Sahabat Rasa Rindu

Sahabat Rasa Rindu
Episode 69


__ADS_3

Pesawat yang tumpangi Aldi kini telah lepas landas, itu artinya mulai saat ini dan 6 tahun kedepan, Alda harus siap menjalani kehidupannya tanpa Aldi.


Alda masih diam ditempatnya berdiri tadi, menatap pesawat yang di tumpangi Aldi yang sudah lepas landas.


Sungguh sulit untuk nya melepaskan Aldi dari genggamannya sekarang, tetapi ia sudah berjanji pada Aldi dan dirinya sendiri untuk tetap tegar dan setia menunggu Aldi sampai ia datang menemuinya nanti.


" Ayo Al kita pulang". Ajak Keysa dan Nina.


" Ayo, tapi apakah Aldi akan kembali kemari?". Sambil mengusap air matanya.


" Aldi sudah berjanji pada mu Al, dia pasti akan datang untuk menemui kamu nanti". Ucap Keysa.


" Kamu jangan kuatir, Aldi pasti akan datang jika urusannya sudah dapat terselesaikan bukan?". Ucap Nina.


" Iya, aku akan berusaha hidup mandiri tanpa Aldi, dan aku akan selalu menjaga hati ku untuk nya".


" Nah senyum dong, jangan nangis lagi ya Al". Sambil mengusap pipi Alda.


Alda tersenyum lalu menghampiri Mama Aldi yang masih menangis, karena melihat kepergian anak nya sungguh membuat hatinya terluka, tetapi ia juga bangga karena bisa melihat anak nya yang melanjutkan tugas dari Suaminya.


" Ma, jika Aldi pergi kau bisa menganggap Alda seperti anak mu agar kau tidak kesepian".


" Kau benar, terimakasih karena sudah mengerti Mama".


" Mama jangan sungkan, Alda disini sudah menganggap Mama seperti Ibu ku sendiri".


" Kau sungguh anak yang baik, Mama sangat beruntung karena Aldi memiliki sahabat seperti mu, bahkan kau adalah separuh cinta Aldi".


" Terimakasih Ma, sekarang Alda bisa membayangkan bagaimana rasa sakit Mama saat kepergianTuan Ardiantara waktu itu, hati mu pasti merasa hancurkan? Tetapi aku sangat kagum pada mu, karena Mama adalah orang yang tegar, bahkan Mama tidak terlihat rapuh sama sekali".


" Sebenarnya hati Mama begitu hancur nak saat ini, tetapi Mama tahu, kehidupan Mama masih panjang dan Mama harus bisa bangkit dari keterpurukan saat ini, jika Mama bisa, kamu pun pasti bisa menjalani hidup tanpa Aldi untuk sementara waktu. Mama sangat mendoakan semoga suatu saat nanti kalian bisa berjodoh, dan menjadi sepasang kekasih nak".

__ADS_1


" Mama hebat, tak salah jika Tuan Ardiantara sangat mencintai mu, karena kau memang orang yang sangat luar biasa, Aldi dan Fahri bahkan sangat beruntung karena memiliki Ibu sepertimu".


" Terimakasih Nak, kau juga adalah anak yang sangat luar biasa, Ibu mu pasti sangat beruntung karena sudah melahirkan anak baik hati seperti diri mu".


" Sama-sama Ma, oh iya Ma Alda pergi sekarang gapapa kan?".


" Iya gapapa ko, hati-hati ya nak, jangan lupa untuk selalu berjunjung ke rumah ya".


" Iya Ma, Alda pasti akan sering berkunjung kerumah Mama".


***


~Alda POV~


Tempat ini, tempat dimana aku dan Aldi bisa berhubungan baik dan menyelesaikan kesalah pahaman, danau ini pula yang sangat disukai Aldi, entah mengapa baru saja dia pergi, tetapi aku sudah sangat merindukannya. Bagaimana bisa jika setiap hari aku harus menahan rasa rindu ku padanya. Alda


Aldi Ardiantara, hahaha rasanya sangat lucu, bagaimana bisa aku berteman dengan seseorang yang awalnya sangat menyebalkan seperti mu, tetapi bisa sangat melindungi ku sampai saat ini, huftt dan aneh nya lagi aku tak sanggup menahan rindu ku pada nya. Alda


Aldi aku akan menunggu mu hingga kau kembali, tetapi aku sangat berharap bahwa kau tidak akan pernah berpindah kelain hati. Alda.


