
Pagi yang cerah telah tiba, matahari bersinar cerah, bahagia karena bisa menggantikan rembulan. Kini waktunya seluruh manusia yang ada dimuka bumi, untuk melakukan seluruh aktivitas yang sudah menjadi tanggung jawabnya. Sama hal nya seperti mentari, ia harus tetap menyinari bumi, walaupun hujan mengguncang nya sekalipun, dan tetap menjalankan konsistensi nya untuk menghangat kan bumi.
Sama seperti Aldi yang harus bertanggung jawab atas kedua tugasnya, sekolah yang memang wajib untuk nya menuntut ilmu, serta tanggung jawab besarnya untuk menjadi pimpinan di kantor Papa nya.
Ia harus bisa membagi waktu nya untuk sekolah dan juga menjadi pemimpin suatu pusat kantor militer, ini adalah hal yang paling berat untuk manusia biasa melakulan aktivitas nya secara bersamaan dalam waktu yang sama.
Di dalam ruangan kepala sekolah, ia ditemani oleh Riki untuk meminta izin pergi menuju kantor, karena ada suatu hal penting, yang harus mereka urus hari ini.
" Bu, saya dan Riki akan minta izin untuk pergi, karena ada hal yang harus kami urus di kantor, dan untuk kedepannya mungkin kami akan sangat jangaran sekali berada disekolah".
" Baik Nak, Papa mu waktu itu sudah mengatakan nya pada Ibu, kalian pasti akan sangat sibuk mengurusi kantor, tetapi tak bisa menutup kemungkinan, kalian juga perlu belajar, dan meminta tugas beserta penjelasannya kepada guru kalian, saat kalian tidak mengikuti pelajaran".
" Kami akan menyuruh orang untuk merekam pembelajaran yang sedang berlangsung saat kami tidak berada di sekolah, anda tak perlu kuatir, walaupun kami tidak ada disini, tetapi kami juga berusaha untuk memaksimalkan segalanya, kami juga pasti akan belajar untuk ujian akhir nanti".
" Baik Nak, Ibu percaya kalian anak yang pandai, silahkan kalian boleh mengurusi kantor milik Tuan Ardiantara, jika kalian memang bisa membagi waktu. Tetap semangat dan jangan tinggal kan pelajaran kalian".
" Baik terimakasih Bu".
" Kapan kalian akan kembali?".
" Kami tidak tahu, tetapi kami akan membuat reschedul untuk kedepannya, nanti akan ada orang suruhan kami yang datang kemari untuk memberikan jadwal kepada Ibu kepala sekolah. maaf jika kami tidak sama seperti siswa yang lainnya Bu, tetapi menjalankan perintah Papa adalah yang terpenting untuk saya".
" Iya Ibu faham, silahkan lanjutkan tugas kalian".
" Baik Bu, kami permisi, kami izin untuk langsung pergi ke kantor".
" Baik, silahkan".
Aldi sudah di kawal oleh beberapa tentara yang menjemputnya, mereka menjemput Tuannya dengan sangat baik, dengan badan yang mereka tegakkan sebagai pemberian hormat pada Tuannya.
Sementara banyak siswa yang melihat nya terlonjak kagum, mereka semakin mengagumi kekuasaan yang Aldi pegang saat ini.
" Kalian tunggu disini". Saat melewati depan kelas Alda.
" Baik Tuan Muda, kami akan menunggu anda".
" Rik, ayo ikut gue".
__ADS_1
" Baik Tuan Muda".
Mereka melangkah menuju pintu, lalu dengan tak tau malu nya masuk kedalam kelas, tanpa melihat orang-orang yang ternganga melihat nya.
" Alda". Memanggil nya ketika, Alda sedang asik mengobrol dengan para sahabat nya.
" Aldi, ada apa?".
" Ikut aku keluar sebentar". Karena malas jika semua orang menyimak pembicaraannya.
" Hemm, oke".
Mereka melangkah keluar, untuk berbincang sebentar, Alda bingung mengapa raut wajah Aldi terlihat begitu serius. Dan saat Aldi serius itu terlihat begitu menyeramkan baginya.
" Ada apa, ko banyak tentara disini?".
" Maaf Al, mulai sekarang aku akan sangat jarang berada di sekolah, mungkin aku akan menghabiskan waktu ku lebih banyak di kantor".
