang sudah diberi perban.


" Lo fikir ini masalah kecil, lo luka al lo masih sebut ini masalah kecil?! ". Seru aldi kesal


" Tapi di beneran aku ga apa-apa, lagian bentar lagi juga pasti sembuh ko". Ucap alda


" Al jangan terlalu baik jadi orang, gimana kalo dia nanti malah ngejahatin lo lagi?". Ucap aldi frustasi

__ADS_1


" Iya al orang kaya gitu perlu dikasih pelajaran supaya dia ga berani nyakitin lo lagi!". Tambah riki


" Al gue udah janji buat selalu ngelindungin lo kan". Ucap aldi geram sambil menatap alda


" Udah ya tahan emosi kalian, terutama kamu di makasih udah mau lindungin aku, tapi untuk saat ini aku gamau memperpanjang masalah ini, karena ini menurutku hanya hal kecil di". Ucap alda menjelaskan


" Heemm yaudah kalo itu mau lo, tapi nanti kalo ada yang nyakitin lo lagi gue gaakan tinggal diam". Ucap aldi sambil mengambil nafas dan membuangnya dengan kasar


" Iya aldi". Ucap alda tersenyum


Heemm ternyata lo banyak bawa perubahan al!. Riki


Aldi hanya bisa pasrah dengan keputusan alda begitu pula riki yang sedari tadi hanya menyimak percakapan mereka.


***


Acara demi acara telah dilewati, begitu juga dengan para panitia yang sudah bekerja sangat keras, dan mendapat kan apresisi yang luar biasa dari sekolah karena acara yang cukup sukses hari ini.


Setelah selesai acara sekolah, alda menghubungi ayah untuk menjemput, karena kemarin malam ayah mengatakan bahwa akan menjemput di sekolah.


Tetapi saat alda menelpon ayah ternyata beliau tidak bisa menjemput karena masih berada di kantor nya.


" Hallo alda". Suara ayah dari balik telpon


" Hallo yah ayah dimana, alda baru selesai acara disekolah, alda juga nungguin ayah jemput". Ucap alda


" Maaf sayang tapi ayah gabisa jemput alda, soalnya ayah masih banyak pekerjaan di kantor, kalo alda nunggu ayah kemungkinan lama". Ucap ayah lirih


" Maafin ayah ya nak". Ucap ayah merasa bersalah


" Iya ayah ga apa-apa, ayah semangat kerja nya ya". Ucap alda ramah


" Iya sayang makasih, kamu hati-hati di jalan nak". Ucap ayah


" Iya yah". Ucap alda lalu mematikan telpon nya


Alda bingung karena keadaan sudah malam, jarang sekali ada kendaraan umum didekat sekolahnya jika sudah malam.


Teman-teman alda pulang terlebih dahulu, karena dijemput orang tua nya yang sedang menunggu didepan sekolah.


Alda berjalan menuju gerbang sekolah ia hendak memesan ojek online. Tetapi tanpa disadari ternyata handphon alda mati karena habis batrai.


Aaaaaa sial! Kenapa batre handphone ku habis!, gimana caranya aku pulang. Hiks. Alda


Alda masih tetap berusaha untuk menyalakan handphone nya tapi hasilnya nihil, handphone alda tetap tidak menyala.


Alda berusaha meminjam handphone milik siapapun yang masih berada didalam sekolah untuk menggunakan aplikasi ojol, karena rencana nya ia akan memesan ojol kali ini.


Saat alda berdiri ia melihat tiga orang wanita sedang berjalan menuju keluar gerbang, tetapi wajah mereka tidak terlihat jelas, karena penerangan di sekolah sudah sedikit gelap.


Setelah mereka dekat menuju gerbang, alda segera menarik lengan salah satu dari mereka supaya alda bisa meminta bantuannya.

__ADS_1


Tetapi tak diduga ternyata itu adalah sista dan teman-teman satu geng nya.


" Hey lepasin, lo kenapasih tarik-tarik tangan gue! ". Ucap sista sambil menghempas tangan alda


" Hah sista, maaf aku tarik tangan kamu, aku cuman mau minta tolong buat pesenin ojek online soalnya handphone aku habis batre". Ucap alda kaget ternyata lengan yang ia tarik adalah sista


" Heh enak aja lo minta tolong gue setelah lo rebut aldi dari gue". Teriak sista


" Hah rebut aldi dari kamu, sejak kapan aku rebut aldi?!". Ucap alda bingung


" Udah lama gue suka sama aldi tapi lo rebut dia dari gue". Teriak sista


" Oh maaf tapi aku merasa ga pernah merebut aldi dari siapapun. Memang kamu siapa, pacaranya?, bukankan? Toh aku sama aldi cuman sekedar teman kok". Jelas alda


" Berani nya lo bilang kaya gitu". Ucap sista kesal dengan jawaban alda


Alda hanya mengangkat kedua bahunya karena ia malas berdebat dengan sista.


Tetapi teman sista malah mendorong alda hingga terjatuh.


" Jangan so cantik jadi orang!!". Teriak teman sista


" Heii, siapa yang so cantik gue bilang gini apa adanya!!". Teriak alda sudah tidak bisa menahan rasa kesal nya.


Sista hendak menampar alda karena ia tidak terima dengan kata-kata alda, tetapi ada seorang laki-laki yang datang menahan tangan sista yang hendak menampar alda.


Air muka sista tiba-tiba terkejut dan ia merasa ketakutan saat tangannya ditahan oleh lelaki itu.


" Aldi". Teriak sista terkejut karena pria yang menahan tangannya adalah aldi


Apa, aldi nolongin aku lagi? aaaaa makasihh aldii kamu seperti pahalawan buat akuuu. Alda


Secara tidak sadar alda langsung memeluk aldi, karena merasa senang dan merasa dirinya terselamatkan oleh aldi.


Aldi tidak melepaskan pelukan alda yang memeluknya, karena ia tahu alda pasti sangat ketakutan, apalagi ia harus melawan sista dan geng nya sendirian tadi.


" Ngapain lo? masih belum sadar setelah gue kasih peringatan!!". Teriak aldi mencekram tangan sista hingga memerah.


" Maaf di dia yang mulai duluan". Sambil menunjuk alda yang masih berada dalam pelukan aldi


" Lo fikir gue ga liat lo barusan? sampai gue liat lo masih nyakitin alda mati lo!". Ucap aldi geram


" Alda ayo kita pulang". Ucap aldi lembut lalu melepaskan pelukan alda.


Alda pun melepaskan pelukannya pada aldi, ia tidak sadar dengan apa yang ia lakukan tadi, karena alda reflek saat aldi datang untuk menyelamatkannya.


-


-


-

__ADS_1


-Selesai 😊


__ADS_2