Selingkuh Dengan Mantan Brondongku

Selingkuh Dengan Mantan Brondongku
Bercinta


__ADS_3

Hendra pun mulai membuka pakaian Sita satu persatu.


"Sita, aku hanya melakukan hal ini atas permintaan mu"


"Jangan marah jika aku menikmati tubuhmu dengan ganas" ujar Hendra memperingatkan Sita


Hendra, lakukanlah sepuasmu"


"Aku ikhlas" jawab Sita pendek


Sita akhirnya merebahkan diri di kasur, satu persatu pakaian Sita terlepas.


Hendra dengan tatapan nanar mulai melakukan aksinya.


"Sita, aku tak tahan lagi"


"Sekarang, aku akan menyerangmu pelan-pelan" ujar Hendra penuh dengan gairah yang menggebu.


Sita pun mengangguk tanpa berkata apapun. Sepertinya nafsu Sita juga mulai ada untuk Hendra. Dirinya tak pernah merasakan hal seperti ini karena tak ada satupun lelaki yang mendekatinya selama ini.


Hendra mulai mencium bibir Sita yang merah. Sita pun menikmatinya. Itu adalah ciuman pertama dari seorang lelaki untuknya.


Sita yang mendapat ciuman itu langsung berusaha mengimbangi Hendra


Pergulatan sengit dilakukan oleh mereka berdua hingga Hendra terjebak di atas gunung kembar milik Sita.


Hendra menguliti tak tersisa di bagian itu, hingga Sita mulai gerah dan mendesah.


"Sita, senjataku akan masuk, bersiaplah"


"aah,.." akhirnya ******* Hendra menghiasi kamar hotel itu. Suasana menjadi sedikit bergairah.


"Hendra,....sakit sekali" ujar Sita meringis kesakitan


Sita merasa ada sesuatu yang masuk dengan paksa ke dalam tubuhnya.


"Tenang, Sita"


"Kamu rileks saja"


"Ikuti permainanku" ucap Hendra mencoba menenangkan Sita yang wajahnya tampak meringis kesakitan.


Pelan tapi pasti, Hendra mulai melakukan penyatuan tubuh yang sempurna dengan Sita.


"Ahks..." Sita menutup mulutnya karena menahan sakit bercampur kenikmatan yang tiada tara.

__ADS_1


Hendra dengan nafas yang naik turun mulai melancarkan aksinya


"Sita, aku tak tahan lagi"


"Sebentar lagi, akan keluar" ucap Hendra sambil mendesah tak karuan


"Ya, hendra" jawab Sita sambil memeluk tubuh Hendra dengan erat


Sita mengerang kesakitan karena Hendra menusuk kan senjatanya berkali-kali.


Darah perawan Sita pecah saat itu hingga membuat Sita meringis kesakitan


"Akhh"


"Hendra"


"Pelan-pelan"


"Sakit sekali" ucap Sita lirih


Keringat Sita mulai bercucuran menahan sakit akibat tusukan Hendra yang semakin masuk ke dalam tubuhnya.


"Oh.., mengapa sangat sempit sekali" gumam Hendra


"Ya, Hendra"


"Teruskanlah"


"Aku pasrahkan kepadamu" ucap Sita sambil merintih


"Oh, kau masih perawan?" tanya Hendra setengah tak percaya


Sita menganggukkan kepalanya, dan ketika Hendra melihat Sita menganggukkan kepalanya, timbul penyesalan di hati Hendra.


"Sita, kenapa kau memberikan nya kepadaku?"


"Aku tak pantas mendapat kan ini" ucap Hendra pada Sita


Hendra akhirnya menghentikan tusukannya untuk sementara waktu.


"Hendra, lakukan lah"


"Senjatamu sudah terlanjur masuk"


"Apa yang kau pikirkan lagi?"

__ADS_1


"Kau tak perlu bertanggung jawab jika nanti aku hamil" ucap Sita sambil memeluk tubuh Hendra yang atletis itu.


"Ya, Sita"


"Maafkan aku"


"Baiklah"


"Aku akan menuruti semua permintaan mu Sita"


"Bertahanlah"


"Senjataku akan semakin masuk ke dalam"


"Kau akan merasakan sakit yang luar biasa" ucap Hendra memperingatkan Sita


"Ya, Hendra"


"Lakukanlah sekarang" pinta Sita sambil meneteskan air mata


Senjata hendra akhirnya mulai semakin masuk ke dalam tanpa tersisa lagi


"Ah,.."


"Ehmmm"


"uhzz" Sita merintih kesakitan menerima hantaman senjata milik Hendra. Gesekan senjata hendra mulai keluar masuk ke dalam rongga yang dimiliki oleh Sita


Hingga akhirnya Hendra tak tahan lagi ingin mengeluarkan segala hasratnya itu pada Sita


"Ah.kz"


"Terimalah Sita benih dariku"


"Semoga kau menyukainya" ucap Hendra


Segala hasrat Hendra akhirnya terluapkan dan masuk ke dalam tubuh Sita. Penyatuan tubuh yang sempurna.


"Akzzz"


Sita mengerang dan merintih


Nafas mereka naik turun dan setelah selesai melakukan semua itu, tubuh Hendra langsung lemas begitu juga dengan Sita.


Mereka mulai mengantuk dan tidur bersama di kasur itu. Tampak darah segar berceceran di sprei hotel. Tampak nya..itu adalah darah perawan milik Sita dan Hendra lah yang mendapatkannya.

__ADS_1


__ADS_2