" Kenapa?". Sambil mengernyitkan dahinya.
" Kantor Papa sedang ada masalah, dan bawahan ku sedang membutuhkan ku, aku gabisa tinggal diam Al".
" Iya pasti Al, makasih ya". Sambil mengusap rambut Alda. "Aku pergi ya, dan nanti saat kamu pulang sekolah aku jemput kamu".
" Kenapa?, kamu ga perlu repot untuk jemput aku pulang sekolah, lebih baik, kamu lebih fokus aja untuk urus kantor mu".
" Makasih ya Al, atas pengertian kamu selama ini". Tersenyum mengusap kepalanya sekali lagi, lalu melangkah pergi.
" Iya sama-sama, tapi saat kamu ga disini dan kamu lebih sibuk mementingkan kantor mu, jangan pernah lupakan aku Di". Teriak nya.
" Engga kok, gaakan pernah". Sambil menengok sebentar ke belakang, lalu melanjutkan langkahnya.
Aku tahu kamu bisa melakukan semuanya, semoga kantor mu segera membaik Di, aku akan selalu men doakan diri mu disini. Alda.
***
" Kenapa, kenapa bisa jadi seperti ini!". Teriak Aldi marah sambil melempar dokumen.
__ADS_1
" Ma, maafkan kami Tuan, ka, kami sudah berusaha mencari orang yang membuat nama baik Tuan Ardiantara menjadi buruk". Ucapnya gelagapan.
" Cari orang itu sampai dapat, jikalau orang itu ketemu, tidak akan pernah aku ampuni dia!".
" Ba, baik Tuan, kami akan berusaha sebaik mungkin untuk nama baik Tuan Ardiantara beserta militer angkatan darat bisa kembali".
" Kerjakan secepat nya, cari sampai utas. Riki akan membantu kalian".
" Baik Tuan".
Emosi Aldi memuncak saat mengetahui masalah besar ini, ia menyalahkan dirinya sendiri karena ia merasa bodoh, sampai ia tak menyadari bahwa ada orang licik yang ingin menghancurkan nama baik Papa nya, dan itu sangat berpengaruh besar pada kantor milik Papa nya nanti.
" Bodoh! Gue memang bodohh!!". Teriak Aldi frustasi. " Gue gaakan biarin orang yang udah ngancurin nama baik Papa bisa lepas gitu aja, bahkan kalo perlu orang itu harus hilang dari negri ini".
" Cari tahu sekarang, lanjutkan tugas kalian sebaik mungkin, jangan membuat Tuan Aldi kecewa". Teriak Riki.
" Baik Tuan, kami permisi".
" Saya minta kalian sudah bisa mengumpulkan semua bukti malam ini juga". Perintah Aldi.
" Akan kami usahakan Tuan".
Jika Aldi sudah memberi perintah, itu lah tandanya lampu hijau akan segera dimulai, saat Tuan Aldi sudah marah, itu tandanya ada masalah terbesar yang harus segera di selesaikan.
" Tuan saya juga ikut permisi untuk mengusut tuntas masalah ini , saat ini juga saya akan menemukan orang-orang yang tidak bertanggung jawab itu".
" Segera cari, dan bawa mereka langsung menghadap gue!".
" Baik, saya harap anda diam disini dan tidak kemana-mana, karena kami akan mencarinya sampai ketemu". Ucap Riki.
" Hemm".
Pa, Aldi tidak akan pernah membiarkan ada orang yang ingin menjatuhkan nama baik Papa, Aldi akan berusaha untuk mencari orang itu, Aldi akan membuat orang itu menyesal karena telah berurusan dengan mu Pa, Aldi akan maju paling depan untuk membela mu, kau tak perlu kuatir disana. Aldi.
Kecintaan nya pada orang-orang yang ia sayang, membuatnya bisa melakukan segala cara untuk membalas perbuatan orang yang telah menghancurkan nama baik keluarga nya, bukan hanya itu, dia akan melakukan lebih kejam jika ada seseorang yang menyakiti orang-orang terdekatnya.
Aldi berjanji akan melakukan apapun untuk ini, meskipun Aldi harus mati sekalipun. Aldi.
__ADS_1
-Selesai😊