Selingkuh Dengan Mantan Brondongku

Selingkuh Dengan Mantan Brondongku
Bisikan Sita


__ADS_3

Setelah menelepon Aimi, hari itu Beni tak dapat tidur. Pikirannya dibayang-bayangi rasa cemburu pada Aimi. Rasa itu mulai muncul lagi semenjak beberapa tahun sempat mereda.


"Kenapa aku tak bisa tidur hanya karena memikirkan Aimi istriku?" gumam Beni sambil melihat atap hotel tempat dia menginap.


Karena tak bisa tidur, malam jam 8 malam Beni keluar dari hotel dan minum kopi di depan hotel tempat dia menginap.


Di kamar hotel yang lain, Sita mencoba menelepon Beni namun tak diangkat. Dengan rasa penasaran, Sita mencoba keluar dari kamarnya dan mencari Beni.


Sita pun menuju ke kamar dimana Beni menginap. Sita ketuk pintu hotel berkali-kali namun tak ada jawaban.


Hingga akhirnya, Sita mencoba keluar dari hotel karena Sita tahu kebiasaan Beni saat suntuk adalah keluar mencari udara segar.


Tampak sosok Beni duduk dengan rokok yang masih mengepul.


"Beni, ngapain kamu di situ?" tanya Sita sambil mendekat ke arah Beni


Beni melihat Sita dan menoleh ke arah lain lagi


Saat itu, Beni hanya diam saja dan mencoba acuh tak acuh terhadap sikap Sita yang sok perhatian kepadanya.


"Beni, kenapa bengong?"


"Apa kau memikirkan istrimu?" tanya Sita penasaran


Sita sangat ingin mendengar jawaban Beni dan ternyata keinginan nya terpenuhi.


"Ya Sita"


"Kalau iya, apa urusanmu?" tanya Beni balik tanya


"Beni, kau selalu saja begitu"


"Mungkin saja Aimi sekarang bermesraan dengan lelaki lain" ucap Tania menambah panas hati Beni


"Diam kau Sita"


"Kau selalu saja menggangguku"


"Sekarang cepat pergi" Beni langsung mendorong tubuh Sita hingga hampir terjatuh


Beni pun pergi meninggalkan Sita dan langsung menuju ke kamar hotel nya. Besok adalah rapat terakhir Beni dengan rekan kerjanya dan setelah rapat Beni rencana akan langsung pulang ke rumah.


Sita sangat geram melihat Beni yang tak menghargai nya. Karena geram Sita merencanakan sesuatu yang jahat pada Aimi. Dia berencana memisahkan Beni dan Aimi dengan ilmu gendam sukma.


Ilmu itu sebenarnya sudah punah. Namun Nenek Sita yang masih hidup tetap melestarikan ilmu pelet itu.


Malam pun semakin larut, Beni dengan rasa tak tenang mulai tertidur di kamar hotel, begitu juga Aimi dan Dio, yang saat itu tertidur di rumah neneknya

__ADS_1


Untuk hari ini, Aimi dan Dio aman menjalani masa kebersamaan nya. Tak ada sesuatu hal yang menghalangi mereka untuk aatu hari Ini.


Pagi hari sekitar pukul 04.00, Aimi dan Dio mulai terbangun. Mereka bersiap untuk pulang karena jam 07.00 nanti Dio langsung bekerja di rumah sakit.


"Nenek, Aimi pulang dulu ya?"


"Nanti kalau ada waktu Aimi ke sini lagi" ucap Aimi


"Ya Aimi, hati-hati di jalan ya?" nenek Aimi langsung memberi semangat dan mendoakan hal terbaik untuk Aimi.


Aimi dan Dio akhirnya langsung bersalaman dengan nenek Aimi. dan merekapun pulang kembali ke kota baru bersama - sama.


Hari itu sangat Indah bagi mereka berdua. Kesedihan Aimi sedikit pudar akibat Dio sedikit menghiburnya.


tepat jam 07.00 di tempat kerja Dio


Dio bekerja seperti biasa dan saat Dio masuk ke kantor, ibu Dio menelepon nya.


"Nak, kamu dimana aja?"


