Selingkuh Dengan Mantan Brondongku

Selingkuh Dengan Mantan Brondongku
Terkejut


__ADS_3

Aldi mulai mendobrak pintu kamar Aimi dan ternyata, tak ada Aimi di dalam.


"Kemana pergi nya Aimi?"


"Dia juga tak ijin kepadaku" gumam Aldi dalam hati


"Apa mungkin dia pergi membeli bahan makanan yang akan disuguhkan untuk ku?"


"Tapi, aku tak memberikan nya uang sepeser pun" Aldi terus berspekulasi tentang perginya Aimi tanpa izin darinya.


"Lebih baik, aku telepon saja"


"Siapa tahu dia keluar untuk membeli sesuatu saja" gumam Aldi


Aldi segera mengecek ponsel nya


"Kring...." ponsel Aimi berdering di dalam hotel itu.


Saat itu, Aimi sedang tertidur di bahu Dio. Dio yang melihat panggilan itu segera memegang ponsel Aimi dan melihat siapa yang menelepon Aimi.


"Wah, Aldi menelepon kak Aimi"


"Tumben dia bangun sepagi ini"


"Biasanya kalau sift malam, dia akan bangun pada jam 12 siang nanti" gumam Dio dalam hati


Dio adalah sahabat karib Aldi sehingga Dio tau banyak tentang kebiasaan Aldi.


"Lebih baik, gak perlu aku angkat saja"


"Aku akan membangunkan Aimi pelan-pelan" gumam Dio dalam hati


Pelan-pelan dio mulai menepuk pundak Aimi dan rupanya Aimi langsung terbangun mendengar panggilan Dio

__ADS_1


"Ya dio, kau membangunkan ku rupanya"


"Aku masih ngantuk nih" ujar Aimi sambil mengucek matanya


"Kak, maaf mengganggu"


"Aldi menelepon mu nih" ucap Dio sambil menunjukkan daftar panggilan Aldi di ponsel nya.


Terdapat lima panggilan tak terjawab di ponsel nya.


"Wah, Aldi bisa marah nih kalau tau aku tak izin dulu padanya saat keluar rumah" ucap Aimi dengan menunjukkan wajah cemas


"Kak, tenang lah"


"Aldi gak mungkin marah kok"


"Kakak bilang aja nanti pada Aldi bahwa kakak masih belanja makanan di luar"ucap Dio memberikan saran kepadanya.


"Oh, ya ya"


"Awas nanti jika emang kau sudah menikah dengan ku"


"Jangan sakiti aku ya?" ucap Aimi pada Dio


"Yah, kak Aimi"


"Aku janji, gak akan menyakiti kak Aimi lagi"


"Justru kak Aimi yang sering menyakiti aku, dan aku selalu menerimanya" ucap Dio jujur


"Ya, maafkan aku Dio"


"Semua ini, karena sudah suratan takdir"

__ADS_1


"Ayo kita ubah takdir kita mulai sekarang" pinta Aimi sambil mengelus kepala Dio


"Ya kak"


"Aku janji akan bertanggung jawab sepenuhnya untuk kakak" ucap Dio


"Yaudah kalau begitu, aku harus segera balik ke rumah Aldi dan beli keperluan makanan"


"Aku akan memasak sesuatu untuk nya, agar dia tak jadi marah" ujar Aimi pada Dio


"Baiklah kak"


"Aku juga harus secepatnya balik ke hotel"


"Indah pasti sedang menungguku di sana"


"Sore ini aku akan kembali ke Indonesia" ucap Dio pada Aimi


"Yaudah Dio"


"Hati-hati di jalan ya?" Aimi memberikan semangat untuk Dio.


Di sela-sela memberikan ucapan pada Dio, tak lupa Aim' mencium kening Dio sebagai tanda sayang.


Dio yang mendapatkan ciuman itu langsung membalasnya dengan mencium bibir Aimi yang masih merah.


Setelah puas berciuman, mereka berdua akhirnya mempersiapkan barang bawaan mereka dan segera pergi dari kamar itu.


Sementara itu di luar hotel, Indah yang sedang mencari Dio mengurungkan niatnya untuk masuk di sebuah kamar dimana Dio dan Aimi menginap setelah mendapat jawaban dari Aldi jika Dio sedang berada di rumah Aldi.


"Yah, mungkin pikiran ku saja"


"Dio tak mungkin selingkuh" gumam Indah sambil pergi meninggalkan hotel.

__ADS_1


Setelah kepergian Indah, Dio dan Aimi mulai keluar dari kamar hotel. Mereka pergi dengan sejuta kenangan yang tak mungkin mereka lupakan saat itu.


__ADS_2