Tiba-tiba suara telpon masuk dari handphon nya membuyarkan lamunannya.


Tring, tring, tring.


" Al, sebentar lagi pesawat ku sudah akan mendarat, dan aku tidak akan mengabari mu selama pelatihan, mungkin saat ini aku hanya bisa mengirim pesan singkat pada mu, tetapi aku mohon pada mu, agar kau bisa menjaga diri mu baik-baik disana".


" Lalu bagaimana aku bisa mengabari mu jika kau tidak bisa menghubungiku, atau kau tidak menggenggam handphon mu".


" Aku akan menghubungi mu hanya sesekali karena aku juga mengurus pekerjaan ku dari jarak jauh, kamu tidak perlu kuatir aku pasti akan mengabari mu walaupun hanya sebentar, oh iya setiap akhir pekan aku libur dan tidak mengikuti pelatihan, jika kamu ada waktu mungkin kapan-kapan kamu bisa datang kemari".


" Apa boleh?".

__ADS_1


" Boleh, jika kamu ingin datang kemari hubungi aku terlebih dulu, sebab akan ada anak buah ku yang akan mengantar mu kesini".


" Baiklah, jika aku ada waktu, aku akan datang disana hanya untuk bertemu dengan mu".


" Alda". Ucap nya lirih.


" Ya, kenapa?".


" Baru saja aku pergi, aku sudah sangat merindukan mu, mendengar suara mu saja sudah menjadi obat untuk ku, ingin sekali rasanya kamu ada disini untuk menemani ku Al".


" Dasar, nanti akan ada waktu nya untuk kita bertemu, aku sangat yakin tuhan pasti akan menakdirkan kita untuk bertemu kembali".


" Kamu benar, tetapi nanti saat kita bertemu kau harus bertanggung jawab atas rasa rindu yang telah kau beri untuk ku".


" Haha kau tidak perlu kuatir, aku disini juga sangat merindukan mu, kau hati-hati disana dan jaga kesehatan mu, dan ingat lah untuk kembali pulang ke rumah mu".


" Baik lah aku tutup telfon nya ya, pesawat ku akan segera mendarat, selamat tinggal sampai bertemu nanti i love you Al".


Seketika Alda begitu tak menyangka dengan yang baru saja di ucapkan oleh Aldi, karena ini kali pertamanya Aldi mengatakan nya melalui telpon.


" I love you to Di, dan kau harus semangat disana".


" Baik lah terimakasih".


Aldi pun sudah menutup sambungan suara pada handphon nya, dan sekarang Alda hanya bisa menatap nama Aldi pada layar ponsel nya. Tak terdengar lagi nada pesan atau pun nada sambung dari Aldi, ada lirih yang menjalar pada setiap jiwanya, begitu sangat menusuk hingga di relung yang paling dalam.


Ketika ia menyentuh nama pada ponsel nya lalu ia mengatakan dalam hati nya "Aldi aku sangat merindukan mu".


Jarak memang memisahkan kita saat ini, tetapi aku yakin kau akan kembali, karena hati kita sudah bersatu sekarang. Baiklah saat ini aku akan menjalani hari-hari ku dengan menyibukan diri, agar aku tak selalu mengingat mu dalam hidup ku, karena aku yakin bahwa kita pasti akan segera bertemu kembali.


Saat kau datang, aku tahu kau akan menjadi orang besar nanti, aku akan jauh lebih senang jika kau kembali dengan tidak melupakan ku dan kau masih menjadi diri mu sendiri. karena tak masalah jika aku harus menunggu mu selama 6 tahun lama nya, karena hati ku tak akan mudah untuk berubah pada mu, dan aku menunggu mu disini bukan karena kau seorang Aldi Ardiantara orang nomor satu di negara ini, tetapi aku menunggu mu karena kau adalah orang yang memang tulus mencintai ku.

__ADS_1


-Selesai😊


__ADS_2