Selingkuh Dengan Mantan Brondongku

Selingkuh Dengan Mantan Brondongku
Suatu penipuan


__ADS_3

Sementara itu, Beni yang berada di klub Malam rupanya meluapkan keresahan nya pada Hana sang pelacur yang setia menemani dia di saat dia sedih.


"Mas Beni, minum dulu anggurnya, mungkin kau butuh anggur ini untuk meluapkan seluruh hasrat mu pada istrimu yang hilang" ucap Hana sedikit menggoda


"Hana, kau memang selalu mengerti aku"


"Aku merasa tak bergairah hidup jika tak ada Aimi"


"Apa yang harus aku lakukan?"


"Aku sudah mencarinya kemana-mana tapi tak kunjung ketemu juga" ucap Beni


Dengan mengelus kepala Beni, Hana pun menjawab


"Tenanglah Beni"


"Aku akan menemani kamu, selama kamu membayar ku"


"Aku bisa saja membuat mu bahagia di tempat ini"


"Pakailah tubuhku sesukamu malam ini"


"Tapi, walau aku menawarkan segala hasrat ku kepadamu, kau tak kan mau tidur denganku kan?"


"Aku tahu kamu sejak dulu Beni"


"Kau tak kan bisa tidur dengan wanita lain selain dengan istrimu"


"Istrimu memang sangat hebat sekali"


"Kalau aku jadi lelaki sepertimu, aku akan berpaling dan aku akan mencari wanita lain selain dia"

__ADS_1


"Untuk apa kita bersedih hanya gara-gara wanita Beni?"


"Kau harus mendengar sedikit nasehatku"


"Agar kau bisa tenang" ucap Hana mencoba merayu Beni agar Beni sedikit lupa tentang istrinya.


Hana tak ingin Beni larut dalam kesedihan karena Beni adalah salah satu pelanggan yang tak pernah merugikannya


Cukup dengan mengobrol dengannya, Hana sudah meraup uang jutaan rupiah sehari.


Tanpa sedikitpun memberikan pesta lendir dan mengorbankan tubuhnya untuk dinikmati


Sementara itu, di luar kamar, Sita selalu saja memantau kemesraan Hana dengan Beni.


Tak tahan melihat tangan Hana menempel di pundak Beni, Sita mencoba masuk ke dalam ruang vip itu tanpa meminta ijin terlebih dahulu pada Hana.


"Permisi" ucap Sita


"Aku sita, teman mas Beni"


"Aku akan mengajak mas Beni pulang, karena dia sudah minum terlalu banyak"


"Dia sudah mabuk" ucap Sita pada Hana


"Mas, beni"


"Tuh lihat siapa yang datang?"


"Apakah kau mengenalnya?" tanya Hana mencoba bertanya pada Beni.


Sayangnya, Beni dalam kondisi mabuk saat itu sehingga pertanyaan Hana tak begitu dihiraukannya.

__ADS_1


Mendapat kesempatan emas, Sita mulai bernegoisasi pada Hana dengan memberikan sebuah penawaran menggiurkan


"Nona, aku akan memberikan mu sejumlah uang"


"Asal kau membiarkan Beni bersamaku" ucap Sita secara tiba-tiba


Hana yang mendengar penawaran Sita, Terlihat tersenyum lebar


"Waw, benarkah?"


"Boleh lah"


"Kau kan temannya" jawab Hana pendek


"Berapa rupiah yang akan kau berikan kepadaku?" tanya Hana penasaran


Sita pun membisikkan sesuatu kepada Hana dan Hana tersenyum senang mendengarnya


"Baiklah kalau begitu"


"Aku akan membantumu" ujar Hana pada Sita


Entah apa yang mereka lakukan berdua hingga Sita dan Beni akhirnya berada dalam satu kamar tidur yang sama.


Hana mengambil foto mesum antara Beni dan Sita di dalam kamar vip itu. Setelah berhasil melakukan hal itu, dengan tersenyum puas, Sita memberikan uang segepok pada Hana.


"Ambillah"


"Dengan uang itu, kau bisa berlibur seminggu tanpa melayani pelanggan" ujar Sita tersenyum senang


"Waw, andai setiap hari aku mendapatkan rejeki seperti ini, aku akan bisa kaya mendadak dalam setahun" ucap Hana tersenyum puas.

__ADS_1


Hana pun meninggalkan Sita dan Beni yang saat itu berada dalam kamar Vip itu. Beni tampak masih tertidur pulas karena mabuk dan malam itu adalah malam yang tersial bagi Beni


__ADS_2