"Tadi malam gak pulang ke rumah" tanya Ibu Dio penasaran


Selama Dio pulang, baru kali ini Dio tak pulang dan juga tak meminta ijin darinya


"Oh Dio lupa mau bilang bu"


"Oh ya sudah"


"Jangan lupa makan nak"


"Jangan sampai karena kesibukan mu, kamu menjadi sakit" kata ibu Dio


"Iya bu, ibu tenang saja"


"Aku baik-baik saja sampai sekarang" ucap Dio menenangkan ibunya.


Percakapan antara ibu dan anak selesai sudah. Mereka sibuk dengan kegiatan masing-masing.


Saat Dio berada di dalam ruangan kerjanya, muncul sosok agnes yang sejak tadi berada di luar ruangan.


"Dokter Dio, boleh saya masuk?" tanya agnes mengetuk pintu Dio


"Ya, masuklah"


"Ada apa agnes?" tanya Dio sambil menutup ponsel nya


"Dokter, ada berkas yang harus ditandatangani sekarang" ucap Agnes sambil menyerahkan beberapa berkas di meja kerja Dio

__ADS_1


"Oke, letakkan di sini"


"Kalau sudah cepat pergi" ucap Dio sengaja mengusir agnes


"Baik dokter" jawab agnes pendek


Agnes merasa Dio tak pernah menghargai nya.


"Awas saja dokter Dio, aku punya rahasia besar tentang mu" gumam agnes dalam hati


Tampak nya, saat Dio mengantar Aimi ke rumah nenek nya, Agnes melihat mereka berdua mengendarai motor nya. Tak ingin kehilangan kesempatan emas itu, agnes segera membuntuti Dio dan Aimi saat itu dengan mengendarai mobil nya.


Agnes langsung mengambil gambar Dio melaluo ponsel nya dari kejauhan mulai dari mereka berteduh di rumah tua sampai posisi saat mereka berdua berpelukan.


"Dio, aku punya bukti yang kuat tentang perselingkuhan mu"


"Jika kau macam-macam dengan ku, suatu saat aku akan mmebocorkan semuanya pada calon tunangan mu maupun pada suami si wanita itu" gumam Agnes dalam hati


Agnes belum tahu jika wanita yang bersama Dio adalah Aimi. Yang agnes tahu hanyalah Dio mempunyai calon tunangan yang bernama Indah dan melihat foto Indah di pajang di tempat kerja Dio.


Semenjak melihat itu, seluruh karyawan rumah sakit mitra medika tahu kalau Dio telah mempunyai calon tunangan yang sangat cantik.


Di tempat lain, Beni telah menyelesaikan rapat nya.


Tak menunggu waktu lama, Beni segera pergi ke parkiran untuk mengendarai mobil nya. Dirinya sudah mulai kangen dengan istrinya Aimi.


"Aimi, aku ingin cepat bertemu dengan mu"


"Aku masih penasaran dengan kejadian kemarin"


"Biasanya, kau langsung mengangkat telepon ku saat aku pergi keluar kota"


"Mengapa kemarin kau tak menghubungiku walau sebentar?" gumam Beni dalam hati.


Mobil Beni melaju dengan kencang. Sementara itu, Sita yang biasanya pulang bersama Beni akhirnya naik bus karena dirinya tiba-tiba ditinggal oleh Beni.


"Dasar Beni"


"Bisa-bisa nya dia meninggalkan ku"


"Aku akan buat perhitungan dengan kalian" gumam Sita


Sita pun segera menelepon nenek nya dan mengatakam semua hal tentang semua hal yang dibencinya termasuk hubungan pernikahan Beni dan Aimi.


Sebelum mengenal Aimi, Beni adalah sosok pria yang bisa diajak ngobrol olehnya dan hampir saja Sita bisa mendapatkan hati Beni


Namun hal itu kandas setelah Aimi datang dalam kehidupan mereka berdua. Hubungan pertemanan mereka lambat laun jadi pupus saat Aimi mulai menjadi asisten Beni.

__ADS_1


Aimi seakan menjadi saingannya kala itu.


__ADS_2