
"Mas, lalu bagaimana dengan anakku?" tanya Aimi pada Beni
Dengan menghela nafas panjang, Beni menjawab
"Aimi, anak itu jika sudah lahir, serahkan saja pada Dio" Aku telah mendengar kabar dari teman sesama dokter, jika Dio tak mungkin punya anak bersama istrinya"
"Istrinya terkena kanker rahim" ucap Beni pada Aimi
"Hah, kangker rahim?" tanya Aimi penasaran
"Iya, " jawab Beni singkat
"Aku ingin kau hanya dengan ku, tak ada lelaki lain selain aku setelah ini"
"Dan setelah anak itu lahir, aku ingin mendapatkan anak dari mu" ucap Beni pada Aimi.
"Mas, apa kau tidak marah padaku?" tanya Aimi penasaran
"Aku sangat marah kepadamu" Lelaki mana yang rela istrinya tidur dengan lelaki lain?" "Tapi, jika kau tinggalkan aku, aku lebih tak kuat lagi dan aku bisa mati" ucap Beni penuh harap.
"Aimi mulai luluh dengan kesungguhan Beni yang sangat mencintai dirinya itu. Dengan wajah yang masih sedih Aimi pun menjawab
__ADS_1
"Ya, mas, aku akan terus bersamamu" jawab Aimi
"Janji?" tanya Benu berusaha mengikat Aimi lebih dalam lagi
"Iya, aku berjanji mas" jawab Aimi pada Beni
Beni dan Aimi saling berpelukan.
Sementara itu di tempat lain, Dio termenung menjalani nasib nya yang sangar tidak beruntung itu.
"Kemana Aimi, dia tak menghubungi ku sama sekali" gumam Dio dalam hati
Saat Dio memikirkan Aimi, tiba-tiba ponsel Dio berdering dan dalam ponsel itu tertulis nama Aimi.
Saat mulai mengangkat telepon nya, Dio pun berkata
"Kak, kau baru menelepon ku sekarang?" Apa kau sudah bebas dan bisa bersamaku?" tanya Dio pada Aimi
"Dio, maafkan aku" Aku tak mungkin meninggalkan mas Beni sendirian" Dia terkena serangan jantung" jawab Aimi singkat
"Dio, aku ingin mengatakan sssuatu kepadamu" ucap Aimi pada Dio
__ADS_1
"Apa kak?" apakah kamu akan meninggalkan aku?" tidak kak" aku gak mau kau tinggal" Biarkan kita berselingkuh seperti ini selamanya" yang penting kau tidak meninggalkan aku" ucap Dio pada Aimi
"Oh, tidak Dio" Aku hanya bilang, aku telah mengandung anak mu" ucap Aimi pada Dio
"Hah, anak?" Apakah kakak hamil?" tanya Dio pada Aimi
"Ya, aku hamil Dio" hamil buah cinta kita di masa lalu" ucap Aimi sambil menitik kan air mata.
"Kalau begitu, apa kita menikah saja?" tanya Dio pada Aimi
Aimi pun menjawab
"Tidak Dio, aku akan tetap menemani mas Beni" Sedangkan anak ini, aku akan menyerahkan kepadamu dan Indah" jaga baik-baik ya?" ketika kau melihat anak kita, kau akan selalu bersamaku" ucap Aimi pada Dio
"Kak, kenapa kau begitu kak" ucap Dio pada Aimi
"Dio, kesalahan sudah terlanjur kita lakukan, dan Beni sudah menerima ini semua" aku tak mungkin meninggalkannya" ucap Aimi pada Dio.
Setelah berkata demikian, aimi pun menutup teleponnya. Aimi tak mau berlama-lama berbincang dengan Dio karena tak ingin benih cinta tumbuh kembali dengan Dio mantan kekasih nya.
Dio berusaha memanggil Aimi di telepon namun sia-sia baginya. Aimi terburu-buru menutup teleponnya.
__ADS_1
Dengan langkah gontai, Dio masuk ke dalam kamar. Ada indah disana yang terbaring lemah karena sekitar dua hari yang lalu, Dio melakukan operasi pada Indah yaitu mengangkat rahim indah agar tumor yang ada di rahim istrinya itu tidak menyebar ke organ lainnya.